Menu

Mode Gelap

Pilihan Redaksi · 22 Sep 2017 00:33 WIB ·

Gubernur Jawa Barat sebar 4,2 Juta Ikan di Jatigede

REPORTER: ADMIN | EDITOR: ADMIN

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, menebar 4,2 juta benih di Bendungan Jatigede blok Jatibungur, Desa Sukaratu, Kecamatan Darmaraja, kemarin (21/9). Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menebar sebanyak 27,2 juta ekor benih ikan dari berbagai jenis, seperti Ikan Nila, Bandeng Tawar, Ikan Mas, Ikan Mas Beureum Panon, Patin, Udang Galah, Sepat Siam, Ikan Tambak, Lalawak serta Nilem, yang ditebar secara bertahap mulai dari Tahun 2016 lalu.

AHER-MELAK-LAUK: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, menebar 4,2 juta benih di Bendungan Jatigede blok Jatibungur, Desa Sukaratu, Kecamatan Darmaraja, kemarin (21/9). Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menebar sebanyak 27,2 juta ekor benih ikan dari berbagai jenis, seperti Ikan Nila, Bandeng Tawar, Ikan Mas, Ikan Mas Beureum Panon, Patin, Udang Galah, Sepat Siam, Ikan Tambak, Lalawak serta Nilem, yang ditebar secara bertahap mulai dari Tahun 2016 lalu.

SUMEDANGONLINE.COM, SUMEDANG – Sedikitnya 4,2 juta benih ikan berbagai jenis ditebar di Waduk Jatigede blok Jatibungur Desa Sukaratu Kecamatan Darmaraja, kemarin (21/9). Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan langsung memimpin acara tersebut setiba di area bendungan Aher –sapaan akrabnya langsung menaiki perahu yang sudah disediakan.

Dikatakan dia hingga September 2017 ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menebar sebanyak 27,2 juta ekor benih ikan dari berbagai jenis, seperti Ikan Nila, Bandeng Tawar, Ikan Mas, Ikan Mas Beureum Panon, Patin, Udang Galah, Sepat Siam, Ikan Tambak, Lalawak serta Nilem, yang ditebar secara bertahap mulai dari Tahun 2016 lalu.

”Hari ini (kemarin, Red.) kita restocking ikan sebanyak 4,2 juta. Jadi sampai dengan saat ini sejak ditebar secara bertahap sejak tahun 2016 lalu kita telah menebar sebanyak 27,2 juta ekor. Dan, untuk mengantisipasi banyaknya yang mengambil ikan di tempat ini kita juga berencana untuk menambah benih ikan sebanyak 5 juta ekor pertahunnya,” kata Aher pada sejumlah wartawan usai melakukan penebaran benih.

Meski menanam jenis ikan endemic dari Balai Pengembangan Benih Ikan Provinsi Jawa Barat, namun sebut Aher pihaknya tidak menanam jenis lele dan bawal karena sifatnya yang kanibal.

Selanjutnya ditegaskan Aher, seluruh masyarakat khususnya warga Sumedang hendaknya dapat turut menjaga ekosistem air, dengan tidak menggunakan jala, racun, atau semacamnya yang bisa mengganggu populasi serta ekosistem air di tempat tersebut. ”Silakan bagi siapa saja yang ingin mencari ikan di sini, namun hanya boleh menggunakan kail pancing dan tidak boleh sampai mengganggu ekosistem air seperti mencari ikan dengan cara menjala atau memakai portas (racun ikan),” tegasnya.

Baca Juga  Jatigede Jadi, PDAM Kehilangan Asset 2 M

Disinggung tentang surutnya air pada Waduk Jatigede hingga dengan kedalaman 8 meter yang terjadi pada musim kemarau saat ini sehingga banyak dikeluhkan para pencari ikan karena hasilnya yang jauh berkurang. Gubernur menyebutkan fenomena itu merupakan hal yang normal, dan keadaan tersebut akan kembali seiring dengan bergantinya musim. ”Saya kira wajar kalau pendapatan pemancing berkurang karena ikan akan pindah ke tengah, dan itu bukan berarti berkurangnya populasi ikan,” ungkap Aher.

Kemarau lanjutnya, memaksa air Waduk Jatigede surut juga tidak terlalu berpengaruh terhadap pemanfaat irigasi di daerah hilir waduk. Hal tersebut ditunjukkan dengan jauh berkurangnya kekeringan yang terjadi di kawasan hilir Sungai Cimanuk, dimana pada Tahun 2016 lalu pada musim kemarau terjadi kekeringan pada seluas 22 hektare, dan saat ini hanya sekitar 3.400 hektar dengan hanya 139 Hektare yang mengalami puso atau gagal panen.

