Maruarar Sirait ungkap 4 formula Presiden Joko Widodo atasi kesenjangan

Anggota DPR/MPR RI Maruarar Sirait (tiga kiri) bersulang akan meminum bandrek dalam acara Gelar Budaya Desa Cimanggung, Sabtu (8/10/2017).

SUMEDANG – Anggota DPR MPR RI Maruarar Sirait mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Sumedang untuk menjaga Pancasila dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal itu dikatakan Maruarar Sirait saat menghadiri acara Gelar Budaya yang diselenggarakan Pemerintah Desa Cimanggung, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (7/10/2017).

Diakui politisi PDI Perjuangan itu jika kesenjangan di Indonesia hingga saat ini masih terjadi antara kaya dan miskin. Karenanya sebut dia Presiden Joko Widodo menelurkan Empat formula untuk mengatasi kesenjangan yang terjadi pada masyarakat Indonesia itu. “Empat aksi nyata, yang pertama membuat kartu Indonesia Pintar untuk sembilan belas juta orag di seluruh Indonesia punya akses pendidikan. Jadi ada kesempatan untuk belajar,” kata Maruarar Sirait di sela acara, Sabtu (7/10/2017).

Baca Juga  Begini Cara Ara Serap Aspirasi Konstituennya

Kemudian sebut dia, Presiden Joko Widodo pun membuat formula untuk mengatasi masalah kesehatan dengan mengeluarkan Kartu Indonesia Sehat, dan sebanyak 90 juta orang rakyat Indonesia saat ini sudah memiliki kartu Indonesia sehat. “Yang ketiga tidak ada anggaran desa sebesar Pak Jokowi (Sebutan untuk Presiden Joko Widodo, Red), Rp 60 Triliun (dianggarkan) ke desa-desa se Indonesia termasuk di (Desa) Cimanggung,” jelasnya.

Baca Juga  Kolonel Inf Parwito Imbau dan Apresiasi Langkah Pencegahan Penyebaran Virus Corona di Jajaran Korem 062/Tn

Terkait sertifikat tanah, Presiden Joko Widodo membagikannya secara gratis. “Saya mengikuti dari Aceh, Maluku Utara, Kalimantan Selatan dan Papua dibagikan pada rakyat. Rakyat juga bisa memiliki tanah secara sah. Jadi saya minta, kita semua bisa menyelesaikan masalah dengan baik tidak boleh ada provokator, tidak boleh ada teroris, tidak boleh ada radikalisme. Kalau ada yang mau ganti Pancasila, kita lawan,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu pun Maruarar Sirait memberikan sumbangan pendidikan terhadap dua siswa yang berprestasi dalam bidang silat untuk tingkat Asia dan Eropa, yakni Marta, 16, yang saat ini duduk di SMA Negeri Cimanggung, dan Marlina, 12, siswa SMP di Cimanggung masing masing mendapatkan juara pertama.

Baca Juga  Ini alasan Gerindra-PKS Sumedang bentuk KMP

Atas prestasi yang diraih Marta dan Marlina itu Maruarar Sirait memberikan apresiasi dengan memberikan kesempatan pada mereka untuk mencari tempat kursus bahasa Ingrris dan biaya di tanggung Maruar, selain itu dia juga meberikan biaya pendidikan sebesar Rp 500 ribu tiap bulannya selama dua tahu mulai 20 Oktober 2017 ini. ***

REPORTER
: Admin
EDITOR
: Admin
CREDIT FOTO
:  
TERBIT
:

Tinggalkan Balasan