Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Kamis, 19 Maret 2020 - 21:53 WIB

Pengusaha Bus di Sumedang Ngeluh, Jumlah Penumpang Menurun Drastis

Terminal Ciakar Sumedang terlihat sepi, Kamis, 19 Maret 2020.

WHATSAPP IMAGE 2020-03-19 AT 20.27.39: Terminal Ciakar Sumedang terlihat sepi, Kamis, 19 Maret 2020.


SUMEDANG.ONLINE, TERMINAL CIAKAR (19/3/2020) – Imbas dari adanya wabah virus corona berimbas pada jasa transportasi di Sumedang. Apalagi setelah adanya Surat Edaran dari Gubernur Jawa Barat dan Bupati Sumedang yang menyarankan agar warganya tinggal di rumah.

Pengurus P.O Medal Sekar Wangi Dede Supyana, membenarkan sepinya penumpang sejak adanya wabah tersebut. Meski demikian pihaknya sadar, jika kondisi ini memang untuk kesalamatan masyarakat secara keseluruhan.

Baca Juga  Viral, Makan Odading Mang Oleh Serasa Jadi Iron Man

“Sejauh ini, kami sadar dengan apa yang terjadi. Tapi mau apalagi inikan langsung dari pusat. Walaupun kami akui penumpang sangat sepi sekali. Biasanya pemberangkatan kendaraan itu bisa di atas rata-rata 15 penumpang. Sementara sekarang untuk pemberangkatan bus itu paling 2-3 penumpang saja sudah untung, itu pun udah berangkatnya sangat susah dibandingkan dengan sebelumnya,” ujar Dede.

Baca Juga  Lolos ke Semifinal Piala AFF U-19 Sebagai Runner Up, Menpora Ingin Pemain Tetap Semangat dan Optimis

Kondisi ini memang dirasakan Dede dan sejumlah PO bus lainnya, mereka mengaku merasa berat dengan kondisi tersebut. *IWAN RAHMAT*

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Dorong Desa Wisata, Ini yang Dilakukan Pemuda Karangpakuan

Pilihan Redaksi

Alumni IPB dan Madara Sebar Ikan di Jatigede, Hadi: Target 5 Juta Ekor

PENDIDIKAN

Kerjasama dengan Puskesmas, SDN Sukamanah Sosialisasi Pentingnya Gizi

Persib Aing

Dikontak PSSI, Djanur lulus Lisensi kepelatihan A AFC

KABAR DARI GEDUNG NEGARA

Camat Buahdua Usulkan Penyeragaman Assistensi

JATINANGOR

Macet, truk minyak nyungsep

SUMEDANG

BREAKING NEWS: Jalan Bugel Tomo Amblas, jalur alternatif padat

DAERAH

Jawa Barat Kampanye Bebas Traficking