Home / KABAR DARI GEDUNG NEGARA / Pilihan Redaksi

Senin, 28 Januari 2019 - 15:29 WIB

Kali Pertama Sumedang Raih Nilai Sakip B



SUMEDANG.ONLINE, Bandung — Kabaputen Sumedang kini menjadi salah satu kabupaten di Jawa Barat yang mendapat nilai SAKIP B. Apresiasi dan penghargaan atas capaian tersebut diserahkan Menteri PANRB, Syafruddin, pada acara Apresiasi dan Penyerahan Laporan Hasil Evaluasi Sistem Akuntabilitas Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2018 atau SAKIP Award 2018 di Bandung. Senin (28/1/2019).

“Nilai SAKIP Sumedang tahun 2018 yang diserahkan tahun 2019 mencapai 60,98 atau naik 12,40 poin dari tahun sebelumnya sebesar 48,58. Ini adalah hasil kerja sama segenap jajaran Pemerintah Kabupaten Sumedang yang didukung oleh DPRD Kabupaten Sumedang dan warga masyarakat Sumedang. Karena itu, saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak atas capaian yang membanggakan ini, termasuk kepada Pemerintahan sebelumnya,” ucap Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir.

Baca Juga  Sumedang Berencana Beli Motor Listrik untuk Pengangkut Sampah

Menurutnya, capaian nilai SAKIP B ini menyiratkan makna tata kelola birokrasi pemerintahan di Kabupaten Sumedang sudah lebih efisien dengan peningkatan efisiensi sebesar 20 persen.

“Berdasarkan analisis BPKP, setiap instansi yang mendapatkan nilai SAKIP C berpotensi terjadi pemborosan 30 persen. Sedangkan apabila nilainya B, potensi pemborosannya sebesar 10 persen. Artinya kita sudah melakukan efisiensi anggaran sebesar 20 persen,” tandasnya.

Lebih lanjut Dony berpesan kepada jajaran SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk terus meningkatkan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah. “Saya instruksikan kepada Sekda, para Kepala SKPD dan para Camat agar segera hijrah dari zona nyaman ke zona kompetitif dengan memacu akuntabilitas kinerja, mulai dari perencanaan kinerja, pengukuran kinerja, pelaksanaan kinerja, evaluasi kinerja, laporan kinerja, sampai dengan pencapaian kinerja. Target kita tahun depan minimal mendapatkan BB. Tapi kita harus berusaha untuk mendapatkan A. Artinya tata kelola APBD Sumedang lebih akuntabel, serta makin efektif dan efisien,” tegas Dony.

Baca Juga  Ini yang Akan Dilakukan Dony-Erwan Pasca Dilantik

Bupati Dony juga berharap, Kabupaten Sumedang ke depan menjadi role model dalam reformasi birokrasi, termasuk dalam akuntabilitas kinerja. “Saya minta saudara Sekda sebagai pejabat berwenang agar segera mengambil langkah taktis dan mengkoordinasikan akselerasi pelaksanaannya. Sumedang harus menjadi role model nasional reformasi birokrasi,” pungkas Dony.
(Bustanul)

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Sekda Sumedang, Sayangkan Pembangunan Jembatan Rancapurut Belum Terealisasi
SMPN 1 Sumedang melalui Wakil Kepala Bidang Kurikulumnya, Hj. Listiana menyambut baik rencana sekolah tatap muka di tahun ajaran baru.

PENDIDIKAN

Belajar Tatap Muka Segera Dimulai, SMPN 1 Sumedang Siapkan Tiga Aspek Penting

OLAHRAGA

Tandang ke Bekasi, Perses Sumedang Bawa 18 Pemain

Pilihan Redaksi

Jelang Pilgub Jabar, Daniel Mulai Pasang Kuda-Kuda

Pilihan Redaksi

Operasi Gabungan Terpadu, Tingkatkan Kesadaran Wajib Pajak Ranmor
Peserta Pelatihan Mobile Training Unit Balai Latihan Kerja (BLK) pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang. Selasa, 22 Juni 2021.

Pilihan Redaksi

Dimasa Pandemi BLK Sumedang Lakukan Pelatihan dengan Mobile Training

PENDIDIKAN

Abaikan Panggilan Dewan, Bupati Terancam Hak Interpelasi

Pilihan Redaksi

Jenazah perempuan kembali ditemukan di Jatigede