Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Selasa, 29 Januari 2019 - 19:05 WIB

Samsat J’bret dari Jabar Wujud Open Government



BANDUNG – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin mengatakan, Samsat J’bret (Jawa Barat Ngabret) merupakan bentuk open government, dan menggambarkan negara hadir seluas luasnya bagi masyarakat. Berbagai kemudahan pun diberikan pemerintah untuk masyarakat dalam mendapatkan berbagai kemudahan pelayanan.

 

“Dimana pun negara berkembang atau negara maju telah menerapkan open government, sama halnya dengan Polda Jabar melalui inovasi Samsat J’bret yang berusaha hadir ditengah tengah masyarakat,” ujarnya saat bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto meresmikan peluncuran inovasi Samsat Jawa Barat Ngebret (J’bret), di Gedung Sate Bandung, Senin (28/01).

 

Menurutnya, aparatur negara harus memfasilitasi keinginan dari masyarakat yakni mendekatkan dan memberikan kemudahan pelayanan. Untuk mencegah KKN, bisa dilakukan dengan meminimalisir tatap muka antara pemberi layanan dengan masyarakat, sehingga ruang untuk praktek korupsi pun akan semakin kecil.

Baca Juga  Tren Tempat Wisata Dadakan di Sumedang, Ute Minta Disbupar Segera Inventarisir

 

Dikatakan, inovasi ini sejalan dengan paradigma pelayanan publik saat ini yaitu new public service yang mengutamakan keterlibatan masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Masyarakat tidak lagi semata-mata dianggap sebagai penerima pelayanan, namun sebagai pihak sentral yang dapat menentukan arah kebijakan pelayanan.

 

Menteri Syafruddin pun menyampaikan bahwa upaya pengembangan inovasi secara terstruktur perlu terus menerus didorong dalam rangka terciptanya berbagai inovasi dalam proses pemberian pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui mekanisme reward and punishment untuk memotivasi petugas pelayanan yang inovatif.

 

Dalam kesempatan yang sama Gubernur Jabar Ridwan Kamil menjelaskan Samsat J’bret merupakan sebuah inovasi dimana wajib pajak bisa dengan mudah melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan. Proses pembayaran PKB itu bisa dilakukan di Polsek bahkan minimarket atau gerai modern seperti Indomaret dan Alfamart, serta melalui jaringan atau teller Bank BJB dan jaringan elektronik seperti ATM, kemudian untuk toko online bisa dilakukan di Tokopedia dan Bukalapak.

Baca Juga  Evaluasi Sakip di Pamulihan, Bupati Sumedang: Target yang Perjanjikan Harus Tercapai

 

Sedangkan Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan bahwa peluncuran program Samsat J’bret merupakan bentuk komitmen dari Pemprov dan Polda Jabar untuk terus melahirkan inovasi dalam pelayanan publik. Selain itu pun layanan Inovasi Samsat J’bret memberi kemudahan pelayanan kepada masyarakat dengan mekanisme yang cepat, sederhana, murah, dan bebas dari praktek pungli/percaloan, diantaranya Layanan Samsat Teller Bank BJB, SKPD/SKPP Elektronik, Pengesahan STNK Elektronik, Perluasan Layanan Pengesahan STNK oleh Petugas Samsat yang diperbantukan pada Polsek Jajaran Polda Jabar dan Payment Point Online Bank & Fintech. (byu/HUMAS MENPANRB)

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Keren Nih, Pagar Nusa Sumedang Prakarsai Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumedang, Titus Diah

SUMEDANG

PSBB di Sumedang, Dewan: Apakah Persedian Pangan Sudah Siap?

DAERAH

Kecewa, Warga OTD Jatigede Bakar Rumah

Pilihan Redaksi

Presiden: Tunjukkan Integritas dan Loyalitas pada Masyarakat
Wakil Bupati Sumedang, H. Erwan Setiawan, melakukan monitoring pelaksanaan PPKM Darurat ke Posko Desa di Wilayah Kecamatan Jatinangor. Salahsatunya memantau kegiatan vaksinasi di Puskesmas Jatinangor yang tengah melaksanakan vaksinasi. Kamis, 15 Juli 2021.

SUMEDANG

Wabup Sumedang Pantau Pelaksanaan Vaksinasi di Puskesmas Jatinangor

Nasional

Menpora Ingin Pemuda Kreatif Mendapat Tempat Berkesenian

PENDIDIKAN

Kwaran Pramuka Sumedang Selatan Gelar Latgab

Pilihan Redaksi

Erwan: 20 Ribuan Warga Sumedang masih Miskin