Home / SUMEDANG

Kamis, 6 Desember 2012 - 00:12 WIB

Bupati Garut dan Fani Akhirnya Islah



Fani Oktora tegar usai islah dengan Bupati H.Aceng HM Fikri, Rabu malam (5/12/2012).

GARUT – Bupati Garut, Aceng HM Fikri, Rabu (5/12) malam, memenuhi janjinya meminta maaf secara langsung pada, Fani Oktora, mantan istri yang dinikahinya secara siri dan keluarganya. Pertemuan dilakukan di Pondok Pesantren Al-fadhillah 2 di Kampung Bakom RT 2, RW6, Desa Dunguswiru. Kecamatan Limbangan. Disaksikan Pemimpin Pondok pesantren Al-Fadhillah 2, KH Rd Heri Jawari, serta Asep Maher, Maman Suparman dan alim ulama setempat.

Menurut Heri, setelah adanya permohonan maaf secara langsung bupati ke Fani dan keluarganya. Fani dan keluarga mengaku ikhlas dan memaafkan mantan suaminya itu. Mereka juga, kata Heri, sepakat jika permasalahan selama ini diselesaikan secara islah.

Baca Juga  Puluhan Rumah Terancam Longsor

“Intinya adalah saling menyadari dan saling memahami terkait pernikahan dan perceraian yang dialami keduanya saat ini. Keduanya sepakat tidak akan menuntut secara hukum karena saat ini sudah islah,” kata Pemimpin Pondok pesantren Al-Fadhillah 2, KH Rd Heri Jawari.

Di tempat yang sama salahsatu yang mengantar Bupati Garut menemui keluarga Fani, Asep Maher, mengungkapkan, munculnya polemic buntut pernikahan dan perceraian antara Fani dengan bupati terjadi akibat kebuntuan komunikasi antara kedua belah pihak. “Miss komunikasi ini, menyebabkan kasus ini mencuat ke permukaan hingga menjadi isu nasional,” kata Asep.

Ia menambahkan, berita acara islah antara bupati dan Fani Oktora tengah dibuat untuk menjadi pegangan kedua belah pihak.  Hal senada dikatakan, Fani, ia mengatakan telah memaafkan mantan suaminya, Aceng HM Fikri dan akan mencabut laporannya di Mabes Polri karena sudah saling memaafkan. “Saya memaafkan mantan suami saya, H Aceng HM Fikri, dan akan mencabut laporan ke Mabes Polri karena sudah saling memafkan dan sudah islah,” tutur Fani Oktora tegar.

Baca Juga  Flowerry Yulidas Gantikan Sudira Jadi Ketua Pengadilan Negeri Sumedang

Orangtua Fani, Udin Saefudin, menyebutkan perseteruan yang sempat terjadi antara keluarganya dengan keluarga bupati, dianggap sudah selesai dan kedua belah pihak sepakat tak saling menuntut. “Artinya, permasalahan ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Bupati pun akan mengurungkan niatnya menggugat balik Fani, dan Fani akan mencabut laporannya di Mabes Polri. (pap)

sumber:radar garut

foto: Pepen Apendi

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Pembangunan SDN 1 Karapyak Kelar, Kepsek Berharap Jadi Percontohan

Pilihan Redaksi

SUMEDANG BERDUKA: Abra tertahan di Bundaran Binokasih

SUMEDANG

Gaza Memanas, MER-C Mempertahankan Relawannya

Pilihan Redaksi

Peringati Hari Jadinya ke-49, Anggota Korpri Sumedang Lakukan Ziarah Kubur ke Makam Pahlawan
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sumedang, Asep Kurnia (Akur)

SUMEDANG

Pemda Lanjutkan Tahapan Pilkades, Akur Minta DPMD Harus Pegang Izin Tertulis dari Depdagri
Anggota DPRD Sumedang, Asep Kurnia, melakukan Reses Masa Persidangan II Tahun 2020 di Desa Sindulang Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.

Pilihan Redaksi

Reses Akur di Sindulang Sumedang Cek Kesiapan Gugus Tugas Desa
Tim Regu II pada Satpol PP Sumedang saat melakukan penjagaan Alun-Alun Sumedang. Sabtu, 30 Mei 2020.

Pilihan Redaksi

2 Juni, Ada Rencana Alun-Alun Sumedang Dibuka untuk Umum dengan Penjagaan Ketat Satpol PP

Pilihan Redaksi

Memperingati Hari Sumpah Pemuda IPNU Sumedang Ziarahi makam pendiri IPNU