Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Kamis, 21 Februari 2019 - 18:02 WIB

Sumedang Bidik Entas Kemiskinan Hingga 1000 Setahun Pertama



SUMEDANG.ONLINE, IPP — Kabupaten Sumedang menargetkan dapat mengentaskan kemiskinan. Untuk tahun pertama menurut Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir ditargetkan sebanyak 1 ribu hingga 5 ribu orang.

”Saya meminta agar seluruh pihak terkait dapat serius untuk menyukseskan program pengentasan kemiskinan tersebut di Kabupaten Sumedang. Semua jajaran atau petugas pertanian dan ketahanan pangan, baik penyuluh, kepala UPT dan staf harus menyurahkan dan keberpihakan kepada program unggulan ini,” kata Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir dalam Rapat Koordinasi Pemberdayaan Buruh Tani di Aula Tampomas Setda, Kamis (21/2).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Sumedang itu, membahas program pengentasan angka kemiskinan. Dimana salah satu yang masuk kedalam keluarga miskin merupakan dari golongan buruh tani.

Bupati berharap jika telah dilakukan pemetaan di kelompok buruh tani, Dinas Pertanian beserta jajaran harus segera lounching pemberdayaan buruh tani di setiap kecamatan.

”Program dari berbagai sumber dan anggaran di lingkup Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumedang, mulai tahun ini sampai tahun 2023 harus diprioritaskan kepada buruh tani sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” imbuhnya.

Baca Juga  Dewi Gita Berharap PON Jabar Lahirkan Legenda Baru

Bupati juga memberikan apresiasi pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan dalam usahanya untuk meningkatkan produksi pertanian dan meningkatkan kesejahteraan para petani di Kabupaten Sumedang.

”Kami meyakini, jajaran Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan telah memiliki inovasi dan kreatifitas dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya untuk memajukan pertanian di Sumedang” tuturnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ir Yosef Suhayat menyebutkan beberapa langkah yang akan dilakukan untuk menyukseskan program tersebut.

“Rencananya tahun 2019 ini lembaga Pos Penyuluhan Desa (Posluhdes) sebanyak 21 desa yang tersebar di 15 kecamatan akan segera difasilitasi. Sebelumnya yang sudah terfasilitasi dari tahun 2017-2018 ada 30 desa dan tersebar di 19 kecamatan,” paparnya.

Yosef mengatakan adapun fasilitas yang diberikan oleh pemerintah berupa perangkat komputer, speakerphone, modem dan kamera.

”Itu nanti mereka bisa mengikuti telekonpren dengan Posluhdes seluruh Kabupaten/kota se Jawa Barat. Serta nanti akan melaksanakan pertemuan rutin di setiap Posluhdes dengan mencari informasi bidang pertanian di Website” terangnya.

Baca Juga  Terminal Ciakar Sumedang, AKDP Sudah Beroperasi AKAP Masih Menunggu Intruksi

Yosef menjabarkan, luas wilayah total di Kabupaten Sumedang ada sekitar 155.872 Ha. Yang terbagi untuk lahan sawah sekitar 31.694 Ha, lahan non pertanian 51.740 Ha dan untuk lahan kering 72.438 Ha.

”Jadi saya ingin menekankan lahan di Sumedang ini sangat luas dan masih marginal atau belum termanfaatkan,” ungkapnya.

 

Yosef menerangkan beberapa agenda yang akan dilakukan untuk pemberdayaan buruh tani di Kabupaten Sumedang.

”Diantaranya koordinasi dan identifikasi potensi lahan yang ada di wilayah binaan, identifikasi keahlian serta arah dan minat usaha, musyawarah penumbuhan kelompok buruh tani dan pengukuhan oleh kepala desa dengan anggota kurang lebih 50 orang, penyusunan rencana usaha kegiatan kelompok buruh tani, perencanaan dan penganggaran pendamping, terakhir launching pemberdayaan buruh tani tingkat kabupaten,” pungkasnya. (suhaya kuya)

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat (Jabar) yang juga Gubernur Jabar Ridwan Kamil menggelar jumpa pers di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (27/8/20).

Nasional

Jumat, Ridwan Kamil Jalani Penyuntikan Pertama Relawan Vaksin COVID-19
KWT Gemilang Desa Cibeureum Kulon Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang mendapat bantun alat produksi setelah mereka menciptakan alat pengering abon dari mesin cuci.

SUMEDANG

Unik, KWT Gemilang Buat Pengering Abon dari Mesin Cuci

Pilihan Redaksi

Empat orang bukan muhrim terjaring razia Pekat

JATINANGOR

Lagi, Abra terguling bikin macet

Pilihan Redaksi

Lantunan Suara Hafidzoh Juara Dunia Bikin Haru Para Ulama di Balai Kota DKI Jakarta

Nasional

Pesan Terakhir Hari Mukti: Lanjutkan Dakwah
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan perpanjangan PPKM Level 2 hingga 4.

Nasional

Resmi, PPKM Level 2-4 Diperpanjang Hingga 16 Agustus 2021

Pilihan Redaksi

Honda Fred terbakar, Cadas Pangeran macet