Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Kamis, 26 Maret 2020 - 22:25 WIB

Polisi Amankan 20 Remaja yang Tawuran di Sumedang, Gara-gara Medsos

Kapolres Sumedang, AKBP Dwi Indra Laksmana S.I.K.M.Si, saat memberikan keterangan pers terkait dengan diamankannya 20 remaja yang diduga akan melakukan aksi tawuran di Sumedang, Kamis, 26 Maret 2020.

71081F8A-F682-44B3-8C2F-61501C6AB6C1: Kapolres Sumedang, AKBP Dwi Indra Laksmana S.I.K.M.Si, saat memberikan keterangan pers terkait dengan diamankannya 20 remaja yang diduga akan melakukan aksi tawuran di Sumedang, Kamis, 26 Maret 2020.


SUMEDANG.ONLINE, SUMUT – Kepolisian Sektor Sumedang Utara Resort Sumedang mengamankan sebanyak 20 remaja, yang sebagian besar berstatus pelajar. Mereka diduga akan melakukan aksi tawuran di Proyek Tol Cisumdawu Dusun Panyirapan, Desa Mekarjaya, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Kamis, 26 Maret 2020 sekira pukul 17.00 WIB.

Berdasarkan informasi diperoleh, awal mula tawuran bermula dari SMK BPI 64 Cileunyi Bandung yang akan mengadakan Ulang Tahun dan bersilaturahmi dengan SMK KORPRI di Kabupaten Sumedang. Namun di media sosial facebook dan status Whatsap ada ajakan untuk mengadang rombongan BPI Cileunyi Bandung dari Sekolah SMK YPGU dan PGRI.

Baca Juga  KPU Tetapkan Lima Pasangan Calon Peserta Pilkada Sumedang 2018

Setelah itu Siswa YPGU dan PGRI berkumpul di belakang sekolah YPGU untuk menyerang Siswa BPI Cileunyi Bandung dan SMK KORPRI. Dari kejadian itu ada dua pelajar dari SMK YPSA yang terlibat yakni A, dan M. Kemudian ada Alumni SMK Korpi TA. Remaja putus sekolah MDR, GJPS.

Sementara dari SMK Korpri Sumedang, AN, AP, F, JNJ, NR, BN. Dari SMK BPI 64 Cileunyi ada AA, RP, A, RR , DA, PRH. Dari MTS SITIHAJAR CIBIRU ada AN. Dari YPGU Sumedang JAS. Dari SMK Muhammadiyah Ujung Berung ada NNA.

Baca Juga  GP Ansor Sumedang Dorong Pengurus PAC Laksanakan Proses Kaderisasi

Meski sudah mengumpulkan sejumlah barang bukti namun sejauh ini, pihak kepolisian belum menetapkan pasal untuk para pelaku. “Untuk sementara belum, memang ada beberapa barang bukti yang diamankan. Seperti gir, cerulit, arit,” ujar Kapolres Sumedang, AKBP Dwi Indra Laksmana S.I.K.M.Si pada wartawan. *IWAN RAHMAT*

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto

Halo Polisi

Dianggap Membahayakan, Kapolres Sumedang Akan Tinjau Langsung Kegiatan Sunmori

Pilihan Redaksi

Presiden: Praja IPDN harus jadi Pribadi Terdepan dalam Revolusi Mental

Nasional

Konser Nominasi D3, Hayati Masuk Zona aman
Sebanyak 206 dari 300 warga Kelurahan Kotakaler, Kecamatan Sumedang Utara yang diusulkan mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT), menerima bantuan senilai Rp 600 ribu. Pemberian bantuan di pusatkan di Kantor Kelurahan Kotakaler, Selasa, 19 Mei 2020.

SUMEDANG

206 Warga Kotakaler Sumedang Menerima BLT dari Kemensos
Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum meninjau kesiapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Pondok Pesantren Al Falahiyyah, Desa Cikoneng, Kecamatan Ganeas, Kabupaten Sumedang. Rabu 17 Juni 2020.

Pilihan Redaksi

Kalangan Pesantren Dukung Kepgub Revisi, Wagub: Aktivitas Pesantren Dilakukan Hati-hati

Pilihan Redaksi

Libur, Panwaslu Kabupaten Sumedang Tetap Lakukan Pengawasan

PENDIDIKAN

Dihadapan Peserta Konkerkab PGRI, Kadisdik Sampaikan Program Bupati Eka

SUMEDANG

Tol Cisumdawu Sesi 2, Puluhan Rumah Dibongkar