OTD Jatigede akan Long March ke PBB

Mega Projek Jatigede sampai saat ini masih menyisakan permasalahan-permasalahan yang belum selesai ditangani serius Pemerintah, termasuk di dalamnya permasalahan dampak sosial di 12 Desa. Hal itu dikatakan Maulana Yaksa (27), salah seorang pengurus Aliansi Cipaku Lama (ACL), Sabtu (7/4).

Lanjutnya, dengan adanya pernyataan dari BAPPEDA bagian Fisik Provinsi Jawa Barat, yang menyatakan percobaan penggenangan waduk Jatigede akan dilakukan Juni 2013, padahal menurut Maulana, di daerah genangan itu masih ada penduduk berjumlah 8 ribu KK yang  masih tinggal di sana.

Baca Juga  Haul Akbar Pangeran Soegih pecahkan Rekor Dunia Indonesia

“Pemerintah sudah keterlaluan dalam mengeluarkan statment tersebut, sudah tahu kami masih berada di wilayah area dan dampak sosial pun belum pernah terselesaikan sampai saat ini, saya dan Masyarakat OTD akan melakukan Longmarch bila mana Pemerintah masih kukuh terhadap percobaan penggenangan tersebut,” ujarnya.

Baca Juga  DPT di Kabupaten Sumedang Masih dalam Perbaikan, Ini Alasannya

Disebutkan Maulana, mereka merencanakan Longmarch menuju kantor Perwakilan PBB di Jakarta, karena menurutnya, Pembangunan Waduk Jatigede bukan hanya masalah dampak sosial saja melainkan adanya beberapa Benda Cagar Budaya dan 26 situs di areal genangan yang harus diselamatkan.
“Benda Cagar Budaya dan 26 Situs, merupakan bukti sejarah yang harus di pertahankan oleh kita semua, apalagi di tanah Jatigede yang harus kita jaga dan di lestarikan, pungkasnya.(Mul)

Baca Juga  Buruh di Sumedang tolak RPP Pengupahan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE OK TIDAK