PENDIDIKAN, Pilihan Redaksi

Paguyuban Motekar Luncurkan Perpustakaan Digital i-Sumedang

Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi
Pembina Paguyuban Motekar, Herman Suryatman | FOTO:

SUMEDANG – Paguyuban Motekar meluncurkan platform literasi digital dengan nama i-Sumedang di Gedung Negara, kabupaten Sumedang Sabtu (12/5/2018).

Menurut Ketua Panitia Dedi Mulyadi, peluncuran platform tersebut untuk meningkatkan minat baca dan budaya literasi di kabupaten Sumedang. ”Kami prihatin dengan masih rendahnya minat baca dan budaya literasi di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Karena itu, kami akan meluncurkan aplikasi i-Sumedang agar warga Sumedang dapat dengan mudah mengakses berbagai buku dan informasi lainnya secara digital. Cukup buka android atau handphone, semua sudah tersaji disana,” ungkap Dedi Mulyadi, Ketua Paguyuban Motekar di Gedung Negara saat pelaksanaan Seminar Pendidikan Berbasis Kasih Sayang dan Perpustakaan Digital.

Pembina Paguyuban Motekar, Herman Suryatman, menyampaikan bahwa sudah saatnya masyarakat Sumedang bangkit memanfaatkan teknologi dan informasi, serta menjadikan Sumedang sebagai kabupaten terdepan dalam pengembangan perpustakaan digital.

“Sumedang memiliki nilai luhur ‘Insun Medal Insun Madangan‘. Untuk menerangi sesama di era digital ini, tinggal kita eksekusi dengan inovasi. i-Sumedang adalah sebuah inovasi pembelajaran online yang murah, mudah didapatkan dan sangat efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat, utamanya anak-anak sekolah. i-Sumedang akan mencerdaskan masyarakat Sumedang dan pada gilirannya akan memacu kita hijrah ke zona kompetitif. Sumedang harus tampil terdepan,” kata Herman.

 

Dijelaskan bahwa pembangunan aplikasi tersebut tidak akan membebani anggaran Pemda. Pembangunan aplikasi sepenuhnya akan ditanggulangi oleh Aksaramaya sebagai penyedia layanan perpustakaan digital yang saat ini tengah bekerjasama dengan Perpustakaan Nasional.

 

“Pembangunan i-Sumedang ini kami garap bersama Aksaramaya yang merupakan jaringan Perpustakaan Nasional. Sumedang tidak perlu memikirkan biaya. Sekarang eranya kolaborasi, asal ada kemauan pasti ada jalan,” imbuh Herman.

 

Pada kesempatan tersebut, CEO Aksaramaya, Lasmo Sudharno, mengatakan bahwa i-Sumedang akan menyatukan konten dan komunitas dalam sebuah aplikasi yang mudah dan menyenangkan, “Aplikasi i-Sumedang ini akan tumbuh bersama tanpa ketergantungan dengan pemerintah saja, tetapi mampu menggerakan komunitas untuk berperan aktif demi meningkatkan minat baca dan kecerdasan bangsa,” ungkap Lasmo.

 

Menurut pandangan pemilik hak paten e-Library tersebut, sebuah aplikasi harus bisa memberikan manfaat bagi pengguna. i-Sumedang nantinya hadir untuk menyatukan masyarakat dalam sebuah komunitas membaca dan publikasi buku secara digital (HPM).

Tinggalkan Balasan