DAERAH  

Takut Padinya Ayeuh, Petani Percepat Panen

Sejumlah petani melakukan panen dadakan di sawah, Desa Cibitung, Kecamatan Buahdua.
Sejumlah petani melakukan panen dadakan di sawah, Desa Cibitung, Kecamatan Buahdua.

BUAHDUA – Musim hujan kali ini memaksa sejumlah petani di Desa Cibitung, Kecamatan Buahdua, mempercepat proses panen dari waktu yang direncanakan, karena tanaman padi mereka mengalami ayeuh.

Padi yang mengalami ayeuh terjadi pada varietas padi yang memiliki tinggi batang yang tinggi, salahsatunya C4. Varietas tersebut sebut petani kurang cocok untuk ditanam dimusim penghujan, karena batang rumpunnya tak mampu menahan beban air hingga menyebabkan ayeuh.

Baca Juga  APPI Gelar Aksi Peduli Muslim Rohingya

“Panen memang sengaja dipercepat oleh petani, karena takut butiran padi berjatuhan, karena bagi petani itu sangat penting, kalau dibiarkan bisa rugi,” ujar Tata (60) ke wartawan Sumedang Ekspres, Rabu (19/12/2012).

Baca Juga  Jasa Raharja, Salurkan Santunan

Upaya lain dari sejumlah petani untuk menghindari padi di sawahnya mengalami ayeuh, dengan melakukan tindakan mengingat rumput padi. Seperti dilakukan, Ading (55) warga setempat. “Jadinya bingung, mau dipanen padinya masih beuneur hejo. Seharian tadi saya membuat tuturus, dan mengingkat rumpun padi ke tuturus tersebut,” tambah Ading. (USEP ADIWIHANDA)

Baca Juga  Dua Kades ‘Ditodong’ Tandatangan

 

Foto: USEP ADIWIHANDA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE OK TIDAK