Pilihan Redaksi, SUMEDANG

500 Bata Lahan Belum Dibebaskan Sudah Tergenang Bendungan Jatigede

Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi

SUMEDANG.ONLINE, DARMARAJA – Sedikitnya 500 bata (7 ribu meter) persegi lahan yang belum dibebaskan oleh Proyek Bendungan Jatigede di Blok Pasirkanaga, Dusun Ciduging, Desa Tarunajaya, Kecamatan Darmaraja sudah terendam air bendungan.

Pemilik lahan berharap pihak Satker Waduk Jatigede untuk bertanggung jawab. Luas lahan pun menurut Ketua RT 07/RW 04, Dusun Ciduging, Desa Tarunajaya, Dadang kemungkinan akan bertambah karena hingga saat ini Muka Air Waduk Jatigede belum mencapai elevasi normal +260 mdpl.

”Lahan yang sudah terendam namun belum mendapat ganti tugi salah satunya adalah milik Murdianti. Kami memang tidak tahu lahan kami berada di elevasi berapa. Tapi kami memiliki alasan untuk protes karena lahan milik Mudiarti memang belum dibebaskan oleh pihak Satker Waduk Jatigede. Sedangkan sekarang air (waduk) sudah merendam sebagian lahan milik Murdianti,” ujar Dadang.

Warga lainnya Heri berharap, kondisi ini harus secepatnya ditindaklanjuti pihak Satker Waduk Jatigede. Karena warga wajib diberi kejelasan yang pasti terkait posisi ketinggian muka air yang akan ditetapkan pihak waduk.

Baca Juga  Tanah Dayeuh Luhur Sumedang dan Air Keramat Ciasihan, Cikajayaan, Cikawedukan Masuk dalam Ritual Kendi Nusantara

“Saya kira ada sejumlah lahan milik warga yang belum dibebaskan dan kemungkinan bisa terendam. Karena jika dilihat dari permukaan berada di bawah elevasi 260 mdpl. Tapi kenapa lahan berada di bawah elevasi 260 mdpl malah belum dibebaskan aecara keseluruhan,” ujar dia.

Baca Juga  Hasil Swab Para Jurnalis Tak Kunjung Keluar, Bantuan Isolasi Juga Tak Datang

Mereka pun berharap pihak Satker Waduk Jatigede meninjau ulang ke wilayah Blok Pasirkanaga. Sebab banyak rumah warga yang posisinya tidak jauh dari lahan yang terendam.

“Air waduk kan masih kemungkinan naik sampai elevasi 260 mdpl. Bukan tidak mungkin ini pemukiman warga terancam sebab kalau melihat kondisi, posisi lahan pemukiman hampir satu hamparan dengan lahan yang sudah terendam,” katanya. *NSA/FITRI*

Tinggalkan Balasan