Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Jumat, 27 Maret 2020 - 11:52 WIB

[PANDEMIK CORONA] Warga Sumedang Diimbau untuk Tak Mudik Dulu

Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir saat melakukan penyemprotan disinfektan di Fasum Fasos yang ada di Kabupaten Sumedang, 21 Maret 2020. FOTO HUMAS PEMKAB SUMEDANG

BUPATI SUMEDANG, H DONY AHMAD MUNIR SAAT MELAKUKAN PENYEMPROTAN DISINFEKTAN DI FASUM FASOS YANG ADA DI KABUPATEN SUMEDANG, 21 MARET 2020. FOTO HUMAS PEMKAB SUMEDANG BUPATI SUMEDANG, H DONY AHMAD MUNIR SAAT MELAKUKAN PENYEMPROTAN DISINFEKTAN DI FASUM FASOS YANG ADA DI KABUPATEN SUMEDANG, 21 MARET 2020. FOTO HUMAS PEMKAB SUMEDANG: Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir saat melakukan penyemprotan disinfektan di Fasum Fasos yang ada di Kabupaten Sumedang, 21 Maret 2020. FOTO HUMAS PEMKAB SUMEDANG


SUMEDANG.ONLINE, GEDUNG NEGARA – Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir, mengimbau agar warga Sumedang tak berpergian dahulu selama status Pandemik Corona. Termasuk warga Sumedang yang berada di luar Sumedang, untuk tak melakukan mudik terlebih dahulu. Imbauan ini sebagai salahsatu upaya antisipasi pencegahan, penyebaran virus corona di Sumedang

“Dimohon jangan mudik dulu ke Sumedang karena sumber pandemik di Indonesia itu mayoritas ada di Jakarta,” kata Dony Ahmad Munir.

Sementara apabila ada warga yang keukeuh mudik sebelum dilaksanakan rapid tes, maka akan berpotensi sebagai Orang dalam Pemantauan (ODP).

Baca Juga  PKL Tampomas Keukeuh Tak Mau Pindah, Erwan Tetap Ditertibkan

Sebagai informasi terjadi lonjakan angka ODP di Sumedang karena warga yang berada di luar Sumedang memaksakan untuk pulang ke Sumedang. ODP Berisiko, yaitu orang yang datang dari wilayah yang terkonfirmasi Covid-19 tapi tidak ada gejala sebanyak 1.702 orang. Sementara ODP Bergejala yaitu orang yang datang dari wilayah terkonfirmasi Covid-19 dan ada gejala sebanyak 157 orang

Baca Juga  Kapolres Sumedang Imbau Pegepul Ikan Jatigede Tak Gunakan Zat Kimia

“Lonjakan ODP Berisiko terjadi karena teridentifikasi adanya warga di beberapa kecamatan yang paling banyak Kec. Cisarua, Kec. Cibugel, Kec. Jatinunggal, Kec. Ujungjaya, Kec. Tomo, Kec. Paseh yang bermata pencaharian di Jakarta, luar kota pulang kampung. Saat ini warga dimaksud agar melakukan pemantauan secara mandiri dan membatasi interaksi sosia luntuk jangka waktu

14 hari ke depan. Apabila ada keluhan seperti demam, batuk, sakit tenggorokan agar berkunjung ke fasilitas kesehatan terdekat,” tandasnya. *IWAN RAHMAT*

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Ketua Demisioner DPD Partai Golkar Sumedang, H. Sidik Jafar menyerahkan pataka Panji Golkar Kabupaten Sumedang ke pimpinan Sidang Musyawarah Daerah (Musda) X Partai Golkar Sumedang, Arief Rangga Gumilang di sekretariat DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat. Kamis 20 Agustus 2020.

Pilihan Redaksi

Sidik Jafar Kembali Terpilih Pimpin DPD Golkar Sumedang

Pilihan Redaksi

Tak Semua Masuk Lokasi Wisata di Jatigede Mahal, Buktinya Ada yang Gratis

Pilihan Redaksi

Catat Mulai 2 Januari 2018 Perizinan di Sumedang Secara Online

Advertorial

Pastikan Validitas Peserta PBI, Kemensos Terbitkan Keputusan Baru

Pilihan Redaksi

Jalan Ujungjaya-Palasari rusak berat bak walungan saat, ini kata camat

JATINANGOR

Gubernur IPDN Silaturahmi dengan Forkowas

Pilihan Redaksi

Eye Ditemukan Wafat di Area Bendungan Jatigede

DAERAH

DKS apresiasi ritual Muharaman di Cipaku