Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Senin, 16 Maret 2020 - 17:42 WIB

Alun- Alun Sumedang Kembali Ditutup, Warga Ngaku Kecewa

Alun-Alun Sumedang kembali ditutup, pengunjung hanya bisa swafoto di luar area, Senin, 16 Maret 2020.

WHATSAPP IMAGE 2020-03-16 AT 17.22.29: Alun-Alun Sumedang kembali ditutup, pengunjung hanya bisa swafoto di luar area, Senin, 16 Maret 2020.


SUMEDANG.ONLINE, ALUN-ALUN (16/3/2020) – Rurry Siska warga Desa Ganeas, Kecamatan Ganeas, mengaku kecewa saat akan melakukan swa foto di Alun-Alun Sumedang, pasalnya mereka tidak bisa menikmati hal itu lantaran Alun-Alun Sumedang ditutup.

Satuan Polisi Pamong Praja langsung memberikan peringatan dan bahkan mendatangi langsung para pengunjung yang datang ke Alun-Alun Sumedang, hingga setiap pengunjung hanya dapat menikmati dari luar.

Ngahaja, baru pertama kali kadieu. E … mau foto-foto ingin selfy, hoyong diuploadkeun ka facebook. Hoyong jiga orang-orang, ternyata ditutup. Bagaimana perasannya, sedih,” ungkap Rurry pada SUMEDANGONLINE.

Dia berharap Alun-Alun Sumedang sebagai ruang publik umum tidak sampai ditutup. “Kan baru dibuka ma enya ditutup deui, kitu,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Baca Juga  Gempa Bumi Lombok, Bupati Sumedang Terpilih Sampaikan Belasungkawa

Dia menyebutkan sudah banyak perubahan ketika melihat hasil dari revitalisasi Alun-Alun Sumedang. Namun saat disebutkan nilai untuk revitalisasi Alun-Alun Sumedang menghabiskan anggaran Rp16 Miliar, warga Desa Ganeas ini malah terkejut.

“Tidak wajar, kirain mau rumput-rumput syntetic seperti di Bandung. Fasilitasnya juga kurang, spot fotonya juga kurang, sabenerna mah. Cuman itu doang. Pohon-pohonnya juga banyak ditebang jadi panas, masa siang-siang harus bawa payung,” jelas dia.

Berbeda dengan Rurry, Dedeh memahami adanya penutupan Alun-Alun Sumedang tersebut. Karena hal itu menurut kabar yang dia terima untuk proses pencegahan penyebaran virus corona yang saat ini lagi mewabah.

Baca Juga  Tahura Gunung Kunci Masih Jadi Idola Para Wisatawan saat Berlibur

Saurna teh samentawis waktos Alun-Alun mau ditutup, margi panginten intruksi ti Bapak Bupati kanggo mengantisipasi virus corona,” jelas Dedeh yang saat itu dia lagi menunggu antrean di dr Ade, namun karena anaknya nangis maka dibawa ke Alun-Alun Sumedang.

Dedeh memandang memang banyak perubahan di Alun-alun Sumedang, meski sebut dia belum bisa dikatakan wah. Apalagi jika mendengar nilai untuk revitaslisasi Alun-Alun Sumedang itu menghabiskan anggaran sebesar Rp 16 Miliar. “Keadaannya masih kurang memuaskan,” pungkas dia. *IWAN RAHMAT*

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Nasional

Tidak Ada Open House di Kementerian PANRB, Daerah Anda?

OLAHRAGA

Meriah, Kick-off Sepeda Nusantara 2018

BISNIS

Berkunjung ke kebun binatang Bandung, kini ada pemandu wisatanya

JATINANGOR

Sssst Razia HP Pelajar di Cimanggung, Polres Sumedang Temukan Video Porno

OLAHRAGA

Indonesia Pertahankan Dominasi Nomor Speed Kejuaraan Dunia

Pilihan Redaksi

Terlibat Penganiayaan, Daus Ditangkap Polres Sumedang

Pilihan Redaksi

Masuk Nisab, Baznas Sumedang Usulkan Gaji ASN ‘Dipaksa’ Dipotong Langsung
Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir saat melakukan jumpa pers secara online dengan wartawan melalui aplikasi zoom. Rabu, 6 Mei 2020.

Pilihan Redaksi

Sumedang Akan Umumkan Data Penerima Bansos