Menu

Mode Gelap

SUMEDANG · 27 Apr 2020 01:32 WIB ·

101 Ribu Bantuan non-DTKS di Sumedang Segera Cair

REPORTER: ADMIN | EDITOR: ADMIN

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir didampingi jajarannya memonitor kesiapan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Sosial (PSBB) di posko pemeriksaan kesehatan atau check point kewilayahan PSBB Desa Cikaramas Kecamatan Tanjungmedar, Selasa (21/4/2020).

BUPATI SUMEDANG H. DONY AHMAD MUNIR DIDAMPINGI JAJARANNYA MEMONITOR KESIAPAN PENERAPAN PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA SOSIAL (PSBB) DI POSKO PEMERIKSAAN KESEHATAN ATAU CHECK POINT KEWILAYAHAN PSBB DESA CIKARAMAS KECAMATAN TANJUNGMEDAR, SELASA (21/4/2020). BUPATI SUMEDANG H. DONY AHMAD MUNIR DIDAMPINGI JAJARANNYA MEMONITOR KESIAPAN PENERAPAN PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA SOSIAL (PSBB) DI POSKO PEMERIKSAAN KESEHATAN ATAU CHECK POINT KEWILAYAHAN PSBB DESA CIKARAMAS KECAMATAN TANJUNGMEDAR, SELASA (21/4/2020).: Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir didampingi jajarannya memonitor kesiapan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Sosial (PSBB) di posko pemeriksaan kesehatan atau check point kewilayahan PSBB Desa Cikaramas Kecamatan Tanjungmedar, Selasa (21/4/2020).

SUMEDANG.ONLINE – Bupati Sumedang mengusulkan sebanyak 22 ribu warga Sumedang terdampak Covid-19 ke Gubernur Jawa Barat untuk mendapat bantuan dari non-Data Terpadu Kesejahteraan Sosial/DTKS.

”Saya sudah menyampaikan kepada Gubernur, 22 ribu warga yang tidak memiliki NIK dan KK mohon untuk dipertimbangkan. Jawabannya silakan dimasukan asal ada surat pertanggungjawaban mutlak dari RT/RW setempat yang menyatakan bahwa warga tersebut layak mendapatkan bantuan,” ungkap Dony Ahmad Munir.

Sebelumnya Bupati, menyebutkan Jaring Pengaman Sosial (JPS) untuk masyarakat terkena dampak Covid-19 (non-DTKS) di Kabupaten Sumedang akan segera terealisasi. Data usulan dari RT/RW untuk jaring pengaman sosial, awalnya diajukan 150 ribu Kepala Keluarga (KK). Namun setelah dilakukan validasi data oleh Disdukcapil dengan mengacu pada KK dan NIK (Nomor Induk Kependudukan), data tersebut menjadi 128 ribu KK. Jumlah ini kemudian dicocokan kembali oleh dinsos terakhir menjadi 101 ribu.

Baca Juga  Poktan Sri Mekar Jaya Uji Coba Penanaman Padi Varietas Lokal

Dijelaskannya, data usulan sebanyak 101 ribu KK untuk warga yang tercatat dalam data non-DTKS di Kabupaten Sumedang sudah pada tahap sinkronisasi dari RW masing-masing dan saat ini data tersebut sedang diupload kedalam aplikasi sapa warga Provinsi Jawa Barat.

Alhamdulillah di Kabupaten Sumedang ada 1.800 RW, 1.000 lebih sudah masuk aplikasi tinggal sisanya 800. Insya Allah besok selesai, mudah-mudahan hari Senin sudah bisa langsung dicairkan sehingga masyarakat bisa memenuhi kebutuhan hidupnya selama menjalani PSBB,” imbuhnya.

Adapun untuk bantuan sosial yang saat ini sudah diterima sebagian warga, kata Bupati, berasal dari bantuan reguler Pusat dan Provinsi melalui program PKH, BPNT termasuk bantuan sosial yang disalurkan melalui PT. POS yang diberikan untuk 17 ribu warga yang tercatat dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).

Baca Juga  Anak Hilang Ditemukan Meninggal Masuk Sumur

”Data tersebut merupakan data terdahulu sekitar 2-3 tahun lalu bukan data baru yang terdampak Covid-19, jadi intinya yang diusulkan 101 ribu lebih atau non-DTKS untuk warga yang terdampak Covid-19 belum terealisasi yang baru ada baru DTKS,” jelasnya.

Pada kesempatan itu pun, Bupati meminta agar warga tidak merasa khawatir jika belum mendapatkan bantuan sosial. Menurut Bupati, ada tujuh pintu bantuan untuk masyarakat selama pemberlakuan PSBB. Dari tujuh pintu tersebut masih ada empat pintu lagi yang belum terealisasi.

”Ada empat pintu lagi, satu di DTKS yaitu BLT Kemensos (DTKS) dan tiga lagi untuk non-DTKS yaitu Bansos Provinsi, Bansos Kabupaten, BLT Dana Desa,” pungkasnya. (4215)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 3 kali

Baca Lainnya

Disparbudpora dan DPMPTSP Sosialisai OSS ke Pengelola ODTW di Sumedang

27 Januari 2022 - 17:25 WIB

Sebanyak 25 pengelola object daya tarik wisata (ODTW) di Kabupaten Sumedang mendapat sosialisasi Online Single Submission (OSS). Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) dan DPMPTSP Kabupaten Sumedang di Objek Wisata Pangjugjugan Desa Cilembu Kecamatan Pamulihan. Kamis, 27 Januari 2021.

Truk Hilang Kendali Seruduk Kendaraan Lain di Kawasan Cimanggung

24 Januari 2022 - 22:43 WIB

Tabrakan beruntun terjadi di jalur Bandung-Garut tepatnya di kawasan Kecamatan Cimangung, Kabupaten Sumedang Jawa barat, sekira pukul 19.30. Senin, 24 Januari 2021.

Besok, Tol Cisumdawu Seksi 1 Mulai Dibuka

24 Januari 2022 - 22:32 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan Jalan Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan) Seksi 1 ruas Cileunyi-Pamulihan, Senin (24/1/022).

Satu Keluarga Tertimbun Longsor, Seorang Meninggal Dunia

22 Januari 2022 - 18:44 WIB

Satu keluarga tertimbun tanah saat longsor terjadi di Dusun Cukanggaleuh, Desa Cisurat, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Sabtu, 22 Januari 2022.

Diduga Rem Blong, Truk Angkut Pasir Seruduk Bangunan SDN Cibeureum 4

20 Januari 2022 - 17:29 WIB

Sebuah Truk Angkut Pasir diduga rem blong sehingga harus menimpa ke sebuah ruangan Sekolah Dasar Negeri Cibeureum 4 Desa Cibeureum kulon Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Resmikan Rumah Aman Simpati Adhyaksa di Kabupaten Sumedang

19 Januari 2022 - 21:40 WIB

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menerima Kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam rangka Peresmian "Rumah Aman Simpati Adhyaksa" di UPTD Balai Pelatihan Kerja Disnakertrans Kabupaten Sumedang. Rabu, 19 Januari 2022.
Trending di SUMEDANG