Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Senin, 20 April 2020 - 13:44 WIB

Dishub Sumedang: Tak Ada Alasan Supir Menaikkan Tarif Sepihak

Tangkapan Layar dari Grup Facebook Peduli Sumedang

TANGKAPAN LAYAR DARI GRUP FACEBOOK PEDULI SUMEDANG TANGKAPAN LAYAR DARI GRUP FACEBOOK PEDULI SUMEDANG: Tangkapan Layar dari Grup Facebook Peduli Sumedang


SUMEDANG.ONLINE – Warga Sumedang mengeluhkan adanya kenaikan tarif sepihak yang dilakukan oknum supir angkutan umum terutama pada malam hari. Hal itu seperti diungkapkan salahsatu pemilik akun facebook, Encang di Grup Peduli Sumedang.

“Ditengah kondisi keprihatinan seperti ini, saya minta kepada pengemudi angkot jangan menaikan tarif dengan seenaknya! Masa kemarin saya naik angkot 02 dari terminal Ciakar sampai Cimayor minta ongkos 20 rebu, alasannya katanya karena penumpangnya saya sendiri dan sudah malam,” tulis Encang.

Menanggapi hal ini Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Sumedang, Widodo Heru Prasetyawan menandaskan tak ada alasan supir angkutan umum untuk menaikan tarif sepihak walaupun pada malam hari. Karena kenaikan tarif telah ada peraturannya dan ditentukan oleh Pemerintah.

Baca Juga  Disdik sayangkan penyegelan ruangan kelas di SDN Kirisik

“Itu kesewenang-wenangan supir menaikan tarif sendiri, sedangkan tarif kan sudah diatur. Jadi setiap tahun, atau setiap momen tertentu seperti lebaran atau lain sebagainya. Tarif baru diatur ulang,” ujar Widodo ditemui SUMEDANG ONLINE di ruang kerjanya. Senin, 20 April 2020.

Dia tak mengharapkan dengan alasan apa pun supir menaikan tarif sepihak, apalagi disaat Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19). Menurut Widodo, tak hanya supir angkutan umum yang terkena imbas, namun sektor ekonomi lainnya pun juga terkena.

“Melalui Organda, tadi pagi juga. Lewat Kapolres juga, orang terkena dampak diantaranya supir angkot itu kan juga mendatkan bantuan sosial. Memang penumpangnya jadi sedikit, tapi dia (supir) termasuk orang yang terkena dampak dari Covid. Dia mendapat jaminan sosial dari Pemerintah, bukan tarifnya yang dinaikkan,” tandasnya.

Baca Juga  Kendaraanya Diminta Putar Balik, Ayu Ting Ting Mengaku Tak Tahu Aturan Ganjil Genap di Kota Bogor

Disinggung apakah akan ada sanksi dari Dishub untuk oknum supir angkutan umum yang menaikan tarif sepihak. Secara diplomatis Widodo menyebutkan pihaknya akan melakukan pendekatan pada para Supir angkutan umum secara persuasif melalui Organda agar dilakukan teguran.

“Jadi membuat persepsi yang sama bahwa angkutan ini tidak ada kenaikan tarif,” jelasnya.

Meski demikian sebut Widodo, bagi para penumpang yang merasa dirugikan oleh ulah oknum supir angkutan umum mereka bisa melaporkan langsung ke Organda atau Dishub Sumedang melalui bidang angkutan. *IWAN RAHMAT*

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Olimpiade Olahraga Tradisional Warnai Diesnatalis ke-59 Unpad

KABAR DARI GEDUNG NEGARA

Ini 10 Desa di Sumedang yang dapat penghargaan Kadarkum

DAERAH

Rumah yang terbakar itu, dua hari lagi akan dibongkar
Eko Prasetyo Robbyanto selaku Kapolres Sumedang saat jumpa pers di Mapolres Sumedang. Selasa, 3 November 2020.

SUMEDANG

Polres Sumedang Bekuk Pelaku Penadah Sepeda Motor Rangkas
Perwakilan Ormas melakukan persiapan Apel Siaga Masyarakat Sumedang Tolak RUU HIP.

SUMEDANG

Besok Puluhan Ormas di Sumedang Nyatakan Sikap Tolak RUU HIP

Pilihan Redaksi

Polres Sumedang Bekuk Pengedar Narkoba Jaringan Lapas
Kapolres Sumedang, AKBP Indra Dwi Laksmana bergantian dengan Forkompimda Sumedang memantau Posko Pelayanan Kesehatan di tiap perbatasan Sumedang.

SUMEDANG

Kapolres Sumedang dan Forkompimda Tinjau Posko Covid Bergantian
DPC PKB Sumedang menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) Tahun 2021, Rabu 26 Mei 2021.

Pilihan Redaksi

Muskercab Pertama Tahun 2021, PKB Sumedang Target Kuasai Parlemen di Tahun 2024