Disperindag Genjot Eksport, Jangan Gunakan Calo

Ubi Cilembu dieksport ke Taiwan dan Jepang. Photo:IST

DISPERINDAG – Ubi cilembu salhsatu produk unggulan dari Sumedang yang telah menembus pangsa pasar eksport ke Jepang dan Taiwan, sayangnga eksport produk unggulan itu masih mempergunakan perantara (calo). Untuk menggiatkan kembali dan mendongkrak pendapatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumedang menyelenggarakan kegiatan bimbingan eksport bagi para pengusaha IKM maupun UKM yang ada di Kabupaten Sumedang, di Aula Disperindag, Kamis (7/6).

Baca Juga  Ini Kronologis Mercy Z 1323 CU yang Terbakar di Depan Soto Bandung

Menurut Kadisperindag Sumedang, H Dedi Ramdan, kegiatan pengarahan itu bekerjasama dengan balai eksport, bertujuan untuk melatih para IKM dan UKM untuk bisa melakukan eksport barang ke luar negeri.

“Dan itu akan dilakukan pendampingan, kalau yang berminat. Tentu ada syaratnya, salahsatunya produknya harus memenuhi syarat untuk dieksport,” ujar Dedi, kepada reporter sumedangonline di kantornya, Kamis (7/6).

Baca Juga  Kades Malaka tagih janji bupati beri bantuan untuk masjid

Selain ubi cilembu Disperindag pun, dikatakan Dedi, akan mendorong produk unggulan lainnya seperti furniture, kopi dan handycraft. “Sekarang itu sebenarnya sudah banyak produk-produk kita itu dieksport hanya saja melalui orang lain. Misalnya produk handycraft kita, itu sudah dieksport ke Australia, cuman sayang eksportirnya melalui orang Bali, kita inginkan ke depannya orang Sumedang sendiri yang melakukan eksport, supaya harganya jauh lebih tinggi,” tambah Dedi.(IRP)

Baca Juga  Kasus Trafficking Masih Tertinggi di Jawa Barat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE OK TIDAK