Home » PUSEUR DAYEUH » Dedi: Ketua Samsat Tak Hadir, Dianggap Menyepelekan Permasalahan OTD

Dedi: Ketua Samsat Tak Hadir, Dianggap Menyepelekan Permasalahan OTD


Tanggal:  Mon, 26 Nov 2012 16:10:59 WIB

Rapat koordinasi di Aula Dinas Pengelolaan Sumberdaya Air Provinsi Jawa Barat, Minggu (25/11/2012). Tak membuahkan keputusan apa pun.

BANDUNG –  Tak hadirnya Ketua Tim Samsat Jatigede, Denny Juanda, dalam rapat koordinasi di  Aula Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Barat, Minggu (25/11/2012). Dipandang Ketua Konsorsium OTD Jatigede, Drs. Dedi Kusmayadi, sebagai bentuk ke tak seriusan Samsat dalam menangani dampak sosial akibat pembangunan waduk Jatigede.

“Ketua Samsat dalam rapat tersebut tak hadir, katanya ada rapat lain. Sepertinya, Samsat itu merupakan pekerjaan sampingan saja, maka tak heran jika permasalahan tak beres-beres, karena dikerjakan tak serius, hanya sampingan saja,” ungkap Ketua Konsorsium OTD Jatigede, Drs. Dedi Kusmayadi, kepada SumedangOnline, Senin (26/11).

Dalam rapat koordinasi yang semula akan mampu memberikan jawaban atas harapan 32 kepala desa yang hadir dalam kesempatan itu, ternyata tak membuahkan satu keputusan apa pun. Sekretaris Samsat yang memimpin rapat, hanya mengatakan akan kembali mengadakan rapat lanjutan pada waktu secepatnya yang akan ditetapkan kemudian. “Warga OTD sudah jengah dengan rapat-rapat terus sementara eksekusi dari keputusannya tak ada,” tambah Didi.

Sementara itu salahsatu calon bupati Sumedang, Didi Djamhir, yang mengikuti rapat koordinasi menyebutkan, koordinasi pemograman lintas kementerian dipandang sangat penting untuk penyeleseain dampak sosial. “Belajar dari kegagalan implementasi APBN 2012, harus ada yang mengawal anggaran sampai ke masing-masing kementrian yang ditugasi menangani Jatigede di bawah naungan SAMSAT yang sudah terbentuk. Kesalahan alokasi anggaran pada kementrian yang bukan tupoksinya; seperti PSDA tupoksinya mengurusi pembangunan bendungan bukan membangun rumah untuk relokasi, sehingga tak bisa melaksanakan pembangunan rumah karena hal itu menjadi tupoksi Menpera,” kata Didi Djamhir.

Lanjutnya, Samsat harus bisa menjadi dirigen bagi pemrograman lintas kementerian untuk tahun anggaran 2013, memastikan jika kegiatan yang tak bisa dilaksanakan tahun ini meluncur untuk pelaksanaan tahun depan. (FIT/ET)

 

FOTO: Istimewa

One Response

  1. Bubarkan samsat…!!!
    Adili, penjarakan dan sita harta KORUPTOR dari pusat-daerah baik birokrasi,LSM…!!!
    Kuasai,duduki,produktifkan tanah milik oleh rakyat jatigede…!!!
    Ajukan ke Mahkamah Konstitusi tentang regulasi” yang telah diterapkan dari tahun 1984-2008 dijatigede…!!!

Leave a Reply



Free SEO Tools
Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free!

© 2011 SUMEDANGONLINE :: Portal Berita Seputar Sumedang · RSS · Modified by sumedangonline.com · Powered by WordPress
Real Estate Link Exchange Directory
Free link exchange and link building service for real estate themed websites.