SUKWAN MELUBER, BKD BINGUNG NGANGKAT

 
2
966

Sosialisasi BKD
BKD Memberikan Sosialisasi PP Disiplin Pegawai Negeri Sipil, di pendopo kecamatan Darmaraja. Foto:Igun

DARMARAJA, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sumedang, Drs. Sanusi Mawi M.Si, merasa prihatin dengan banyaknya tenaga honorer di kabupaten Sumedang yang mencapai jumlah 7.000 orang, padahal menurutnya, pihaknya sudah memberikan surat edaran, agar dinas intansi terkait untuk tidak lagi menerima tenaga honorer sesuai dengan PP nomor 48 tahun 2005.

“saya belum pernah menandatangani pengangkatan sukwan, saya belum pernah!. Cuman kadang – kadang dinas, padahal kita sudah memberikan edaran tidak boleh mengangkat sesuai dengan PP nomor 48 tahun 2005, bahwa tidak boleh lagi mengangkat tenaga honorer, tapi kenyataannya di lapangan masih ada saja yang mengangkat tenaga honorer dengan alasan kebutuhan; yang kedua, dia membuat pernyataan, dia menerima siap tidak menerima gaji, dan siap tidak diangkat”, ungkapnya kepada sumeks, usai memberikan sosialisasi terhadap puluhan pegawai negeri sipil (pns) di wilayah empat Sumedang, di Pendopo kantor kecamatan Darmaraja, Senin (30/05) kemarin.

Menurutnya, jikapun ada anggaran untuk pengangkatan tenaga honorer menjadi PNS, untuk jumlah 7.000 orang, waktu pengangkatan akan lama, belum lagi, anggaran yang harus berimbang, karena tidak semua anggaran di alokasikan untuk gaji pegawai.

“kalau misalnya sukwan yang ada 7000 ini jika diangkat berapa tahun akan habis. jangan dihayal akan diangkat, kalau misalkan anggarannya ada 200 orang diangkat berapa tahun, mereka dapat diangkat. belum lagi ada yang baru, anggarannya kan sekarang lebih besar ke anggaran yang baru, kita kan perlu keseimbangan”, tuturnya.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
0
0
0
0
0
0
0

2 COMMENTS