Home / DAERAH / Pilihan Redaksi

Rabu, 11 November 2015 - 14:16 WIB

Pansus Penghapusan Desa Tinjau Jatibungur



Ketua Panitia Khusus (Pansus) Penghapusan dan Penggabungan Desa akibat Genangan Waduk Jatigede DPRD Sumedang, Dadang Romansyah, menyebutkan perlu adanya sosialisasi berkaitan dengan rencana DPRD Sumedang yang tengah menggodok Raperda Penghapusan dan Penggabungan Desa akibat Genangan Waduk Jatigede.
“Kami (ingin) melihat kondisi riil di Jatigede. Kenapa harus ada Perda Penghapusan dan Penggabungan Desa ini, karena tidak bisa dihindari desa itu akan tergenang, masyarakat tidak ada, pemerintahannya juga tidak ada. Termasuk kita juga akan membahas pengaturan asset desa harus segera. Ini harus ada persiapan agar begitu tergenang semuanya sudah siap,” kata Dadang Romansyah saat menghadiri acara, siang ini di Balai Desa Jatibungur.
Lanjutnya, meski pun dari namanya Waduk Jatigede, namun secara geografis Kecamatan Darmaraja, yang paling banyak terkena dampak dari pembangunan waduk yang konon akan menghasilkan 110MW listrik tersebut. Bahkan dari rencana 6 desa yang akan dihapus di wilayah genangan, empat diantaranya berada di Kecamatan Darmaraja, yakni Desa Cipaku, Pakualam, Leuwihideung dan Jatibungur.
“Darmaraja, jika melihat dampak (memang) paling banyak desa di D armaraja. Bahkan ada 4 desa di Kecamatan Darmaraja, 1 di Kecamatan Wado yaitu Desa Padajaya, dan 1 di Kecamatan Jatigede, yaitu Sukakersa,” ujarnya.
Dari 4 desa di Darmaraja tersebut, Pansus Penghapusan dan Penggabungan Desa melakukan sosialisasi di Desa Jatibungur. Karena di wilayah tersebut ada sekitar 70 KK di 3 RT, 2 RW yang tak masuk dalam wilayah genangan.
“Ini perlu pengaturannya apakah mau ke Sukaratu atau Darmajaya. Ini harus diatur oleh BPMPD, yang secara teknis melakukan pengkajian,” imbuhnya.
Ia menyebutkan walaupun terendam, pada prinsipnya tidak ada wilayah yang hilang di Kabupaten Sumedang,
“Tidak ada yang hilang, cuma tertutup air. Nanti akan ada batas, batas koordinat atau batas maya, batasnya dimana saja. Termasuk wilayahnya juga akan ada kemungkinan masuk ke Sukaratu atau Darmajaya,” jelasnya.

Baca Juga  Tutup TMMD ke 100, Pangdam III Siliwangi apresiasi kemanunggalan TNI dan rakyat

Reporter : Fitriyani

Baca Juga  Ini Rute Bus Sholawat di Makkah
Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

KABAR DARI GEDUNG NEGARA

Ini, Rencana Penataan Alun-alun Sumedang

Pilihan Redaksi

Setelah Disortir, KPU Sumedang Sebut 1.015 Surat Suara Pilbup Rusak

OLAHRAGA

Menpora Tinjau Pelatnas Voli Duduk Asian Para Games 2018

Nasional

#PRAYACEH Sejumlah gempa kecil masih terjadi, warga tidur di luar
Kepala Bappppeda Kabupaten Sumedang, Tuti Ruswati

Pilihan Redaksi

Ketersediaan Pangan di Kabupaten Sumedang, Bappppeda: Aman

PENDIDIKAN

Siswa SMKN Situraja Ini Dapat Emas di Porda Jabar XIII/2018

Pilihan Redaksi

Wabup Sumedang Berang ada Perusahaan Malah Picu Penyempitan Saluran Air

Pilihan Redaksi

Material longsor tutup jalan Sumedang-Rancakalong via Geuleuwing