Alun- Alun Sumedang Kembali Ditutup, Warga Ngaku Kecewa

Alun-Alun Sumedang kembali ditutup, pengunjung hanya bisa swafoto di luar area, Senin, 16 Maret 2020.

SUMEDANG.ONLINE, ALUN-ALUN (16/3/2020) – Rurry Siska warga Desa Ganeas, Kecamatan Ganeas, mengaku kecewa saat akan melakukan swa foto di Alun-Alun Sumedang, pasalnya mereka tidak bisa menikmati hal itu lantaran Alun-Alun Sumedang ditutup.

Satuan Polisi Pamong Praja langsung memberikan peringatan dan bahkan mendatangi langsung para pengunjung yang datang ke Alun-Alun Sumedang, hingga setiap pengunjung hanya dapat menikmati dari luar.

Ngahaja, baru pertama kali kadieu. E … mau foto-foto ingin selfy, hoyong diuploadkeun ka facebook. Hoyong jiga orang-orang, ternyata ditutup. Bagaimana perasannya, sedih,” ungkap Rurry pada SUMEDANGONLINE.

Baca Juga  Dandim 0610/Sumedang Buka Program Bakti Siliwangi Satata Sariksa

Dia berharap Alun-Alun Sumedang sebagai ruang publik umum tidak sampai ditutup. “Kan baru dibuka ma enya ditutup deui, kitu,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Dia menyebutkan sudah banyak perubahan ketika melihat hasil dari revitalisasi Alun-Alun Sumedang. Namun saat disebutkan nilai untuk revitalisasi Alun-Alun Sumedang menghabiskan anggaran Rp16 Miliar, warga Desa Ganeas ini malah terkejut.

“Tidak wajar, kirain mau rumput-rumput syntetic seperti di Bandung. Fasilitasnya juga kurang, spot fotonya juga kurang, sabenerna mah. Cuman itu doang. Pohon-pohonnya juga banyak ditebang jadi panas, masa siang-siang harus bawa payung,” jelas dia.

Baca Juga  BNPB catat selama 2017 ini ada 438 kejadian longor, masyarakat diminta waspada

Berbeda dengan Rurry, Dedeh memahami adanya penutupan Alun-Alun Sumedang tersebut. Karena hal itu menurut kabar yang dia terima untuk proses pencegahan penyebaran virus corona yang saat ini lagi mewabah.

Saurna teh samentawis waktos Alun-Alun mau ditutup, margi panginten intruksi ti Bapak Bupati kanggo mengantisipasi virus corona,” jelas Dedeh yang saat itu dia lagi menunggu antrean di dr Ade, namun karena anaknya nangis maka dibawa ke Alun-Alun Sumedang.

Baca Juga  Kurangi Angka Pengangguran, Ini yang Dilakukan Disnakertrans Sumedang

Dedeh memandang memang banyak perubahan di Alun-alun Sumedang, meski sebut dia belum bisa dikatakan wah. Apalagi jika mendengar nilai untuk revitaslisasi Alun-Alun Sumedang itu menghabiskan anggaran sebesar Rp 16 Miliar. “Keadaannya masih kurang memuaskan,” pungkas dia. *IWAN RAHMAT*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE OK TIDAK