Lima Saksi Oom Tak Hadir

JAKARTA – Sidang Perkara Nomor 22/PHPU.D-XI/2013 terkait perselisihan hasil pemilihan umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Sumedang, kembali di gelar Rabu (20/3) pukul 14.00.

Sidang yang digelar di Ruang Sidang Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta, Jalan Merdeka Barat No. 6 itu, berupa pembuktian ketiga dari para pemohon, berlangsung singkat karena pihak pemohon tak mampu menghadirkan 5 Saksi yang semula akan dihadirkan.

Baca Juga  Tahapan Pilkada di Sumedang Sudah Sedot Anggaran Rp 7 Miliar

“Kebetulan yang mempersiapkan saksi itu bukan kami, Jadi, kami kesulitan apa yang dialami para saksi itu,” kilah Kuasa Hukum  Pemohon, Muhammad E Romli.

Baca Juga  Kampanye, Tahapan Krusial

Ia pun sempat meminta Hakim Ketua, Harjono, untuk memajukan jadwal sidang, namun itu ditolak. Hakim beralasan, jadwal sidang padat. Hakim, memberikan soilusi untuk menuliskan kesaksian di atas segel.

Baca Juga  Rekap 1.148 TPS, Prabowo-Sandi Unggul di Sumedang. Ini Lengkapnya

Mendapati tak hadirnya, para saksi para kuasa hukum  dari pihak Terkait dan Termohon, menolak tawaran hakim untuk dapat menghadirkan saksi ahli. (ign)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE OK TIDAK