Menu

Mode Gelap

ARSIP · 12 Agu 2010 11:55 WIB ·

Pedagang Bendera Sepi Pembeli

REPORTER: ADMIN | EDITOR: ADMIN

Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto, saat memberikan arahan pada 135 anggota GMBI Sumedang di Mapolres Sumedang. Jumat, 28 Januari 2022.

ISTIMEWA VIA HUMAS POLRES SUMEDANG BERI ARAHAN: Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto, saat memberikan arahan pada 135 anggota GMBI Sumedang di Mapolres Sumedang. Jumat, 28 Januari 2022.

SEPI : Pedagang Bendera Mengaku Sepi Pembeli.

SumedangOnline – Pedagang Musiman penjual Bendera dan Umbul – umbul di Jalan Arief Rahman Hakim, dan Prabu Geusan Ulun sebgian besar diantaranya mengaku, sepi pembeli.

Dari Pemantauan SumedangOnline, nampak para penjual lebih banyak berdiam diri dengan membaca koran, atau mengobrol dengan pedagang lainnya.

Seperti Andri (27), pedagang Bendera di depan Radio Citra FM Sumedang, Andri yang tinggal di kawasan Dano – Sumedang, membenarkan tentang sepinya penjualan bendera tahun ini.

Baca Juga  Rossa – Tradisi mudik saat lebaran dilakoni penyanyi mungil Rossa ke kampung halaman orangtuanya di Sumedang.

“Jika dibanding dengan tahun lalu, lebih baik penjualan tahun lalu”, jelasnya.

Pria yang kesehariannya bekerja sebagai pedagang Sayuran di Pasar Inpres Sumedang, mengaku tertarik menjual Bendera karena keuntungan yang didapat berlipat.

Sepinya pembeli disinyalir karena, perayaan Agustus-an berbarengan dengan Bulan Ramadhan.

“Sepi, mungkin penyebabnya karena mau munggah”, ungkapnya.

Meski tidak melakukan penelitian secara Ilmiah, pedagang bendera yang lain juga meng-Amini, penyebab turunnya omzet penjualan mereka.

Seperti terungkap dari mulut Endang (37), warga Bandung yang kesehariannya bekerja sebagai karyawan borongan sepatu  di Cilampeni – Bandung.

Baca Juga  Insprastruktur Wilayah Genangan Terabaikan

Endang, bahkan menuding sepinya pembeli karena perkeonomian Indonesia menurun.

“Sepi, Kang. Mungkin akibat munggah, dan perekonomian masyarakat kita yang turun” tutur pedangang bendera, yang mencari Komisi dari pemilik modal.

Endang bahkan menuturkan, jika tahun lalu ia mampu menjual bendera 15 kodi untuk jenis umbul – umbul dan 4 Kodi untuk jenis bendera biasa.

Meskipun, mengaku sepi tetapi mereka tidak menyerah begitu saja, mereka berharap, hari H nanti dagangannya laris manis.**(igun).

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 2 kali

Baca Lainnya

Warga OTD Kembali Berujuk Rasa

26 September 2012 - 12:30 WIB

EVA PURNAMA DEWI WAKILI JABAR KE NASIONAL

1 Oktober 2011 - 08:11 WIB

Proyek Waduk Jatigede Diminta Diwaspadai

29 September 2011 - 16:12 WIB

Eba, Dibangun TPT

26 September 2011 - 20:27 WIB

BPN Sumedang Rayakan HUT Agraria ke 51

23 September 2011 - 18:49 WIB

Bahaya! Kasus Bansos Pemkot Banyak Dipendam Media

22 September 2011 - 15:38 WIB

Trending di ARSIP