Home / DAERAH

Jumat, 20 April 2012 - 08:42 WIB

20 MEI, KEBANGKITAN UMBUL SITURAJA



Zenni: kita menciptakan yang tidak biasa dibikin, tari umbul yang bisa mendunia.

SITURAJA – Tanggal 20 Mei mendatang bagi masyarakat Situraja, tidak hanya dirayakan sebagai Hari Kebangkitan Bangsa (Harkitnas) tetapi lebih dari itu sebagai kebangkitan seni umbul yang telah menjadi ikon budaya Situraja.

Hal itu dikatakan Camat Situraja, Syarif Efendi Badar, dalam pertemuan dengan sejumlah guru dan para Kepala Desa se-Situraja. Menurut Syarief, 20 Mei mendatang, pihaknya akan menggelar sebuah pentas spekatakuler tari umbul yang dipastikan dapat tercatat di rekor MURI, dengan menampilkan 2012 orang penari.

“Semula kita akan menampilkan 1.500 orang, tetapi dalam rapat tadi ketua Apdesi Kecamatan Situraja, sanggup untuk menyediakan sampai 2012 orang, ini sangat membanganggakan kami. Dan momentum itu sebagai kebangkitan seni umbul Situraja,” ujar Syarif, kepada SumedangOnline, usai pertemuan itu, Kamis (19/04).

Baca Juga  Mayat Pria Tanpa Identitias Ditemukan Di Cikandung

Karena melibatkan banyak orang dan karakter yang berbeda-beda, tentu saja, pihaknya menekankan pihak panitia yang ada di Kecamatan Situraja untuk lebih serius berkoordinasi.

Hal senada dikatakan tokoh masyarakat Situraja, Herman Suryatman, menurut tokoh penggiat Sumedang Puseur Budaya Sunda (SPBS) ini, pihaknya mendukung penuh kegiatan yang dilakukan pihak kecamatan Situraja.  “Sebagai warga Situraja, dan Sumedang. Saya merasa bangga. Mudahan-mudahan menciptakan rekor Muri ini, bukan hanya melestarikan tari umbul saja, tetapi lebih jauh dapat membangitkan semangat untuk kita membangun,” ujar Herman.

Baca Juga  Si Jago Merah, Beraksi di Cibugel

Hal senada disampaikan ketua Panitia Muri Tari Umbul Sumedang, Zenni Bima, menurutnya rekor muri kali ini bukan membuat rekor Muri tetapi menciptakan rekor Muri. “Kita menciptakan yang tidak biasa, dibikin tari umbul yang bisa mendunia, karena kalau mau terkenal saya kira pilihannya hanya satu, bikin yang bener-bener gila, ini tidak hanya MURI tapi juga internasional. Karena diwebsite MURI tidak ada pemecahan untuk tari umbul ini, sekarang ini kita mencipta rekor muri, bukan membuat rekor muri,” ungkap Zeni.(fitri)

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

DAERAH

Darmaraja Siap Gelar Seni Budaya Bersama Sunda-Bali

DAERAH

SEMINGGU KENA LONGSOR, BELUM DAPAT BANTUAN

DAERAH

Jalan PU Prov Dibanjiri Cileuncang

DAERAH

Pekerja Syno Hydro Mogok Kerja

DAERAH

Aduh, Razia Miras Kok Bisa Bocor

DAERAH

Ibu Asyik SMS-an, Anaknya Mengambang di Kolam

BISNIS

Buah Naga Di tengah Gunung Dahaga

DAERAH

Eldi Tegaskan P2IP adalah Perjuangan Komisi 5