Kasus Trafficking Masih Tertinggi di Jawa Barat

Nety Heryawan MSI

KOTA – Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat, mencatat jumlah kasus trafficking (perdagangan orang) masih tertinggi di Jawa Barat sebanyak 198 kasus dari 233 kasus yang ditanganinya. Sisanya, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Hal itu dikatakan, Nety Heryawan MSI, usai menjadi pembicara dalam kegiatan Milad ke-10 Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid (BKMM)  di Gedung KGS Sumedang, Sabtu (20/10).

Baca Juga  Dedi: Ketua Samsat Tak Hadir, Dianggap Menyepelekan Permasalahan OTD

“Kalau kekerasan kita belum punya angka pasti, karena semua lembaga punya data tersendiri. Saya tidak akan bicara kuantitatif, kalau di P2TP2A, 233 kasus se-Jawa Barat yang saat ini tengah ditangani. 198 kasus trafiking, sisanya KDRT dan sebagianya muncul terminology baru kekerasan dalam pacaran,” ujar Nety.

Baca Juga  Peringati HPN, Forkowas Bakal Gelar Doa Bersama

Lebih lanjut Nety berharap, BKMM dapat menjadi sebuah sarana mengadvokasi keluarga-keluarga yang mengalami masalah-masalah tersebut. “Bagaimana mendampingi anak yang trauma seperti itu, nah inikanbanyak terjadi. Kalau kemudian, semuanya dilempar ke panti, dilempar ke balai, dilempar ke lembaga-lembaga. Justru kita khawatir masyarakat tidak terbangun empaty dan kepedulian sosialnya untuk mengobati masalahnya sendiri.(FIT)

Baca Juga  Galian Kabel Optik Disoal Warga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE OK TIDAK