Home / Nasional / Pilihan Redaksi

Rabu, 20 Juni 2018 - 21:24 WIB

Kemacetan Berkurang, Nurhasan: Sayangnya Informasi Kurang Masif



SUMEDANGONLINE, Jakarta: Antisipasi puncak arus balik kemarin dan hari ini, kakorlantas membuat rencana rekayasa lalu lintas berupa contra flow dan one way di ruas jalan tol Jakarta-Cikampek dan Cipali.

Info dari posko mudik di ruas tol Jakarta Cikampek, untuk hari ini mulai dari jam 08.30-13.30 dilakukan contra flow dari KM 61 sd KM 29 (pintu tol Cikarang Utama). Sedangkan mulai jam 15.00 hari ini diberlakukan one way mulai dr Pintu Tol Palimanan sd Pintu Tol Cikarang Utama.

Anggota Komisi V, Nurhasan Zaidi, mengatakan hasil pantauan dilapangan kemarin, rekayasa _contra flow_ dan one way cukup efektif mengurai kemacetan. “Kemacetan berkurang terutama dititik-titik kemacetan parah sekitar Rest Area di ruas Jalan Tol Jakarta Cikampek dan proyek pembangunan jalan teraebut tampak di hentikan sementara sesuai harapan.”

Namun Nurhasan menyayangkan informasi ini tidak tersampaikan secara masif kepada
pemudik. “Pengguna tol arus balik seolah takut untuk menggunakan jalur satu arah Cikampek-Jakarta sehingga terlihat sangat lengang dan
hampir tidak digunakan, sedangkan kemacetan parah justru di jalan arteri, akibat dampak dari penutupan jalan tol sehingga kurang efektif” tambahnya.

Baca Juga  Pansus Penghapusan Desa Tinjau Jatibungur

Penguraian kemacetan
ini seharusnya dapat efektif dilakukan dan dimanfaatkan mulai dari sekarang hingga situasi dan suasananya kondusif. “Sosialisasi dan informasi resmi dari
pemerintah seharusnya dilakukan dengan cara apapun, di media sosial,
media nasional, petugas di lapangan, rambu-rambu, informasi centre di rest area, dan lain-lain,” ujar Nurhasan.

“Harapannya agar masyarakat pengguna arus balik dapat memanfaatkan rekayasa lantas ini dengan tetap memperhatikan segala petunjuk keselamatan dan aturan yang ada. Dan untuk masyarakat yg akan menuju arah cikampek dr jakarta dapat memahami dan mengkondisikan diri serta mencari alternatif rute melalui jalur arteri non tol sehingga potensi “kepanikan” dapat terminimalisir, jangan sampai ada cerita nunggu jalur oneway dibuka sampai bisa gelar kasur dan tiduran di jalan tol, kasian masyarakat”, sambungnya.

Baca Juga  Hari ini 3 Ribu Kendaraan Melintasi Sumedang

“Dan yang terpenting adalah di ujung jalan tol one way setelah KM 29, pasti sangat berpotensial menjadi _Bottle necked_ pusat kemacetan baru yg sangat _crowded_, sehingga saya minta pihak yang berwenang segera antisupasi hal ini”, lanjut Nurhasan.

Menanggapi dampak kemacetan dan kesemrawutan akibat pengalihan arus arah cikampek ke jalan-jalan arteri, Politisi PKS ini menegaskan, “Saya meminta Kakorlantas untuk siap dan sigap menyiapkan personilnya serta alternatif rekayasa lantas untuk mengantisipasi dan menangani dampak kemacetan yang ditimbulan akibat kebijakan one way tersebut. Buat suasananya kondusif, terutama di titik2 rawan kemacetan parah seperti persimpangan, pasar dan arteri di jalur penukiman warga”, pungkasnya.

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

BISNIS

Warga Sirnagalih Pertanyakan Izin Tetangga Perusahaan Pakan Ternak

PENDIDIKAN

Siswa SD di Sumedang Ini Ikut Gerakan Makan 100 Juta Telur

Pilihan Redaksi

Banjir Bawa Tumpukan Sampah di Cihanjuang
Suasana rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumedang terkait jawaban bupati atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Sumedang mengenai Raperda tentang perubahan APBD Tahun Anggaran 2020.

Pilihan Redaksi

Wabup Sampaikan Jawaban Bupati Atas Pandangan Umum Fraksi di DPRD

Pilihan Redaksi

2,5 Hektar Semak di Blok Cipining Jatigede Saat Ini Terbakar

Pilihan Redaksi

Ratih Atlet Panahan Sumedang Sabet Medali Emas
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melantik 15 pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (12/6/2020).

Nasional

Gubernur Jabar Lantik 15 Pimpinan Tinggi Pratama, Berpesan Fokus Pengendalian COVID-19
Ketua Karang Taruna Provinsi Jawa Barat H Subchan Daragana saat meninjau lokasi bencana tanah longsor dan banjir di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Rabu, 20 Januari 2021.

Pilihan Redaksi

Kartar Jabar Ingin Anggotanya Berperan Jadi Tim Sosialisasi Mitigasi Bencana di Wilayahnya