SUMEDANG

Antisipasi Covid-19, ASN di Sumedang Dilarang Berpergian ke Luar Daerah

Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi
Kepala Dinas Kesehatan Kabupatan Sumedang, Dadang Sulaeman saat membacakan siaran pers di Gedung Negara, Rabu, 8 April 2020.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupatan Sumedang, Dadang Sulaeman saat membacakan siaran pers di Gedung Negara, Rabu, 8 April 2020. | FOTO: Kepala Dinas Kesehatan Kabupatan Sumedang, Dadang Sulaeman saat membacakan siaran pers di Gedung Negara, Rabu, 8 April 2020.

SUMEDANG.ONLINE, GEDUNG NEGARA – Pemerintah Kabupaten Sumedang melarang Aparatur Sipil Negara untuk berpergian ke luar daerah termasuk di dalamnya mudik. Hal itu sesuai dengan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 41/2020 tentang perubahan atas Surat Edaran Menteri PAN RB Nomor 36 Tahun 2020 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke luar Daerah dan atau Kegiatan Mudik Bagi Aparatur Sipil Negara Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Baca Juga  Bus Pariwisata Nabrak Tihang PJU di Cae, Satu Tewas

“Semula, surat edaran sebelumnya hanya bersifat imbauan. Saat ini sifatnya menjadi larangan disertai pemberian sanksi disiplin jika melanggar, yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kinerja. Bagi ASN yang dalam keadaan terpaksa perlu melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah, harus terlebih dahulu mendapat izin dari atasan masing-masing, dan diawasi oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK),” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupatan Sumedang, Dadang Sulaeman saat membacakan siaran pers di Gedung Negara, Rabu, 8 April 2020.

Selain itu, seluruh ASN tak terkecuali di wilayah Kabupaten Sumedang juga agar mengajak masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing untuk berupaya mendorong partisipasi dalam pencegahan penyebaran Covid-19 dengan cara tidak bepergian ke luar daerah dan atau kegiatan mudik sampai Indonesia dinyatakan bebas dari Covid-19.

Baca Juga  Milangkala Pamulihan, 33 Anak Yatim Dapat Santunan

“Selalu menggunakan masker ketika berada di luar rumah tanpa kecuali. Menjaga jarak aman ketika melakukan komunikasi antar individu (social/physical distancing). Secara sukarela bergotong royong membantu meringankan beban masyarakat yang lebih membutuhkan di sekitar tempat tinggalnya; dan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” tandasnya. *IWAN RAHMAT*

Tinggalkan Balasan