Warning: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, function 'polls_textdomain' not found or invalid function name in /home/sumedang/public_html/wp-includes/plugin.php on line 505
» Adu Bagong Punya Daya Jual-Beli Tinggi - SUMEDANGONLINE :: Portal Berita Seputar Sumedang

Home » ARSIP » Adu Bagong Punya Daya Jual-Beli Tinggi

Potensi Wisata Tradisi

Adu Bagong Punya Daya Jual-Beli Tinggi

Menarik:Adu bagong memang menjadi tontonan yang menarik bagi masyarakat,seperti di arena adu bagong Desa Sukajadi Kecamatan Wado (8/8/2010).Foto Bonang

Sumedang Online-Adu ketangkasan atau adu kekuatan antara babi hutan dengan anjing yang biasa disebut masyarakat dengan istilah adu bagong memang sudah tradisi turun temurun dari moyang kita dahulu,adu bagong memang sering dipertontonkan di berbagai wilayah di Jawa Barat,terutama di daerah Priangan.

Banyak hal yang unik dari pertandingan adu bagong ini sehingga bagi sebagian masyarakat,merupakan suatu tontonan yang menghibur di kala waktu senggang.

Seperti di daerah Dusun Sukanyiru,Desa Sukajadi,Kecamatan Wado,adu bagong sudah jadi rutinitas yang diadakan seminggu sekali,masyarakatpun antusias,karena selain ajang hiburan juga sebagai ajang kumpul-kumpul para masyarakat dan Karang Taruna setempat.

Daerah Sukanyiru merupakan daerah pegunungan,banyak masyarakatnya adalah petani kebun,diantaranya petani menanam Kol dan Jagung,namun petani terkadang mengeluh oleh hama yang bernama babi hutan ini.banyak sudah kebun mereka di rusak oleh babi hutan.

Termotivasi dari situ Waslim (40),dan masyarakat setempat sering berburu babi hutan.setiap ada laporan dari petani yang kebunnya di rusak,Waslim dan rekan-rekan terus berburu..

Dari hasil buruan itu,babi hutan yang di tangkap hidup-hidup,sengaja di pelihara untuk selanjutnya di tandingkan sama anjing.

Waslim menuturkan, daripada babi hutan hasil buruan itu di binasakan sekaligus,lebih baik di tangkap hidup-hidup,tujuannya biar bisa di tandingkan di arena adu bagong

Arena adu bagong sendiri di pandang Waslim bukan hanya sekedar buat hiburan masyarakat tetapi juga sebagai ajang melatih ketangkasan anjing.

.”Adu bagong ini sebenarnya untuk melatih anjing-anjing biar terasah untuk berburu lagi,sebab jika anjing tidak di biasakan di latih seperti ini,anjing itu akan takut menghadapi babi hutan jika berburu nanti”,ujar Waslim saat di temui Sumedang Online di arena adu bagong Desa Sukajadi (8/8/2010).

Lebih lanjut Waslim menuturkan,dari arena adu bagong ini, bahkan di jadikan ajang transaksi jual-beli anjing.dimana anjing-anjing yang kelihatan bagus dalam pertandingan adu bagong tadi bisa berharga mahal.

Kisaran harga anjing yang bagus,untuk jenis anjing kampung adalah Rp. 4jt-5jt,bahkan untuk jenis Pittbull bisa di hargai  Rp.8jt-10jt.para pembeli sengaja melihat anjing-anjing incarannya dengan menyaksikan adu bagong ini.

“ Sampai ada orang dari Padang datang kesini untuk mencari anjing,mereka sengaja melihat dulu anjing bertanding,kalau ada yang cocok,pasti mereka beli sekalipun dengan harga yang tinggi”,sambung Waslim.

Ini Semata-mata Hanya Buat Hiburan

Masyarakat Dusun Sukanyiru Desa Sukajadi,merasa terhibur dengan adanya adu ketangkasan antara babi hutan dan anjing ini, yang di gelar oleh para karang taruna setempat (8/8/2010).masyarakat menilai ini adalah hiburan wisata bersama.masyarakat berbondong-bondong menyaksikan arena ini,dari anak-anak sampai orang tua.

Para penontonpun ternyata bukan dari warga Sukajadi saja,tetapi banyak penonton yang datang dari luar daerah,seperti Tasikmalaya,Garut,Majalengka dan Sumedang,

“ Saya penasaran saja seperti apa sih adu bagong itu,ternyata setelah melihat,seru juga”,Ungkap Rani Widanti (18),Warga Bandung yang sengaja berkunjung ke saudaranya di Sukajadi,untuk melihat adu bagong.

Rani yang sebelumnya belum pernah melihat adu bagong ini,begitu terhibur dengan melihat anjing-anjing yang menyerang babi hutan itu.

“Saya sampai teriak melihat babi itu meraung kesakitan setelah digigit kupingnya sama anjing”;tambah Rani.

Senada dengan Rani,Abah Apay (82),warga Dusun Sukanyiru,Desa Sukajadi,merasa senang,bahkan ia menyarankan supaya pertandingan adu bagong ini diiringi musik gendang dan terompet layaknya adu domba,supaya tambah meriah.Abah apay juga meminta kepada panitia supaya adu bagong ini diadakan seminggu sekali.

“ Harus diakui,ini satu-satunya hiburan bagi warga sini (Sukajadi.red),daripada jenuh memikirkan ekonomi”,tandas Apay sambil tersenyum.

