Bupati: Tenaga Kerja Sumedang Kudu Bisa Bahasa Asing

SUMEDANG.ONLINE, KOTA – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir berharap para tenaga kerja dari Sumedang harus memiliki kemampuan bahasa asing. Hal itu dikatakan Bupati saat Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Jejaring Pemagangan dalam upaya Penyiapan Calon Tenaga Kerja Dalam dan Luar Negeri dengan Program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja Tahun Anggaran 2019 di Aula Hotel Kencana, Jumat 27 Septembet 2019.

Selain itu Dony juga berharap para tenaga kerja asal Sumedang dapat memiliki kemampuan kinerja disiplin yang tinggi. Menurutnya kemampuan tersebut akan mewujudkan tenaga kerja andal di bidangnya.

Baca Juga  Ini Penampakan Bulan Bercincin di Sumedang

“Tenaga kerja kita harus punya daya saing. Kemudian harus siap ditempatkan di dalam dan di luar negeri. Jadi kalau punya keahlian dan kemmapuan bahasa bisa ditempatkan dimana saja bahkan bisa menciptakan lapangan kerja sendiri,” ujar Dony pada acara yang dihadiri Kepala Balai Latihan Kerja Pekerja Migran Indonesia Provinsi Jawa Barat, Teguh Khasbudi serta para peserta rakor dari forum bursa kerja Sumedang dari sejumlah SMK se Kabupaten Sumedang dan Karyawan perusahaan.

Dikatakan Dony, saat ini Sumedang masih terdapat angka pengangguran sekitar 7.15 persen. Angka ini harus segera diturunkan dengan betbagai cara termasuk menyiapkan Sumber Daya Manusia terutama tenaga kerja yang andal. Karena itu sebut dia, kerjasama semua pihak, kata dia, adalah modal untuk memberantas pengangguran.

Baca Juga  Menteri Pertanian Tinjau Lokasi Ditemukannya Penyakit Mulut dan Kuku di Jatinangor Sumedang

“Pemerintah punya tugas menyejahterakan masyatakat agar IPM (Indeks Pembangunan Manusia) meningkat. IPM bisa ditingkat pasa tiga bidang, yakni bidang pendidikan kesehatan dan daya beli. Dengan adanya seminar atau diskusi ketenagakerjaan tentunya akan mampu menghasipkan output tenaga kerja handal. Ini akan mendorong IPM di Sumedang meningkat,” katanya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang Asep Sudrajat menyebutkan adanya kegiatan upaya penyiapan calon tenaga kerja baik tenaga kerja lokal maupun Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Baca Juga  Mengandung Nilai Sakral, Kirab Panji Sumedang Larang Harus Ada

“Berbagai upaya untuk lebih mengoptimalkan PMI dalam upaya menekan angka pengangguran di Sumedang kita bekerjasama dengan pihak manapun. Menjalin kerjasama kemitraan berbagai pihak juga sebagai tindak lanjut dari MOU antara Pemkab Sumedang dengan Pemerintah Jepang akan bekerjasama terkait ketenagkarjaan,” tuturnya.

Asep mengatakan, menekan angka pengangguran butuh kerja keras baik oleh pemerintah maupun masyarakat.

Pada kesempatan kegiatan tersebut hadir sekitar 70 orang dari berbagai perwakilan, seperti karyawan perusahaan dan dari pihak sekolah SMK di Sumedang. (IWAN RAHMAT/NSA)

Tinggalkan Balasan