Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Kamis, 12 Maret 2020 - 11:21 WIB

Seorang Pengangguran dan Mahasiwa Pemilik Tembakau Gorila Dibekuk Polres Sumedang



SUMEDANG.ONLINE, MAPOLRES (11/3/2020) – Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Sumedang berhasil menangkap dan mengungkap pelaku penyalahgunaan Narkotika sintetis jenis tembakau gorilla di Sumedang. Mereka ditangkap di lokasi berbeda pada Senin (9/3/2020) dan Selasa (10/3/2020).

Seorang pelaku berinisial ES, 22 tahun, merupakan mahasiswa salahsatu perguruan tinggi di Sumedang. Dia ditangkap di rumahnya di Kecamatan Ganeas dengan barang bukti sepuluh paket yang diduga Narkotika Sintetis (tembakau gorila). Paket tersebut dibungkus dengan menggunakan kertas buku warna putih berat kotor 14,81 gram. Selain itu polisi juga menyita handphone dan sim card pelaku.

Pelaku ke-dua, MSA alias Asko warga Kecamatan Kalapa Nunggal Kabupaten Bogor berdomisili di Desa Sukatali Kecamatan Situraja. Asko yang masih pengangguran itu, ditangkap ketika berada di rumah kontrakan di Jalan Giriharja, Kelurahan Kota Kaler, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten  Sumedang.

Baca Juga  Sepekan PPKM, Wabup Sumedang Menilai Mulai Efektif Tekan Penyebaran Covid-19

Dari tangan Asko Polisi berhasil mengamankan enam belas paket yang diduga Narkotika Sintetis (tembakau gorila) dibungkus dengan menggunakan kertas bergambar yang memiliki berat kotor sebesar 16,21 gram dan satu buah hand phone merk Xiaomi warna Gold berikut sim card.

“Setelah diamankan dan dilakukan penggeledahan rumah tinggal dan tempat tertutup lainnya ditemukan barang bukti berupa 16 (Enam belas) paket yang diduga Narkotika sintetis (tembakau gorila) yang dibungkus dengan menggunakan kertas bergambar dan dibungkus kembali dengan plastik bening yang disimpan di bawah tempat tidur dan setelah dilakukan introgasi awal terhadap Asko  didapat keterangan bahwa benar barang tersebut merupakan miliknya yang didapat dari Media Sosial IG (Instagram) dengan cara membeli. Selanjutnya tersangka dan barang bukti diamankan dan dibawa ke kantor Sat Narkoba Polres Sumedang untuk proses penyidikan lebih lanjut,” ujar Kapolres Sumedang AKBP. Dwi Indra Laksmana, S.I.K., M.Si melalui Kasubag Humas Polres Sumedang AKP Dedi Juhana menyebutkan kronologis kejadian.

Baca Juga  Diduga Realisasi BPNT Menyimpang, Diselidiki Polisi

Pasal yang dikenakan pada kedua pelaku yakni Pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) dan atau Pasal 127 ayat (1) hurup a Undang-undang RI No. 35 tahun 2009, tentang Narkotika Jo Permenkes No. 05 tahun 2020 no urut 166, tentang perubahan penggolongan Narkotika, dengan ancaman minimal empat tahun penjara dan maksimal penjara seumur hidup. *FITRI*

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Cegah Sebaran Korona, Koramil Jatinangor Sumedang Gelar Opsih

Nasional

Catatan Laka Selama Operasi Ketupat Lodaya Menurun

OLAHRAGA

Ketua Koni Usulkan Atlet Berprestasi Jadi PNS, Ini Jawaban Bupati Sumedang

SUMEDANG

Akan Dibentuk Forum Komunikasi Penyelesaian Masalah Geothermal
Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor Sumedang memberikan bantuan yang diserahkan langsung oleh Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Banser Sumedang.

SUMEDANG

Banser Sumedang Salurkan Bantuan ke Korban Longsor Cimanggung
Wabup Erwan Setiawan bersama forkopimda mengikuti Rakor Virtual Sinergitas Kebijakan Pemerintah Pusat dan Daerah di Gedung Negara, Rabu 14 Oktober 2020.

SUMEDANG

Jelang Lebaran, Sumedang Lakukan 11 Titik Penyekatan Jalan

Pilihan Redaksi

30 Warga Ikut Latihan Tukang Bangunan di Kota Kulon Sumedang

Pilihan Redaksi

Sebelum Dibangun Jembatan Darurat, Karyawan Pabrik Tekwan Melintas Sungai