Relokasi Kantor Kecamatan Jatinangor, ini tanggapan warga

[tabby title=”Prolog”]
Lokasi kantor Kecamatan Jatinangor yang berada persis di pinggir jalan raya provinsi dianggap sudah tidak layak. Pasalnya Sekertaris Daerah Kabupaten Sumedang, Zainal Alimin, tak layaknya lokasi itu karena terlalu bising.
“Pemindahan Kantor Kecamatan Jatinangor itu, salah satu wacana pembangunan fisik monumental khususnya di kawasan perkotaan di Kabupaten Sumedang pada 2016 nanti,” katanya, Senin, 9 November 2015.
Berikut tanggapan warga yang berhasil diliput tim sumedangonline.com

[tabby title=”Tak setuju, jauh”]
Tak setuju, malah terlalu jauh
Alan Dahlan, warga Jatinangor

Alan menilai, keberadaan Kantor Kecamatan Jatinangor memiliki nilai sejarah tinggi bagi warga Jatinangor, sehingga ia tak setuju jika kantor itu dipindah.
Selain itu, lokasi baru pun disebut tidak efisien karena secara geografis jauh dari lokasi penduduk.
“Relokasi ke tempat  yang letaknya cukup jauh, rasanya kurang efisien. Karena, warga pun akan kerepotan saat membutuhkan pelayanan dari Pemerintah Kecamatan Jatinangor,” kata Alan Dahlan.
Ia menyarankan, agar lebih baik Pemkab Sumedang melakukan renovasi bangunan yang ada serta  melakukan pembangunan masjid agung dan alun-alun Jatinangor.

Baca Juga  Eni Kembali Nyaleg DPD RI

[tabby title=”Setuju, lokasinya padat”]
Setuju, lokasinya padat

Barnas Somantri
Politisi PKB ini setuju dengan wacana pemerintah. Menurut dia, keberadaan kantor kecamatan saat ini, berada di lokasi yang padat penduduk dan sulit dijangkau.
” Kalau menurut saya, setuju saja. Karena posisi kantor kecamatan berada di tempat yang padat penduduk dan akses yang jauh dari desa-desa yang ingin membuat ktp dan kk,” ujar Barnas.
Disinggung rencana lokasi di Bumi Perkemahan Kiara Payung dianggap terlalu jauh oleh sebagian masyarakat. Barnas menyebutkan nantinya pemerintah harus membuat akses yang dapat mempermudah ke lokasi.
“Tidak akan (jauh). Nanti akan dibuka akses jalan dan penataanya harus kantor terpadu,” ucapnya.***

Baca Juga  Surat Vaksin untuk Seniman Bisa Jadi Catatan Rekomendasi Pemberian Izin Manggung

[tabby title=”Setuju untuk direlokasi”]
Setuju direlokasi
Yana Flandriana, Ketua DPD PKS Sumedang

Secara umum sebagai salah satu simbol pusat pemerintahan, letak kantor kecamatan memang harus terletak pada posisi yang strategis.
Dalam arti mudah dijangkau semua kalangan masyarakat dan juga layak dari sisi lingkungan, terutama sarana dan pra sarana.
Sebagai warga Tanjungsari yang hampir tiap hari beraktifitas melewati Kantor Kecamatan. Saya berfikir kantor kecamatan Jatinangor yang ada sekarang sudah selayaknya dipikirkan untuk di relokasi.
Karena memang selain lokasi di daerah tersebut pada hari ini menjadi pusat kemacetan di Jatinangor, juga nampaknya perlu ada lokasi lain yang mampu menjadikan kantor kecamatan Jatinangor saat ini lebih luas.
Tentu saja guna memberikan pelayanan yang lebih optimal bagi warga Jatinangor yang berkembang setiap tahun.
Bahkan harapan saya bukan hanya wilayah kantor kecamatan yang di relokasi, mungkin ke depannya perlu di pikirkan untuk mengembangkan sarana sarana seperti IPP di Kabupaten untuk tingkat Kecamatan.
Pemindahan ini tentu saja pasti akan berimbas pada pengembangan wilayah perkotaan Jatinangor yang nantinya tidak lagi hanya terpusat pada ruas Tanjungsari-Cileunyi.
Pusat pusat pertumbuhan ekonomi baru ini biasanya yang akan mengiringi relokasi pusat pemerintahan terutama kecamatan jatinangor.
Tapi yang paling penting dari itu semua orientasi dari relokasi itu hendaknya karena untuk optimalisasi pelayanan, dengan kantor baru yang lebih luas dan asri, nyaman tentu saja diharapkan kinerja pelayanan meningkat.

Baca Juga  Sumedang Mati Lampu Ini Penjelasan PLN

[tabbyending]

REPORTER
: Admin
EDITOR
: Admin
CREDIT FOTO
:
TERBIT
:

Tinggalkan Balasan