Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Jumat, 17 April 2020 - 23:00 WIB

PSBB Ditetapkan, Bupati Sumedang: Jangan Ada Warga yang Kelaparan

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir saat melakukan rapat koordinasi via video konferensi dengan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil bekaitan dengan pengajuan status PSBB.

BUPATI SUMEDANG H. DONY AHMAD MUNIR SAAT MELAKUKAN RAPAT KOORDINASI VIA VIDEO KONFERENSI DENGAN GUBERNUR JABAR, RIDWAN KAMIL BEKAITAN DENGAN PENGAJUAN STATUS PSBB. BUPATI SUMEDANG H. DONY AHMAD MUNIR SAAT MELAKUKAN RAPAT KOORDINASI VIA VIDEO KONFERENSI DENGAN GUBERNUR JABAR, RIDWAN KAMIL BEKAITAN DENGAN PENGAJUAN STATUS PSBB.: Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir saat melakukan rapat koordinasi via video konferensi dengan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil bekaitan dengan pengajuan status PSBB.


SUMEDANG.ONLINE – Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir memastikan akan melakukan pemenuhan kebutuhan sembilan bahan pokok ketika masyarakat Sumedang diminta tinggal di rumah akibat Pandemic Covid-19.

“Mendahulukan keselamatan jiwa manusia. Perbaikan ekonomi dihidupkan lagi setelah Covid-19 selesai. Prinsipnya jangan sampai ada warga Sumedang yang kelaparan dan tidak bisa makan di tengah pandemi Covid ini,” tandas Dony seperti dilansir laman resmi Pemkab Sumedang, Jumat, 17 April 2020.

Disinggung kapan bantuan tersebut akan disalurkan, Dony mengatakan hingga saat ini pihaknya masih melakukan validasi data.

Baca Juga  Kadisdik Sumedang: Sarana Prasarana Jadi Penunjang Pendidikan

“Data valid langsung pembagian sembako. Bantuan harus sampai kepada yang berhak terutama yang miskin dan yang terdampak Covid- 19. Pemerintah Daerah sudah menghitung ketersediaan dan kebutuhan pangan mulai Bulan April sampai dengan Bulan Mei 2020. Ketahanan pangan cukup sampai 7 bulan ke depan,” jelasnya.

Untuk kebutuhan opersional jaring pengaman sosial tersebut, Pemkab Sumedang telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 89 miliar lebih. Sekitar Rp 50 miliar diantaranya dari belanja tidak tersangka, untuk penanganan kesehatan, JPS dan untuk dampak ekonominya. Sedangkan sekitar Rp 30 miliar lebih kepada refocusing kegiatannya yang posnya tetap ada pada setiap SKPD.

Baca Juga  Tangkal Radikalisme, Kodim 0610/Sumedang Gelar Lomba Lukis

Lanjut dia, untuk pengamanan saat PSBB diberlakukan. Pihaknya bersama Forkopimda sudah melakukan beberapa skenario untuk menghadapi pandemik ini, termasuk saat diberlakukan PSBB.

“Sebelumnya telah dicoba pula menerapkan Karantina Wilayah Parsial, Optimalisasi Pembatasan Sosial, Patroli Kewilayahan efektif telah dilakukan dalam setiap jenjang. Semua yang tergabung ke dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang senantiasa saling mendukung sehingga dari sisi keamanan sangat kondusif,” pungkas dia. *VERA/SUMEDANGKAB/FITRI*

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Danrem 062/Tn Letkol Inf M Muchidin didampingi Danyonif Raider 301/Pks Mayor Inf Wahyu Alfiyan Arisandi dan Dandim 0611/Sumedang Letkol Inf Zaenal Mustofa, S.E, M. Si, saat apel mendadak untuk Personel Bintara dan Tamtama, Kamis 1 Oktober 2020.

SUMEDANG

Dikejutkan Danrem, 156 Prajurit Yonif Raider 301/PKS yang Berprestasi Naik Pangkat

Pilihan Redaksi

350 KPM di Sumedang Utara Terima Bantuan PKH

SUMEDANG

Kaposek Jatinunggal serap informasi Kamtibmas begini caranya …

Pilihan Redaksi

Pemda Sumedang Tunggu Pembongkaran Tower di GIM

BISNIS

Muncul meme lucu pelanggan yang gagal registrasi kartu SIM Prabayar
Bupati Sumedang meninjau langsung pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di check point Zona Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang. Rabu, 22 April 2020.

SUMEDANG

#PSBBBandungRaya Bupati Sumedang Ingatkan Masyarakat untuk Diam di Rumah

Pilihan Redaksi

Atasi Bencana Cimanintin Pj Bupati Sumedang Temui Kemensos

Pilihan Redaksi

Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan, Grab Berikan Apresiasi ke Polres Sumedang