Banyak Jalan Berlubang, Ini Tanggapan Dinas PUPR Sumedang

AMBLAS: Jalan Lingkar Timur Jatigede yang baru beberapa bulan dibuka, sudah amblas. Imbasnya jalan yang menghubungkan Kecamatan Jatinunggal dengan Tomo Via Jatigede itu tak bisa dilintasi kendaraan roda empat di betulan Dusun 2 Cilimus, Desa Mekarasih, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang. FOTO: ISTIMEWA

SUMEDANG.ONLINE, PUPR (6/3/2020) – Berkait mulai banyaknya jalan yang berlubang di wilayah Jalan yang merupakan kewenangan Provinsi maupun Nasional. Menurut Plt. Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Sumedang, R. Sonny Nugahara, pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Termasuk sebutnya berkaitan dengan adanya jalan amblas di wilayah Cireki, Kecamatan Tomo. Dikatakan Sonny, pihaknya sudah melayangkan surat permohonan perbaikan jalan melalui Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional Provinsi Jawa Barat (P2JN Provinsi Jabar).

Baca Juga  Bus MS Ini Dilarang Bawa Penumpang, Alasannya ...

“Surat permohonan yang telah kami sampaikan kepada P2JN Kementerian PUPR. Kita selalu melakukan koordinasi melalui sambungan telepon maupun juga dengan tertulis dengan melampirkan dokumentasi hasil lapangan,” ujar Sonny pada Reporter SUMEDANG ONLINE, Jumat, 6 Maret 2020.

Baca Juga  893 Titik KJA di Jatigede Ditertibkan, Satpol PP Pastikan Tak Ada Pertentangan Antara Perda dan PP

Sementara untuk mengatasi hal-hal yang tidak diinginkan, untuk sementara pihaknya telah memasang rambu-rambu lalu lintas di lokasi jalan yang amblas tersebut.

Ditanya kapan dilakukan perbaikan, Sonny tak menjelaskan kapan hanya saja sebut dia pihak P2JN telah memiliki time schedule. Untuk permasalahan jalan di Kabupaten Sumedang sendiri dikatakan Sonny ditangani oleh tiga balai, yakni Balai 6 untuk wilayah Rancaekek, Balai Metro, dan Balai 4 P2JN.

Baca Juga  Baceleg PKS Sumedang Bidik Suara Generasi Milenial

Termasuk sebut Sonny, pihaknya pun telah menyampaikan berkait adanya jalan yang amblas di Jalan Lingkar Timur Jatigede ke pigak BBWS dan P2Jn. ”Minimalnya ada penanganan secepatnya supaya aksesibilitas bisa segera lancar,” pungkasnya. *IWAN RAHMAT*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE OK TIDAK