Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Senin, 9 Oktober 2017 - 17:36 WIB

Ini tanggapan Sekda Sumedang, terkait 60 KK yang belum dibayar Dampak Jatigede



SUMEDANG – Terkait adaya 60 Kepala Keluarga (KK) yang belum tersentuh konvensisasi akibat adanya pembangunan Waduk Jatigede. Sekretaris Daerah (Sekda) Sumedang H Drs. Zaenal Alimin, MM., menyebutkan pemerintah sebenarnya sudah mengusulkan hal itu melalui Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

”Kita sudah menyusun RKPD, dan di RKPD 2018 kita sudah mengusulkan ke provinsi, ke pusat dan itu sudah masuk ke RKPD Online. Jadi kita tidak perdesa, dan bukan hanya RKPD 2018 saja tapi juga dari tahun tahun sebelunya kita sudah mengusulkan,” kata Zaenal Alimin saat dikonfirmasi.

Baca Juga  Wow, Taman Jembatan Pasifik Habiskan Anggaran Rp 2,8 Miliar

Sebelumnya diberitakan Jaya Albanik dari Koordinator Perkumpulan Komunikasi Orang Terkena Dampak Jatigede Bersatu mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam menangani permasalahan Dampak Sosial Jatigede. Pasalnya, Jatigede saat ini sudah tergenang dan berjalan lebih dari 2 tahun. Albanik berharap pemerintah segera dapat menyelesaikan permasalahan tersebut.

”Kami mengimbau pada pemerintah, PKP maupun Samsat Jatigede, desa yang belum tersentuh sama sekali oleh konvensasi adalah Desa Cijenjing. Kurang lebih di sana ada 60 kepala keluarga. Itu berhak menerima konvensasi, baik yang berlaku oleh Permendagri maupun oleh Kepres dan Perpres. Tapi sampai saat ini belum ada turun, atau tidak digubris oleh BPKP dan Samsat,” ujar Jaya Albanik saat dikonfirmasi.

Baca Juga  Jelang PSBB Gula Putih di Pasar Sumedang Mulai Langka

Lanjutnya, hingga saat ini Samsat Jatigede pun belum memberikan kabar apa pun, padahal sebut dia dalam buku Samsat yang dikeluarkan, mereka akan menyelesaikan permasalahan dampak sosial Jatigede. “Apakah Samsat itu hanya bertugas membendung saja? Sementara permasalahan dampak sosial tidak akan dibereskan. Sementara honor Samsat itu saya mendengar sampai di atas Rp 200 Miliar. Itu sampai sekarang belum ada kejelasan, dia (Samsat) itu sudah bubar atau belum,” tanyanya. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Personel gabungan melaksanakan Ops Yustisi di Jalan Cijelag-Cikamurang Kecamatan Ujungjaya Kabupaten Sumedang, Kamis 29 April 2021.

SUMEDANG

PPKM Ujungjaya, 10 Orang Kena Tilang dan Lima Orang Ditegur Lisan

OLAHRAGA

Soeharto Peraih Medali Perunggu SEA Games 1976, Dibuat Tersenyum Saat Menpora Menjenguk

Pilihan Redaksi

Besok Mamah Dedeh di Kecamatan Cibugel

FEATURE & OPINI

Bitter Sweet, Band Idola Kaula Muda

SUMEDANG

Pelantikan Wabup Sumedang, Dony Menangis Kecewa, Ingat HES

Pilihan Redaksi

Penyaluran Makanan Nutrisi Melalui Bumdes, Ini Jawab KadinsosP3A Sumedang
Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir melaksanakan monitoring posko check point C PSBB di perbatasan wilayah Kecamatan Ujungjaya. Rabu, 6 Mei 2020.

Pilihan Redaksi

#PSBBJABAR Bupati Sumedang: Cegah Covid, Tunda Mudik Lebaran

Pilihan Redaksi

20 Hektar Semak di Hutan Pamuruyuan Ludes Terbakar