Menu

Mode Gelap

PENDIDIKAN · 23 Okt 2017 13:05 WIB ·

KH. Maman Imanulhaq : Kader NU Harus Jadi Petarung di Gelanggang Kompetisi Teknologi Informasi.

REPORTER: ADMIN | EDITOR: ADMIN

  IMG-20171023-WA0011:

SUMEDANG: Menyikapi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di generasi millennial, warga Nahdlatul Ulama diminta untuk menjadi petarung dan siap untuk masuk di gelanggang kompetisi teknologi dan informasi ini. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua lembaga Dakwah Nahdatul Ulama (LDNU) PBNU, KH. Maman Imanulhaq atau lebih akrab disapa Kang Maman, ketika menjadi nara sumber dalam kegiatan halaqoh santri.

Halaqoh yang digagas oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumedang ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional (HSN). 200 peserta yang terdiri dari para pimpinan pesantren dan santri yang ada di Sumedang, hadir mengikuti kegiatan halaqoh yang bertempat di Aula PCNU Sumedang. Halaqoh dilaksanakan pada Sabtu (21/10/2017).

Baca Juga  Korban tenggelam di Jatigede, Si Belek belum ditemukan

Kang Maman menegaskan bahwa ada tiga nilai yang harus dimiliki oleh santri zaman sekarang. Pertama, nilai keberkahan. Santri bisa mengisi pos-pos penting di negara Indonesia ini, dari mulai presiden seperti Gusdur, para menteri, gubernur, bupati, dan anggota DPR, itu karena keberkahan dari pesantren.

Kedua, santri harus memperkuat kembali dalam prinsip keilmuan. Santri harus melek terhadap pengetahuan, baik pengetahuan agama atau pengetahuan umum. Santri harus menguasai teknologi dan sosial media.

Ketiga, santri sebagai kader ulama harus jadi petarung dan siap untuk masuk di gelanggang kompetisi teknologi dan informasi. Santri harus mampu berkompetisi di dunia global tapi tidak menghilangkan nilai-nilai kepesantrenan, nilai ke-NU-an, dan nilai keislaman.

Baca Juga  Viral, Makan Odading Mang Oleh Serasa Jadi Iron Man

Dalam menghadapi dunia Millennial, dimana sesuatu serba lebih cepat dan isntan, santri harus menguasai sosial media dan harus mampu memasarkan produk-produk unggulan warga NU secara online.

Santri juga harus mulai terbuka untuk mau maju dan bekerja sama dengan berbagai kalangan. Indonesia tidak hanya santri, tapi ada juga orang lain yang menjadi bagian penting di Republik Indonesia. Santri harus bekerjasama dengan berbagai kalangan tersebut, tentu kerja samanya untuk menuju NKRI yang lebih hebat dan lebih maju, tutup Kang Maman. (Ayi Abdul Kohar).

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

Kris Sujatmoko, Dosen Telkom University Menjadi Visionary Educator 2021

8 November 2021 - 12:02 WIB

Kris Sujatmoko, dosen Fakultas Teknik Elektro Telkom University berhasil meraih penghargaan sebagai Visionary Educator 2021. Penghargaan tersebut diberikan oleh UiPath pada 26 Oktober 2021 lalu.

Leader’s Talk 27: Menjadi Pemimpin Inovatif di Era Globalisasi Digital

4 November 2021 - 07:04 WIB

Telkom University kembali menggelar Leader’s Talk ke-27 pada Rabu (3/11) di Auditorium Telkom University (Gd. Damar)

Peneliti Telkom University Salah Satu Ilmuwan Terbaik Dunia

3 November 2021 - 01:36 WIB

Telkom University

Buka Festival Kopi Sumedang, Wabup: Bidik Ekspor ke Mancanegara

26 Oktober 2021 - 17:39 WIB

Wakil Bupati Sumedang, H. Erwan Setiawan berharap kopi Sumedang makin terkenal bahkan bisa ekspor ke Manca Negara. Hal itu dikatakan Erwan saat membuka Festival Sumedang ke-3 di Kawasan Induk Pusat Pemerintahan Setda Sumedang. Selasa, 26 Oktober 2021.

Sumedang Gelar Pilkades Ditengah Pandemi Covid-19, Wabup Sumedang: Terapkan Protokol Kesehatan Agar Tidak Terjadi Cluster Baru

25 Oktober 2021 - 14:13 WIB

Wakil Bupati Sumedang, H Erwan Setiawan mengingatkan berbagai pihak untuk tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat saat pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak 2021, 27 Oktober 2021 saat Apel Kesiapan Pengamanan Tahap Pemungutan Suara pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2021 Tingkat Kabupaten Sumedang di Alun-Alun Sumedang. Senin, 25 Oktober 2021.

750 Personel Polisi Siap Amankan Pilkades Serentak di Kabupaten Sumedang

25 Oktober 2021 - 14:01 WIB

Dari sebanyak 1.200 personel dari Polres Sumedang, 750 diantaranya bakal dikerahkan untuk pengamanan pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak (Pilkades serentak) di Kabupaten Sumedang pada 27 Oktober 2021.
Trending di Pilihan Redaksi