Live Performance Pacha Chalwanka Memukau Pengunjung Plaza Asia Sumedang

SUMEDANG – Suara khas dari quenas terdengar begitu nyaring. Alat musik tiup sejenis flute itu ditiup langsung Pacha Chalwanka saat live Performance Chalwanka Peru Amerika Selatan di Plaza Asia Sumedang, Sabtu (5/5/2018).

Uniknya Pacha memix langsung instrumen pengiringnya itu sendiri sehingga menghasilkan suara yang luar biasa saat dia membawakan lagu seperti Everything I Do (I Do It For You) yang dipopulerkan oleh Bryan Adam, My Way, dan Imagine (The Beatles).

Instrumen pengiring itu dihasilkan dari tiupan quenas dan zamponas secara bergantian. Pada wartawan ini, Pacha mengaku sejak kecil sudah mempelajari musik tradisional. Dia memang berniat untuk memperkenalkannya ke seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Baca Juga  Presiden Resmikan Patung Pendiri IPDN, Bung Karno

“Saya main musik tradisional dari Peru, baru pertama kali di Sumedang. Saya dari kecil (mempelajari music tradisional) selama 30 tahun,” ungkapnya mengawali pembicaraan.

Cita cita untuk memperkenalkan seni tradisional itu mendapat dukungan dari negara asalnya. Hingga dia dapat berkeliling hampir di seluruh belahan negara di dunia.

“Saya berkeliling ke seluruh negara, dan terakhir saya di Indonesia. Di Asia saya sudah ke Jepang, Singapura, Bangkok dan Thailand. Eropa ke Spanyol, Portugal dan Mangli. Serta di benua Amerika,” sambungnya.

Baca Juga  Audensi dengan Bupati Sumedang Tak Membuahkan Hasil, Forum K-2 Akan Ngadu ke DPR RI

Ditanya apakah dirinya sudah membuka pelatihan di setiap negara yang dia kunjungi. Dia mengaku ada beberapa orang yang memang sudah berlatih bersamanya baik secara langsung maupun via live streaming skype.
Termasuk ada beberapa dari Indonesia, sayangnya kata Pacha banyak diantara mereka yang tidak konsisten sesudah bisa tidak lagi belajar. Disinggung alasannya kenapa mereka tidak konsisten “I don’t know,” jawabannya singkat.

Padahal kata dia mempelajari alat musik tiup berasal dari Peru itu terbilang mudah. “Tergantung dari murid. Ada yang cepat, bisa satu dua bulan sudah bisa, tidak lama. Saya rekomendasi, kalau mau main instrumen seperti itu harus latihan setiap hari.”

Baca Juga  Kadin Keluhkan Pemda Sumedang Tak Berpihak ke Pengusaha Lokal

“Untuk belajar ini memang sangat mudah, saya ada tutorial di Youtube dan media sosial. Di Youtube ada banyak tutorial bisa cari disana. For play quenas,” sambungnya.

Pemilik 6 album original dengan alat musik tradisional dari pegunungan Andes Amerika Selatan ini memang terlihat familiar bahkan dia senang kalau ada yang mau belajar langsung. Untuk mendukung Performancenya itu, dia pun menyediakan sejumlah albun yang sudah dia rilis. Album album itu tidak dijual bebas, tapi dijual mengiringi dia tampil. ***FITRI

Tinggalkan Balasan