DAERAH, Pilihan Redaksi

Pansus Penghapusan Desa Tinjau Jatibungur

Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Penghapusan dan Penggabungan Desa akibat Genangan Waduk Jatigede DPRD Sumedang, Dadang Romansyah, menyebutkan perlu adanya sosialisasi berkaitan dengan rencana DPRD Sumedang yang tengah menggodok Raperda Penghapusan dan Penggabungan Desa akibat Genangan Waduk Jatigede.
“Kami (ingin) melihat kondisi riil di Jatigede. Kenapa harus ada Perda Penghapusan dan Penggabungan Desa ini, karena tidak bisa dihindari desa itu akan tergenang, masyarakat tidak ada, pemerintahannya juga tidak ada. Termasuk kita juga akan membahas pengaturan asset desa harus segera. Ini harus ada persiapan agar begitu tergenang semuanya sudah siap,” kata Dadang Romansyah saat menghadiri acara, siang ini di Balai Desa Jatibungur.
Lanjutnya, meski pun dari namanya Waduk Jatigede, namun secara geografis Kecamatan Darmaraja, yang paling banyak terkena dampak dari pembangunan waduk yang konon akan menghasilkan 110MW listrik tersebut. Bahkan dari rencana 6 desa yang akan dihapus di wilayah genangan, empat diantaranya berada di Kecamatan Darmaraja, yakni Desa Cipaku, Pakualam, Leuwihideung dan Jatibungur.
“Darmaraja, jika melihat dampak (memang) paling banyak desa di D armaraja. Bahkan ada 4 desa di Kecamatan Darmaraja, 1 di Kecamatan Wado yaitu Desa Padajaya, dan 1 di Kecamatan Jatigede, yaitu Sukakersa,” ujarnya.
Dari 4 desa di Darmaraja tersebut, Pansus Penghapusan dan Penggabungan Desa melakukan sosialisasi di Desa Jatibungur. Karena di wilayah tersebut ada sekitar 70 KK di 3 RT, 2 RW yang tak masuk dalam wilayah genangan.
“Ini perlu pengaturannya apakah mau ke Sukaratu atau Darmajaya. Ini harus diatur oleh BPMPD, yang secara teknis melakukan pengkajian,” imbuhnya.
Ia menyebutkan walaupun terendam, pada prinsipnya tidak ada wilayah yang hilang di Kabupaten Sumedang,
“Tidak ada yang hilang, cuma tertutup air. Nanti akan ada batas, batas koordinat atau batas maya, batasnya dimana saja. Termasuk wilayahnya juga akan ada kemungkinan masuk ke Sukaratu atau Darmajaya,” jelasnya.

Reporter : Fitriyani

Tinggalkan Balasan