Home / JATINANGOR

Rabu, 27 Juni 2012 - 22:22 WIB

Mahasiswa Tolak Kondomisasi Menkes



Sejumlah mahasiswa menolak kondomisasi bagi remaja. Fengki Ari Anggara/SO

Jatinangor – Belasan Mahasiswa tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pembebasan (GMP) Komisariat Sumedang menggelar aksi damai menolak program kondom Menteri Kesehatan di depan Kampus UNPAD, Rabu (27/06). Menurut koordinator aksi, Andi Zukhruf Fuadi, aksi damai tersebut dilakukan untuk menolak program kondomisasi pada remaja dan legalisasi freesex.

Dalam aksinya mahasiswa dari kampus UNPAD dan IKOPIN ini menyampaikan orasi, membacakan pernyataan sikap dan long march. Di sepanjang jalan, mereka meneriakkan yel-yel, “tolak-tolak kondomisasi. Kondomisasi pada remaja. Islam-Islam punya solusi. Solusi Islam Syariah Khilafah,” teriaknya. Selain itu pantauan www.SUMEDANGONLINE.com perserta lainnya tampak membagi-bagikan selebaran pernyataan sikap GMP Sumedang kepada para mahasiswa lainya, masyarakat sekitar kampus dan para pengguna jalan.

Baca Juga  Sanusi: Pembangunan Pasar Parakanmuncang harus dari APBD

Menurut Andi, ada tiga hal penting yang diserukan dalam aksi tersebut, yakni pertama menolak keras keinginan Menteri Kesehatan, Nafsiyah Mboi, untuk mempromosikan dan memberikan kondom kepada remaja. Kedua mengharapkan penyelesaian secara menyeluruh terhadap kasus HIV/AIDS, aborsi dan freesex, dan ketiga, menerapkan Sayariah dan Khilafah adalah jawaban utama penyelesaian problematika ummat saat ini. (faa)

Baca Juga  IKOPIN Gelar Ujian Seleksi Mahasiswa Jalur Beasiswa
Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

JATINANGOR

Pamdal IPDN Jatinangor Tangkap Pelaku Pencurian, Ditangani Polisi

JATINANGOR

Kader PKK Dikerahkan, 95 Persen PIN

JATINANGOR

Buruh Jatinangor, Cimanggung Rayakan May Day

JATINANGOR

Siswa Al-Masoem Ini Sumbang Medali Perak di Ajang Karya Ilmiah

JATINANGOR

UNRAS WARGA DESA MEKARGALIH SUMEDANG JABAR

JATINANGOR

Kartar, Berikan Layanan Info Kos-an

JATINANGOR

Saat meresmikan Gedung Kujang, Roy Mendadak Dipanggil SBY

JATINANGOR

Kapolda Jabar siapkan 10 bus untuk angkut peserta longmarch ke Jakarta