Terselenggara Secara Sederhana.

Adu bagong ini memang diadakan secara sukarela,yang terlibat hanya orang-orang yang suka berburu babi dan serta dorongan dari yang punya anjing.kepanitianpun di bentuk secara sederhana.

Sumber dana hanya dari uang sukarela dari pemilik anjing,setiap pemilik anjing bisanya memberi uang ke panitia sekitar Rp.25-50 ribu.biaya yang terkumpul biasanya dialokasikan untuk para pemburu babi hutan.dan perawatan arena.

“Uang tersebut kita kumpulkan dan kita bagikan untuk orang yang berburu babi hutan, selebihnya untuk biaya perawatan arena”,ujar Waslim yang juga merupakan ketua panitia.

Hal itu di akui Adis (47),selain ikut dalam jajaran panitia,ia juga ternyata pemilik anjing.Adis memiliki 4 Anjing dari berbagai jenis,mulai dari anjing kampung sampai anjing ras.

Adis menjelaskan walaupun dia masuk jajaran panitia tetapi dia tetap membayar untuk setiap anjing miliknya, yang akan di adu sama babi hutan.

“Saya punya 4 anjing jadi,setiap anjing saya membayar Rp. 50 ribu,jadi 4 anjing,saya bayar Rp. 200 ribu”,ungkap Adis.Adis sendiri tidak merasa keberatan membayar sebanyak itu,sebab nantinya jika anjingnya terlatih dan terlihat trengginas akan menaikan harga jual anjing tersebut.

“Iya benar arena ini sebagai uji coba dan pameran anjing untuk diperlihatkan pada pembeli,jika anjing itu bagus ya harga juga meningkat”,tambah Yoyon (31),warga Wado yang memiliki 10 ekor anjing dari berbagai jenis.sebelumnya Yoyon juga sudah banyak yang menawar anjing-anjing miliknya dengan kisaran harga Rp.2 juta.tetapi Yoyon masih menampik tawaran tersebut karena masih sayang untuk menjualnya.

Sementara di hubungi di rumahnya, Dede Suhendar (29),Kepala Desa Sukajadi membenarkan adanya kegiatan dari adu bagong ini,menurutnya di Desa Sukajadi sudah sejak lama sering diadakan pertandingkan adu bagong ini.bahkan dari pemerintah Desa juga memang mendukung dan memfasilitasi berbagai kebutuhannya,seperti bambu untuk arena,dan tempat arena

Lebih lanjut Dede menuturkan supaya adu bagong ini menjadi suatu daya tarik wisata tersendiri,sebab menurutnya adu bagong adalah tontonan yang unik untuk di lihat,serta jarang di diadakan di daerah lain

“Ini hiburan bukan buat warga kami saja,tetapi banyak juga yang datang dari luar daerah kami,semuanya merasa senang dan terhibur”,ungkap Dede.

Dede juga berharap pemerintah ikut sumbang saran,sebab kalau acara ini di kemas dengan baik,bukan tidak mungkin menjadi potensi ekonomi di daerah.sebab bisa di jadikan tontonan wisata yang juga bisa menambah Pendapatan Anggaran Desa (PAD).Apalagi sekarang sudah banyak investor dari Bandung untuk membuat Hotel dan Resort di daerah kami.

Disinggung adanya praktek judi di arena ini,mereka langsung tegas menampik,baik dari panitia maupun Dede sendiri.

“Disini tidak ada perjudian,disini hanya hiburan,jadi jangan kotori semua ini,ini hiburan masyarakat,bukan arena judi”,tegas Waslim mengakhiri pembicaraan.**(Bonang)

6 Responses

  1. indra says:

    saya dari jambi,
    saya ingin sekali membuka adu bagong tersebut.
    tapi kendala nya,
    saya tidak mempunyai tempat yang cocok untuk buka adu bagong itu.
    hehehehehe,…………..

  2. Robi says:

    Saya dari inhil riau, utk adu bgng slain hbrn, jg mrpkn budya jd prlu dlstarikn. Kmi dri kmunitas buru babi hutan mrasa ksulitn untk mendaptkn anjng yg siap dpkai untk buru. unk kmunts ini, GMANA SOLUSINYA UNTK MNDPATKAN ANJING BURU?

  3. wildan says:

    Biasanya kalau cari anjing yang bagus untuk adu bagong, berburu babi cari keturunan yg jelas bapak/ibunya jd keturunan nya pada bagus kalau bisa mau beli anjing jangan sembarangan.

  4. PENGENYA BEGITU KANG WILDAN@,,,
    TAPI SETIAP SAYA BELI ANJING BAGUS…SUKA BNYAK YG NGINCER
    UJUNG” NYA ILANG DI GONDOL MALING…

  5. kang dikdik says:

    sok lah ku abdi di dukung,tong dugi k leungit eta adat. hatur nuhun…

  6. hendri says:

    . saya hendri angota porbbi jambi,
    kalau ada yang berminat untuk buka acara adu bagong
    hubungi saya, karna saya ada lokasi nya, lokasih nya bagus dan penonton nya ramai
    sekian terimah kasih..

Leave a Reply



Free SEO Tools
Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free!

© 2011 SUMEDANGONLINE :: Portal Berita Seputar Sumedang · RSS · Modified by sumedangonline.com · Powered by WordPress
Real Estate Link Exchange Directory
Free link exchange and link building service for real estate themed websites.