Menu

Mode Gelap

Pilihan Redaksi · 6 Jun 2019 17:52 WIB ·

Urai Kemacetan, Polres Sumedang Berlakukan CB Oneway

REPORTER: ADMIN | EDITOR: ADMIN

IMG-20190606-WA0008:

SUMEDANG.ONLINE — Untuk mengurai kemacetan di Jalur Utama Sumedang kepolisian resort Sumedang memberlakukan buka tutup kendaraan (one way) sekira pukul 14.00 siang tadi. Hal itu lantaran di lebaran kedua ini, volume kendaraan dari arah Tomo di Cijelang terpantau padat.

Selain di kawasan Tomo, meningkatnya volume kendaraan juga terjadi di kawasan barat, Jatinangor. Imbasnya kepolisian memberlakukan oneway di kawasan Pamulihan dan Cimalaka untuk mengurai kemacetan.

Informasi awal yang diterima Sumedang Online, naiknya volume kendaraan yang melintas kawasan Sumedang lantaran masih adanya masyarakat yang melakukan silaturahmi. Selain itu, banyak wisatawan lokal yang menikmati libur lebaran dengan mengunjungi sejumlah tempat wisata di Sumedang. Salahsatunya di kawasan Bemdungan Jatigede.

Baca Juga  Tiga Rumah di Nagrong Ludes Terbakar

Berdasarkan informasi diperoleh kepadatan terjadi di sekitar Kecamatan Paseh arah Majalengka-Sumedang sekira pukul 14.30.

Jalur ini pun akhirnya diberlakukan buka tutup, dimulai dari Cimalaka. Untuk kendaraan roda dua dialihkan ke jalur alternatif Cisarua.

Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo pantau langsung situasi arus lalu lintas di Simpang Pamulihan, Kamis (6/6/2019).

Pada sejumlab wartawan dia membenarkan adanya peningkatan volume kendaraan pada lebaran hari kedua ini, baik dari Arah Bandung-Sumedang maupun arah sebaliknya.

“Kepadatan arus lalulintas dari kedua arah terjadi sejak siang tadi. Kepadatan arus lalu lintas di jalur utama Sumedang pada hari ini didominasi pemudik lokal dari arah Bandung menuju Sumedang kota dan Majalengka serta warga yang akan menuju sejumlah obyek wisata. Sehingga, kami melakukan penguraian arus dari arah Bandung maupun Cirebon dengan melakukan Cara Bertindak (CB) one way di wilayah Simpang Pamulihan dan Cimalaka,” ujar Hartoyo.

Baca Juga  Ini Enam Pesan Gubernur Jabar pada Bupati Sumedang

Selain menerapkan CB one way, untuk mengurai kemacetan di jalur tengah Sumedang, pihaknya melakukan rekayasa lalulintas dengan pengalihan arus seperti, kendaraan dari arah Cirebon menuju Bandung dialihkan ke jalur alternatif Rancakalong-Tanjungsari atau melalui jalur alternatif Simpang Pamulihan-Parakanmuncang. 

“Kami pun telah memasang pembatas jalan atau toli toli disetiap titik rawan kepadatan,” katanya.(*)

Reporter : Iwan & Fitri

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

Bupati Minta ASN di Sumedang Harus Berakhlaq Mulia

6 Desember 2021 - 18:26 WIB

Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir saat melantik 624 CPNS Kabupaten Sumedang yang diambil sumpahnya untuk diangkat menjadi PNS di Lapangan Upacara IPP. Senin, 6 Desember 2021.

Bupati dan Ketum Pusat Hadiri Pelantikan Koordinator Hamida Kabupaten Sumedang

29 November 2021 - 22:05 WIB

Acara pelantikan koordinator Himpunan Alumni Miftahul Huda ( HAMIDA ) Kabupaten Sumedang masa khidmat 2021 - 2026 dilaksanakan di Gedung Negara. Sabtu 27 November 2021.

Puncak Hari Jadi, Korpri Sumedang Gelar Donor Darah

29 November 2021 - 21:52 WIB

Ketua Panitia Hari Ulang Tahun ke-50 Korp Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Tingkat Kabupaten Sumedang, Dadang Sulaeman

Jadwal Pertandingan Perses Sumedang di Liga 3 Seri 1 Group A

29 November 2021 - 19:17 WIB

Jadwal Pertandingan Perses Sumedang

Letkol Inf Mohammad Syaifuddin Fanany Kini Jadi Komandan Batalyon Infantri Yonif Raider 301/PKS

26 November 2021 - 13:14 WIB

Jabatan Komandan Batalyon Infantri Raider 301/Prabu Kian Santang resmi diserahterimakan dari Letkol Inf Wahyu Alfian Arisandi ke Letkol Inf Mohammad Syaifuddin Fanany. Upacara serah terima jabatan dipimpin KASBRIG 15 Kujang/II Kodam III/Siliwangi Letkol Inf Imam Wicaksana di Lapangan Yonif Raider 301 Prabu Kian Santang Sumedang Jawa Barat. Selasa, 24 November 2021.

Imbas Pandemi Covid-19 Angka Kemiskinan Ekstrim di Kabupaten Sumedang Naik Jadi 10,26 Persen

26 November 2021 - 13:04 WIB

Mety Supriyati selaku Kepala Bidang Pemerintahan dan Sosial pada Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Sumedang menyebutkan akibat pandemi Covid-19, angka kemiskinan di Kabupaten Sumedang meningkat dari 9,05 persen menjadi 10,26 persen.
Trending di SUMEDANG