Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Selasa, 11 Desember 2018 - 16:46 WIB

Erwan: 20 Ribuan Warga Sumedang masih Miskin



SUMEDANG – Wakil Bupati Sumedang H. Erwan Setiawan memberikan sambutan sekaligus membuka acara Sosialisasi Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) Rumah Besar Simpati bertempat di Gedung Negara Sumedang, Selasa (11/12).

Acara tersebut dihadiri Plt. Asisten Pembangunan, para Kepala SKPD, para Camat se Kabupaten Sumedang, Para Kades/Lurah se Kabupaten Sumedang, unsur Kemensos RI, unsur Bappeda Provinsi Jawa Barat dan tamu undangan lainnya.

Wakil Bupati dalam sambutannya mengatakan, SLRT Rumah Besar Simpati tersebut merupakan salah satu program unggulan dalam guna mendukung Sumedang Simpati, yang mana sistem layanan ini merupakan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan keluhan fakir miskin dan orang tidak mampu,sehingga ke depan akan lebih terpantau, serta terpenuhi kebutuhannya.

“Hal ini juga dapat menurunkan angka kemiskinan di kabupaten Sumedang. dan untuk target angka kemiskinan di wilayah Kabupaten Sumedang pada tahun 2023 mendatang harus berada di angka 8.23 persen atau 100.313 jiwa,”

Baca Juga  Ermi: Harus ada perubahan mainset

“Yang artinya selama lima tahun ke depan kita harus nengentaskan kemiskinan sebanyak 20.317 jiwa orang miskin atau 4.064 per tahun. Dengan cara ini pengurangan beban penduduk miskin serta dapat meningkatkan pendapatan masyarakat kurang mampu,” ujar Erwan.

Masih dikatakan Erwan, penyebab kurang efektifnya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Sumedang bukanlah karena kurangnya program penanggulangan kemiskinan, akan tetapi lebih disebabkan karena ketidaktepatan sasaran program dan integrasi serta keberlanjutan sebuah program.

“Maka dari itu Pemkab Sumedang harus menerbitkan kebijakan melalui Perda Sumedang Nomor 63 tahun 2018 tentang Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu Rumah Besar Simpat sehinggai Penanganan Fakir Miskin dan Orang Tidak Mampu ini harus didukung perluasan jangkauan pelayanan dasar dan mendukung verifikasi serta validasi data terpadu secara dinamis di daerah,” tuturnya.

Baca Juga  Kesulitan Keuangan, UPK Diminta Berikebijakan pada Para Peminjam

Harapan kedepannya, Wakil Bupati mengharapkan adanya kerjasama dan kontribusi dari semua pihak untuk keberhasilan program Penanggulangan Kemiskinan tersebut.

“dan berpesan kepada para Kepala Desa agar membentuk pusat kesejahteraan sosial sebagai miniatur Rumah Besar Simpati di tingkat desa, termasuk kepada para Camat harus mampu menjadi fasilitator agar kebijakan penanggulangan kemiskinan di tingkat desa dapat selaras dengan kebijakan penanggulangan kemiskinan di tingkat Kabupaten serta untuk para Kepala SKPD data kelompok sasaran program penanggulangan kemiskinan harus mengacu pada data yang disampaikan oleh Rumah Besar Simpati,” sambutnya.(Suhaya kuya).

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Asep Sudrajat, selaku Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang

BISNIS

Disnakertrans Sumedang Sebut Pelamar Latihan Kerja Ribuan Kuota Ratusan
Situasi Jalan Cireki Desa Bugel, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang pada Jumat, 29 Mei 2020. Foto: ISTIMEWA

Pilihan Redaksi

Jalan Cireki Kembali Amblas, Pengendara Sumedang-Majalengka Masih Bisa Melintas

Persib Aing

Usai Bungkam PSS Sleman, Pemain Persib Jalani Test Proaktif COVID-19

Pilihan Redaksi

DAFTAR NOMIMATIF PELANTIKAN PEJABAT ADMINISTRATOR ESELON III.A

Pilihan Redaksi

Bupati Sumedang Tinjau Rencana Pembangunan Jalan Lingkar Utara Jatigede
Papan Proyek Pembangunan Alun-alun (Penataan Lanjutan Alun-alun Sumedang) (Jalan Prabu Geusan Ulun Sumedang Kel. Regolwetan Kec. Sumedang Selatan Kab. Sumedang)

SUMEDANG

Penataan Lanjutan Alun-alun Sumedang dari Pinjaman PEN, FITRA: Emang Seberapa Urgent

Pilihan Redaksi

Komplen Belum Ditanggapi Padahal Setiap Hujan, Jaling di Betulan Ranggon Kerap Banjir
PAC IPNU IPPNU Tanjungkerta Memperingati Maulud Nabi Muhammad SAW dengan Sima'an Al-Qur'an

SUMEDANG

PAC IPNU IPPNU Tanjungkerta Memperingati Maulud Nabi Muhammad SAW dengan Sima’an Al-Qur’an