DAERAH, Pilihan Redaksi

Rumah yang terbakar itu, dua hari lagi akan dibongkar

Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi

Rencananya dua hari lagi akan saya bongkar rumah itu

MESKI terlihat tegar, namun terlihat wajah kesedihan dari raut muka Atot Suparman. Ketua RT 01, RW 03, Dusun Cibungur, Desa Jatibungur, Kecamatan Darmaraja, harus merelakan rumah permanennya ludes dilalap sijago merah, Jumat, 23 Oktober 2015, sekira pukul 00.00 WIB.

“Rencananya dua hari lagi akan saya bongkar rumah itu,” terang Atot, saat berbincang dengan SumedangOnline, dinihari.

Pembongkaran rumah Atot tersebut, seiring dengan intruksi pemerintah yang harus segera mengosongkan lokasi yang termasuk dalam wilayah terdampak Jatigede. Bahkan karena, siap-siap akan pindah rumah, Atot dan keluarga pun sudah membuntal pakaian, namun semua yang sudah dipersiapkan itu semuanya sirna.

Tak ada barang yang berhasil diselamatkan, kecuali dua buah motor, yang berhasil didorong warga dari amukan si jago merah. Termasuk uang kerohiman Jatigede, yang ia terima, dipastikan turut terbakar jadi abu. Karena pada siangnya, Kamis, 22 Oktober 2015, keluarga Atot baru saja mencairkan uang untuk keperluan membayar para pekerja yang tengah membangun rumah barunya di kawasan Dusun Cileuweung, Desa Tarunajaya, Kecamatan Darmaraja.

“Tadi (Selasa, 22 Oktober 2015) baru saja mencairkan uang kerohiman. Tapi saya tidak tahu jumlahnya berapa,” paparnya dengan nada sedih.

Saat terbakar rumahnya, Atot tengah terlelap tidur bersama enam keluarga besar lainnya. Ia baru tahu rumahnya terbakar, setelah cucunya berteriak-teriak ada api. Semula, warga menduga api berasal dari dapur, namun Atot memastikan, tak ada aktifitas di dapur saat itu. Ia juga merasa heran, tiba-tiba api sudah membesar dari ruang gudang, padahal di gudang tidak terpasang jalur listrik.

“Semula saya tidak menyangka kalau rumah saya yang terbakar. Tiba-tiba api sudah ada di kamar goah (gudang), padahal ruangan itu tak ada listrik,” terang dia.***

Reporter : Fitriyani

Tinggalkan Balasan