Bawaslu Sumedang Minta KPU Cek Ulang, Pastikan WNA Tak Masuk DPT

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bidang Hukum dan Penindakan, Ade Sunarya

SUMEDANG.ONLINE, BAWASLU — Polemik masuknya identitas KTP elektronik Warga Negara Asing (WNA) ke Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Cianjur dan Pangandaran. Menurut Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumedang Bidang Hukum dan Penindakan, Ade Sunarya, hal itu perlu diantisipasi agar tak terulang di Kabupaten Sumedang. Karena itu, pihaknya akan terus melakukan pengawasan pada petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di tempat pemungutan suara (TPS).

Baca Juga  Wow, 8.480 Kader satuan Komunitas Pramuka Paguyuban Pasundan Dilantik

Dengan adanya pengawasan tersebut, dia berharap dapat menyisir ulang DPT masing-masing agar tak adanya WNA yang masuk ke DPT. “Untuk antisipasi di Kabupaten Sumedang, KPU Kabupaten Sumedang perlu berkoordinasi dengan KPPS untuk mencek ulang DPT di TPS.Terkait data pemilih ini, sistem mesti ketat, data dicek bertahap dan berulang,” ungkap Ade Sunarya.

Baca Juga  Kembangkan Pupuk Organik, Poktan Butuh Suntikan Dana

Kepada Sumedang Online Ade Sunarya mengatakan, berdasarkan Data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sumedang, ada 20 keping KTP elektronik untuk WNA yang dicetak.

Meski demikian dia menjelaskan, bahwa WNA tidak memiliki hak pilih meski memiliki KTP elektronik. Kepemilikan KTP elektronik tersebut hanya sebagai sementara selama WNA tinggal di Indonesia.

Disebutkannya, dasar hukumnya ada pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan sebagaimana diubah menjadi Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013. ”Dalam Pasal 63 Ayat (1) dijelaskan bahwa penduduk orang asing yang memiliki izin tinggal tetap yang telah berumur 17 tahun atau telah kawin atau pernah kawin wajib memiliki KTP elektronik,” jelasnya. ( Suhaya Kuya)

Baca Juga  Pandemik Corona, Warga Minta Anggota Legislatif Bagikan Masker

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE OK TIDAK