Home / SUMEDANG

Rabu, 22 April 2020 - 16:15 WIB

#PSBBBandungRaya Masuk Sumedang Tak Bermasker Diminta Balikkanan

Para petugas yang berjaga di wilayah perbatasan Ciawitali di Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang dengan Sanca di Kabupaten Indramayu, bertindak tegas. Mereka tak segan untuk menyuruh para pendatang balikkanan jika tak mengenakan masker. Dan tujuan keluar rumahnya tidak terlalu urgen.

PARA PETUGAS YANG BERJAGA DI WILAYAH PERBATASAN CIAWITALI DI KECAMATAN BUAHDUA, KABUPATEN SUMEDANG DENGAN SANCA DI KABUPATEN INDRAMAYU, BERTINDAK TEGAS. MEREKA TAK SEGAN UNTUK MENYURUH PARA PENDATANG BALIKKANAN JIKA TAK MENGENAKAN MASKER. DAN TUJUAN KELUAR RUMAHNYA TIDAK TERLALU URGEN. PARA PETUGAS YANG BERJAGA DI WILAYAH PERBATASAN CIAWITALI DI KECAMATAN BUAHDUA, KABUPATEN SUMEDANG DENGAN SANCA DI KABUPATEN INDRAMAYU, BERTINDAK TEGAS. MEREKA TAK SEGAN UNTUK MENYURUH PARA PENDATANG BALIKKANAN JIKA TAK MENGENAKAN MASKER. DAN TUJUAN KELUAR RUMAHNYA TIDAK TERLALU URGEN.: Para petugas yang berjaga di wilayah perbatasan Ciawitali di Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang dengan Sanca di Kabupaten Indramayu, bertindak tegas. Mereka tak segan untuk menyuruh para pendatang balikkanan jika tak mengenakan masker. Dan tujuan keluar rumahnya tidak terlalu urgen.


SUMEDANG.ONLINE – Para petugas yang berjaga di wilayah perbatasan Ciawitali di Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang dengan Sanca di Kabupaten Indramayu, bertindak tegas. Mereka tak segan untuk menyuruh para pendatang balikkanan jika tak mengenakan masker. Dan tujuan keluar rumahnya tidak terlalu urgen.

“Hari Pertama PSBB Ciawitali-Buahdua Sumedang dengan perbatasan Sanca-Indramayu, mula berjalan tidak ada kendala apa pun. Ketegasan mulai dilaksanakan. Contoh yang tidak memakai masker, warga luar Sumedang, luar Ciawitali, suruh kembali,” ujar Kepala Desa Ciawitali, Faturrohim di Posko check point perbatasan di Desa Ciawitali Kecamatan buahdua Kabupaten Sumedang. Rabu, 22 April 2020.

Baca Juga  Kebijakan Ganjil Genap di Sumedang Timbulkan Kerumunan Baru, Ferry: Perlu Dievaluasi

Sementara untuk sosialisasi pada masyarakat, pihaknya telah melakukan secara maksimal. Bahkan semalam sebut dia, pihaknya melakukan imbauan secara keliling mengenai rencana adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar di Kabupaten Sumedang.

Baca Juga  Program Gumasep Usaha Pemda Sumedang Fasilitasi Pemasaran UMKM

“Sesuai dengan UU kami dari pihak desa memberikan sosialisasi informasi kepada masyarakat tiap RT diminta keliling mulai dari Dusun Palasah, Ciawi Tali dan Sampora. Sudah dibentuk Posko Relawan setiap RW, tiap RW ada 6 RW jadi ada 6 titik posko,” tandasnya. *IWAN RAHMAT*

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Aktif, Kartu BPJS Kesehatan Anisa Diserahterimakan

Pilihan Redaksi

14 Calon Kades di Ujungjaya Sepakat Siap Menang, Siap Kalah

Pilihan Redaksi

Berdoa agar tidak terkena rasionalisasi lagi, jembatan Cibodas Surian dialokasikan Rp 2 M

Pilihan Redaksi

Malangbong-Nagrek Oneway, Ini Jalur Alternatif Pemudik

SUMEDANG

Tunjangan Perumahan DPRD Dianggap Pemborosan
Sudah seminggu terakhir Kantor Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Sumedang memasang chamber disinfektan di depan kantor Kantor Samsat Sumedang. Kamis, 16 April 2020.

Pilihan Redaksi

Masuk Samsat Sumedang Para Wajib Pajak Harus Melewati Chamber Disinfektan

Pilihan Redaksi

VIDEO: Gubernur Jawa Barat sebar 4,2 Juta Ikan di Jatigede

Pilihan Redaksi

Meriah Gerak Jalan Sehat HUT Radio Trimekar