Kapolres Minta Maaf

Salam Komando, Kapolres dengan GM Sumeks

KOTA – Kapolres Sumedang AKBP Eka Satria Bhakti SIK, akhirnya mendatangi kantor redaksi Sumedang Ekspres di Jalan Cut Nyak Dien 117, Sumedang, pukul 19.00, Selasa (17/4). Kedatangan Kapolres untuk mengklarifikasi kesalahpahaman sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas kesalahpahaman yang terjadi.

“Kejadiannya sangat situasional, saat itu kami ditanya oleh Muspida yang ada di podium utama soal reflika koran itu. Masa kami diam saja ditanya begitu,” kata Eka, dalam keterangan pers kepada sejumlah wartawan di kantor Sumeks.

Baca Juga  Uji Coba LPSE Di Disdik Minta Dikaji Ulang

Kapolres pun meluruskan tidak menangkap kru Sumeks, tapi menyita barang bukti. “Bukan menangkap, kami menyita barang bukti, kami perintahkan Kasatreskrim untuk mengundang kru Sumeks,” paparnya yang didampingi Kasatreskrim Polres Sumedang, AKP Suparma.

Kapolres pun mengakui kalau tindakannya memanggi kru Sumeks berlebihan, dan hal itu kurang mengenakan Sumeks. “Tapi mudah-mudahan kesalahpahaman ini bisa selesai. Kami dengan menanggalkan semua ego sengaja datang ke kantor Sumeks untuk bersilaturahmi dan menjelaskan kesalahpahaman itu,” tandasnya.

Baca Juga  Kartar Padajaya Ngaguar Rumpon

Eka berharap, jalinan kerjasama Polres Sumedang dengan media massa khususnya Sumedang Ekspres bisa lebih erat lagi. “Saya memohon maaf, jika sikap saya tadi menyinggung perasaan pihak Sumeks, diakui jika tindakan tadi itu telah berlebihan, diharapkan dengan peristiwa itu memiliki makna positif agar bisa diambil hikmahnya,” kata Kapolres.

Baca Juga  Jelang Ramadhan Polres Sumedang Musnahkan 3.059 Botol Miras dan 43 Liter Tuak

General manager Sumedang Ekspres, H Maman Juherman, memahami dan siap melepaskan ego masing-masing, namun Maman berharap hal itu tidak terulang kembali. “Memang pelayanan kami agak terganggu, selama 9 jam ditinggalkan, hanya OB yang dikantor,” kata Maman. (rki/cr5/Sumeks)

sumber: Sumedang Ekspres

Respon (4)

  1. buat surat pernyataan minta maaf di seluruh media yang ada, minimal di semua koran di sumedang… itu baru minta maaf yang berjiwa ksatria… bila perlu media sa indonesia da ieu mah sangkut pautna jeung institusi…. walaupun lain wartawan (karek hayang), da nyeuri ninga wartawan dikitukeun ku polisi..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE OK TIDAK