Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Jumat, 20 Maret 2015 - 15:14 WIB

ADD Telat Cair, Ini Alasannya



KOTA-Alokasi Dana Desa (ADD) telat. Menanggapi hal itu Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sumedang, H Ramdan Ruhendy Dedy menyebutkan salahsatu alasan telat pencairan alokasi dana desa itu. Lantaran salahsatunya, Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes), banyak yang belum membuat.

Padahal, menurut peraturan untuk pencairan dana desa itu harus terlebih dahulu membuat APBDes.

Baca Juga  Menpora Akan Perjuangkan Pencak Silat Ditandingkan di SEA Games Filipina

“Untuk mencairkan ADD itu, salahsatunya harus ada APBDes. APBDes-nya kan hampir sebagian besar belum membuat. Salahsatu kendalanya memang, alokasi dari tingkat pusat dari dana desa, kemudian dari ADD dari pemerintah daerah itu belum tersampaikan ke desa. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ADD dana bagi hasil pajak dan retribusi hak desa, kemudian dana desa yang dari pemerintah pusat itu sudah ada. Kemudian kita informasikan ke desa, desa segera membuat APBDes, maka bisa segera mencairkan,” ungkapnya.***

Baca Juga  Operator, Guru dan Kepsek Ikut Bimtek Sistem Penjaminan Mutu Internal

Rep : Iwan Rahmat Purnama

Edt : Igun Gunawan

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

PUI Serukan Mari Memilih dengan Akal Sehat
Wakil Bupati Sumedang, Erwan Setiawan saat mengunjungi pelaku perajin yang ada di Desa Cibunar Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang. Selasa, 8 September 2020.

BISNIS

Curhat ke Wabup Sumedang, UMKM Cibunar Terkendala Produksi dan Pemasaran

Nasional

Kejam, orang ini bacok pasutri dengan kampa

Pilihan Redaksi

Meriahkan HUT TNI, Kodim 0610/Sumedang Gelar Ketangkasan Domba

Pilihan Redaksi

Tanam Beras Basmati, Cagub Sudrajat Ajak Warga Subang Berinovasi

SUMEDANG

Pulang Undangan, Istri Tergilas Dump Truk

SUMEDANG

AWAL TAHUN, PAJAK KENDARAAN BERMOTOR NAIK
Untuk menghindari agar stoom walls tidak turun lagi ke bawah (ngagorolong), puluhan warga secara berjibaku menahan alat berat tersebut dengan tambang. Sebagian diantaranya ada yang menahan ban stoom dengan balok kayu. Kejadian tersebut terjadi saat pengaspalan jalan ruas Jalan Cikondang-Kareumbi. Senin, 13 Juli 2020.

Pilihan Redaksi

Aksi Heroik Warga Sumedang Saat Perbaiki Jalan Tanjakan Tajam Menuju Kareumbi