Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Selasa, 31 Juli 2018 - 09:51 WIB

Sambut HUT ke-73 RI, Kecamatan Jatinangor Akan Gelar Pesta Rakyat

Camat Jatinangor, Syarif Efendi Badar

CAMAT JATINANGOR SYARIF EFENDI BADAR: Camat Jatinangor, Syarif Efendi Badar


SUMEDANGONLINE, Jatinangor – Memeriahkan HUT ke-73 Republik Indonesia, kecamatan Jatinangor akan menggelar kreasi pesta rakyat, berupa penampilan hasil kreasi pembangunan masyarakat Jatinangor. Selain itu dalam kegiatan tersebut juga kata Camat Jatinangor, Syarif Efendi Badar akan ada karnaval seni budaya yang menampilkan berbagai kesenian yang ada di Kecamatan Jatinangor, termasuk adanya seni panggung ataupun helaran.

“Insyaalah akan dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus, dan itu dipusatkan di Lapang Ciawi Desa Cikeruh,” kata Camat Jatinangor Syarif Efendi Badar pada Sumedang Online di ruang kerjanya, Selasa (31/7/2018).

Baca Juga  Disidak Satpol PP dan DPMPTSP, Cafe Checo Siap Lengkapi Izin Usaha

Untuk menghindari kemacetan parah di Jalur Sumedang-Bandung, pihak kecamatan akan melakukan koordinasi dengan kepolisian sector Jatinangor Resort Sumedang. Selain itu sebut Syarif, semua desa akan dipustkan ke Lapang Ciawi, tidak ada panggung penilaian di kecamatan Jatingor. Sehingga sebut dia, Jalur Sumedang-Bandung hanya digunakan untuk pintu masuk dan keluar peserta saja.

“Semua desa di arahkan ke Lapang Ciawi, dan (memang) perlu ada pengaturan secara khusus kondisi lalu lintas di Jatinangor, ini kita berkoordinasi dengan pihak Polsek. Bagaimana supaya kalau macet, pasti macet, karena setiap hari pun jam-jam tertentu ada kepadatan Lalu lintas, apalagi dengan kegiatan ini. Cuman, kami akan lakukan sedemikian rupa kemacetan ini tidak terlalu parah, sehingga jalur protocol, khususnya Jalan Bandung-Sumedang kita jadikan sebagai jalur perlintasan saja. Jadi semua peserta masuk semuanya ke Lapang Ciawi Desa Cikeruh,” ujarnya.

Jatinangor-Bakal-Macet-600x450.jpeg" alt="" width="600" height="450" /> Hindari kemacetan parah Jalur Sumedang-Bandung hanya digunakan sebagai perlintasan peserta masuk dan keluar saat pesta rakyat memeriahkan HUT ke-73 RI

Kegiatan tersebut sebut Syarif, akan melibatkan 12 desa yang ada di Kecamatan Jatingor. Dan, untuk jumlah peserta menurut keterangan panitia, tidak akan dibatasi. “Kemarin Panitia menyampaikan, bahwa untuk peserta tidak dibatasi. Mungkin saja hanya kepala desa dan perangkatnya saja yang ngabring, mungkin. Atau kepala desa beserta masyarakat dan masyarakat, lembaga, hasil kreasi pembangunan, termasuk karnaval seni budaya. Mungkin jumlahnya ribuan, mungkin. Karena kami tidak batasi, kalau dibatasi minimal sekian maksimal sekian, hawatir jadi beban,” tandasnya. *** IWAN

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Cegah Corona, Satpol PP Sumedang Tutup Sementara Karaoke Sawargi

Pilihan Redaksi

Milad ke-30, Ponpes Modern An-Nuur Gelar Sunatan Massal

Pilihan Redaksi

Terendam Tiga Tahun, Makam Keramat di Jatigede Masih Utuh

Pilihan Redaksi

MWC NU Situraja Luncurkan Program Koin NU

Pilihan Redaksi

Terpeleset saat naik truk, supporter ini meregang nyawa

Pilihan Redaksi

Peringati HANI, BNN Kabupaten Sumedang Deklarasi Anti Narkoba

Pilihan Redaksi

Hari ke-8 Pedaftaran Caleg di KPU Jabar Masih Sepi

KABAR DARI GEDUNG NEGARA

Ini Hasil Sidak Tim Saberpungli di RSUD Sumedang