Mahasiswa Tolak Kondomisasi Menkes

Sejumlah mahasiswa menolak kondomisasi bagi remaja. Fengki Ari Anggara/SO

Jatinangor – Belasan Mahasiswa tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pembebasan (GMP) Komisariat Sumedang menggelar aksi damai menolak program kondom Menteri Kesehatan di depan Kampus UNPAD, Rabu (27/06). Menurut koordinator aksi, Andi Zukhruf Fuadi, aksi damai tersebut dilakukan untuk menolak program kondomisasi pada remaja dan legalisasi freesex.

Dalam aksinya mahasiswa dari kampus UNPAD dan IKOPIN ini menyampaikan orasi, membacakan pernyataan sikap dan long march. Di sepanjang jalan, mereka meneriakkan yel-yel, “tolak-tolak kondomisasi. Kondomisasi pada remaja. Islam-Islam punya solusi. Solusi Islam Syariah Khilafah,” teriaknya. Selain itu pantauan www.SUMEDANGONLINE.com perserta lainnya tampak membagi-bagikan selebaran pernyataan sikap GMP Sumedang kepada para mahasiswa lainya, masyarakat sekitar kampus dan para pengguna jalan.

Baca Juga  Jalan Raya Jatinangor menjadi Jalan Raya Ir Sukarno

Menurut Andi, ada tiga hal penting yang diserukan dalam aksi tersebut, yakni pertama menolak keras keinginan Menteri Kesehatan, Nafsiyah Mboi, untuk mempromosikan dan memberikan kondom kepada remaja. Kedua mengharapkan penyelesaian secara menyeluruh terhadap kasus HIV/AIDS, aborsi dan freesex, dan ketiga, menerapkan Sayariah dan Khilafah adalah jawaban utama penyelesaian problematika ummat saat ini. (faa)

Baca Juga  Bakal Ada Jalur Kereta Api Rancaekek-Jatinangor

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE OK TIDAK