Menu

Mode Gelap

Pilihan Redaksi · 1 Apr 2020 23:02 WIB ·

Data ODP Sumedang Selatan Tak Valid, Kuwu Margalaksana Berang

REPORTER: ADMIN | EDITOR: ADMIN

WHATSAPP IMAGE 2020-04-01 AT 21.50.26:

SUMEDANG.ONLINE, SUMSEL – Sebuah data Rekap Orang Dalam Pemantauan (ODP) Kecamatan Sumedang Selatan viral di media sosial. Bukan masalah viralnya data tertanggal 29 Maret 2020 tersebut yang dipersoalkan Kepala Desa Margalaksana, Andre Y Mochtar, namun berkait isi dari data tersebut yang dianggapnya tak valid. Padahal data tersebut diduga dikeluarkan pihak Kecamatan Sumedang Selatan.

Andre menyontohkan jumlah ODP Berisiko di Desa Margalaksana yang ditulis 241 padahal riilnya hanya hanya 43 orang. Atas kejadian tak hati-hatinya bagian penginput data di Kecamatan, Andre meminta pihak Kecamatan Sumedang Selatan untuk melakukan verifikasi data langsung ke lapangan.

Dia tak berharap kepala desa yang sudah bekerja keras siang malam untuk melakukan pencegahan penyebaran virus Corona harus dibuat kecewa dengan tak validnya data.

Baca Juga  Peringati HUT Ke-73 RI, Warga Gang Ita gelar Botram

“Pihak kecamatan tolong dalam kaitan hal ini dicek and ricek lagi jangan sampai menyebabkan kerugian buat desa. Karena desa sudah berusaha sesuai dengan regulasi. Artinya orang yang datang ke Margalaksana di periksa, dikarantina di rumahnya selama 14 hari. Nah dengan jumlah itu, darimana dia punya data 241, yang datang ke desa saya saja hanya 43 orang,” tandas Andre pada SUMEDANG ONLINE, Rabu,1 April 2020.

Membengkaknya jumlah ODP berisiko tersebut membuat banyak pihak bertanya-tanya. Padahal disebutkan Andre, ke 43 orang yang tiba di Margalaksana berasal dari Jakarta, Bandung dan beberapa daerah lainnya.

“Hasil saya verifikasi tidak ada 241 darimana 241 datanya. Kalau di saya tidak ada 241, timana jebulna atuh? Kalau pun iya coba turun bersama Dinas Kesehatan dan lainnya, ayeuna mah kuwu kabeh tarurun. Nyemprot, data, tanpa perlengkapan yang sesuai dengan regulasi kesehatan. Jebred sakitu dina data, kan loba nu teu ngeunaheun warga oge. Tolong pihak Kecamatan dalam hal memasukan data harus benar-benar akurat, tanya ke pihak desanya. Ini mau naik? Mau diekspose, betul nggak ini? kuduna mah kitu atuh,” tandasnya.

Baca Juga  PKL Menjamur di Exit Tol Cimalaka, Titus: Mohon Ditertibkan

Andre yang juga Ketua APDESI Kabupaten Sumedang itu pun mengaku banyak menerima keluhan tak validnya data dari sejumlah desa di wilayahnya.

“Ada beberapa desa yang di Sumedang selatan menyayangkan hal itu, seharusnya sebelum ekspose ditanya lagi kepada desa, udah deal belum, taekeun, taekun,” pungkas dia. *IWAN RAHMAT*

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Resmikan Rumah Aman Simpati Adhyaksa di Kabupaten Sumedang

19 Januari 2022 - 21:40 WIB

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menerima Kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam rangka Peresmian "Rumah Aman Simpati Adhyaksa" di UPTD Balai Pelatihan Kerja Disnakertrans Kabupaten Sumedang. Rabu, 19 Januari 2022.

Bupati Sumedang Minta Pengurus Baru dapat Memajukan IWAPI

19 Januari 2022 - 21:31 WIB

Pelantikan Ketua dan Dewan Pengurus Cabang IKatan Wanita Pengusaha Indonesia Kabupaten Sumedang Periode 2021-2026 dihadiri sekaligus memberikan sambutan dan pengarahan oleh Bupati Sumedang. Bertempat, di Gedung Negara Sumedang.

Keraton Sumedang Larang Imbau Ketum PDI Perjuang Berikan Sanksi Tegas pada Atreria Dahlan

19 Januari 2022 - 21:21 WIB

H.R.I Lukman Soemadisoeria selaku PYM Sri Radya Karaton SUmedang Larang saat menyampaikan sikap Keraton Sumedang Larang atas pernyataan Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan yang meminta Kajati Jabar untuk dipecat karena menggunakan bahasa Sunda.

Jelang Porprov XIV Jawa Barat, KONI Sumedang Gelar Evaluasi Program Kerja

18 Januari 2022 - 17:43 WIB

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumedang menggelar kegiatan rapat kerja daerah (rakerda) yang dilaksanakan di Gedung Islamic Center, dihadiri jajaram pengurus Koni Sumedang dan perwakilan cabor yang berada dibawah Koni Kab Sumedang. Selasa (18/01/2022)

Tanpa Biaya Miliaran, Kompepar Golempang Bangun Landasan Pacu Paralayang

18 Januari 2022 - 01:19 WIB

Alat berat yang digunakan untuk meratakan kawasan pacu paralayang di Puncak Gunung Golempang, Desa Darmaraja, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang.

Pemda Sumedang Bantu Kelompok Tani di Desa Rancakalong

11 Januari 2022 - 19:03 WIB

Kelompok Pemuda Tani Putra Mandiri dan Kelompok Wanita Tani Hanjuang Bungur Desa Rancakalong, Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang mendapat bantuan sarana produksi pertandi dari Pemerintah Kabupaten Sumedang. Sealsa, 11 Januari 2022.
Trending di SUMEDANG