Home / PENDIDIKAN

Kamis, 26 Mei 2011 - 21:10 WIB

MI AL-HIKMAH BERHARAP BANTUAN PEMERINTAH



KBM : Seorang Guru Tengah Mengajar di MI Al-Hikmah

WADO, Letak Geografis Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Hikmah di Dusun Nyalindung, Desa Sukapura, Kecamatan Wado berada di dataran tinggi dan terpencil, sehingga sulit dijangkau, selain itu MI Al-Hikmah pun minim fasilitas kelas, ironisnya siswa yang belajar banyak karena hanya ada satu – satunya di daerah itu.

“Kendala utama akses jalan dan ruangan kelas yang kurang, jarak sekolah ini dari jalan umum desa mencapai  1.5 Km dari jalan umum, jadi untuk menuju sekolah siswa dan pengajar hanya melewati gang kecil yang menanjak”, papar Kepala Sekolah Al-Hikmah, Ruswandi SP.dI, Kamis (26/5) kemarin.

Baca Juga  Bentuk Kewirausahaan, 500 Mahasiswa KKN Unpad Terjun ke Sumedang

Lebih lanjut ia memparkan, sekolahnya kekurangan ruang kelas, ruang kelas hanya ada empat ruang, hingga dua kelas harus bergantian dalam proses kegiatan belajar mengajar (KBM).

“Untuk kelas satu bergantian dengan kelas dua, dan kelas tiga bergantian dengan kelas empat, karena ruang kelas memang kurang. Jadi dua kelas harus masuk siang, terkadang kalau pengajar ada keperluan siang, pelajar disuruh masuk pagi, tapi belajar di lantai”, jelasnya.

Ia berharap dengan kondisi tersebut bisa secepatnya dapat teratasi, karena potensi MI Al-Hikmah dalam melaksanakan proses pendidikan setara dengan penyelenggara pendidikan lainnya, apalagi untuk daerah itu, MI Al-Hikmah menjadi yang utama tujuan belajar bagi warga setempat.

Baca Juga  Sumedang Berharap Perda SPBS Segera Terwujud.

“Ya karena sekolah ini, merupakan hal penting bagi warga sini, bahkan murid kami bukan dari wilayah sini saja, ada yang rumahnya sampai jarak 2 KM. Keinginannya ya terbuatnya jalan akses dari jalan umum desa menuju sekolah ini, dan menambah ruangan kelas, agar proses KBM menjadi lancar,” jelasnya.

Ia mengatakan, pihak sekolah sudah berupaya untuk membikin akses jalan, namun kendala biaya, ia pun berharap adanya bantuan dari dinas terkait untuk dapat memperhatikan masalah tersebut.

“Kita  pernah mengajukan ke Kemenag, ya mudah-mudahan bisa membantu, saya rasa semua demi pendidikan”, imbuhnya. (cr4)

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Kapten Inf. Rudi Prasetijo selaku Danramil 1001/Sumedang Kota saat memberikan materi pada MPLS di SMAN 1 Sumedang. Rabu, 15 Juli 2020.

PENDIDIKAN

Hari Ke-tiga MPLS, Siswa Baru di SMAN 1 Sumedang Diberikan Materi Kadarkum dan Sekolah Ramah Anak
Wakasek Kurikulum SMAN 1 Sumedang, Titin Suryati Sukmadewi tengah memeriksa angket online laporan pelaksanaan PJJ di ruang kerjanya, Senin 9 September 2020.

PENDIDIKAN

PJJ, SMAN 1 Sumedang Terapkan Daring dan Luring
Kepala SMP Negeri 2 Sumedang, Mulyawan saat melakukan cuci tangan di tempat cuci tangan yang telah dipersiapkan untuk menghadapi adaptasi kebiasaan baru. Selasa, 2 Juni 2020.

PENDIDIKAN

SMPN 2 Sumedang Lakukan Persiapan Hadapi Adaptasi Kebiasaan Baru
Sejumlah sajian makanan olahan peserta PKW disajikan dalam bazzar yang digelar PKBM Actual Sejahtera Kabupaten Sumedang, Selasa 27 Oktober 2020.

PENDIDIKAN

PKBM Actual Sejahtera Gelar Bazzar Hasil Karya Peserta PKW

PENDIDIKAN

Apresiasi Juara O2SN Disdik Sumedang Berikan Kadeudeuh

PENDIDIKAN

Ada Kenaikan Jumlah, UNBK Kelas Paket 2020 Diikuti 2.413 Peserta

PENDIDIKAN

Besok IGI Sumedang Gelar Workshop Kenalkan 6 Produk Kanal

PENDIDIKAN

Dipecat, Senior yang Melakukan Kekerasan