”Dampak dari surutnya Waduk Jatigede saya kira amat kecil, karena memang saat ini pemanfaatan waduk untuk irigasi baru mencapai 80 persen. Namun, hanya dengan 80 persennya pun telah mampu mengurangi kekeringan di kawasan hilir Sungai Cimanuk,” terangnya.

Baca Juga  Bangunan Liar di Kebun Teh Margawindu Diberi Waktu 6 Hari Untuk Bongkar Sendiri

Sementara itu, terkait dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar waduk Jatigede, Aher menyebutkan saat ini masyarakat telah mempunyai mata pencaharian baru yaitu menangkap ikan. Namun, ditegaskan dirinya tetap melarang masyarakatnya untuk menggunakan keramba di area waduk guna budidaya ikan. ”Sekali lagi kita tetap tidak akan mengijinkan adanya keramba di area waduk, namun kita ganti dengan melakukan penebaran benih ikan guna dimanfaatkan masyarakat. Ke depan mudah-mudahan muncul ekonomi rakyat berbasis perikanan, berbasis pariwisata karena daerah ini juga akan dijadikan daerah Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata,” tuturnya.

Di tempat sama Bupati Sumedang, H Eka Setiawan menyebutkan dirinya bersama tim dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang sedang mengajukan agar kawasan Jatigede menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata yang apabila telah memenuhi segala persyaratan untuk menuju KEK tersebut serta telah disetujui oleh Badan KEK Nasional, maka KEK Pariwisata Jatigede akan segera terwujud.

”Proses dalam menuju KEK Pariwisata Jatigede ini kan harus diajukan oleh tim pengusul yang dilakukan kepada Badan KEK Nasional. Kita pun optimis KEK Jatigede ini akan segera terwujud karena sudah sesuai dengan tata ruang yang disyaratkan oleh Badan KEK Nasional, dan hal ini tentu akan menjadi sebuah daya ungkit bagi perekonomian masyarakat Sumedang,” tukas Eka. (***)

Facebook Comments Box
jatigede/" data-order-by="social" data-numposts="5" data-width="100%" style="display:block;">
Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Bupati dan Ketum Pusat Hadiri Pelantikan Koordinator Hamida Kabupaten Sumedang

29 November 2021 - 22:05 WIB

Acara pelantikan koordinator Himpunan Alumni Miftahul Huda ( HAMIDA ) Kabupaten Sumedang masa khidmat 2021 - 2026 dilaksanakan di Gedung Negara. Sabtu 27 November 2021.

Puncak Hari Jadi, Korpri Sumedang Gelar Donor Darah

29 November 2021 - 21:52 WIB

Ketua Panitia Hari Ulang Tahun ke-50 Korp Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Tingkat Kabupaten Sumedang, Dadang Sulaeman

Letkol Inf Mohammad Syaifuddin Fanany Kini Jadi Komandan Batalyon Infantri Yonif Raider 301/PKS

26 November 2021 - 13:14 WIB

Jabatan Komandan Batalyon Infantri Raider 301/Prabu Kian Santang resmi diserahterimakan dari Letkol Inf Wahyu Alfian Arisandi ke Letkol Inf Mohammad Syaifuddin Fanany. Upacara serah terima jabatan dipimpin KASBRIG 15 Kujang/II Kodam III/Siliwangi Letkol Inf Imam Wicaksana di Lapangan Yonif Raider 301 Prabu Kian Santang Sumedang Jawa Barat. Selasa, 24 November 2021.

Imbas Pandemi Covid-19 Angka Kemiskinan Ekstrim di Kabupaten Sumedang Naik Jadi 10,26 Persen

26 November 2021 - 13:04 WIB

Mety Supriyati selaku Kepala Bidang Pemerintahan dan Sosial pada Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Sumedang menyebutkan akibat pandemi Covid-19, angka kemiskinan di Kabupaten Sumedang meningkat dari 9,05 persen menjadi 10,26 persen.

Sambil Menangis Yana ‘Cadas Pangeran’ Sampaikan Permohonan Maaf pada Masyarakat

22 November 2021 - 12:15 WIB

Yana Supriatna, saat menyampaikan permohonan maaf di Mapolres Sumedang. Senin, 22 November 2021.

Heboh Kebohongan Yana Cadas Pangeran, Kini Dia Terancam Tiga Tahun Bui

22 November 2021 - 11:59 WIB

Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi A Chaniago
Trending di SUMEDANG