Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Kamis, 30 April 2020 - 12:27 WIB

Satpol PP Minta 250 Kios di Pasar Sandang Sumedang Tutup

Petugas gabungan yang terdiri dari TNI/Polri, Satpol PP Sumedang dan Diskoperindag Sumedang. Menyisir pasar dan toko di Sumedang Kota berkaitan dengan pemberlakuan jam operasional di Pusat Perbelanjaan di Kota Sumedang. Kamis 30 April 2020.

PETUGAS GABUNGAN YANG TERDIRI DARI TNI/POLRI, SATPOL PP SUMEDANG DAN DISKOPERINDAG SUMEDANG. MENYISIR PASAR DAN TOKO DI SUMEDANG KOTA BERKAITAN DENGAN PEMBERLAKUAN JAM OPERASIONAL DI PUSAT PERBELANJAAN DI KOTA SUMEDANG. KAMIS 30 APRIL 2020. PETUGAS GABUNGAN YANG TERDIRI DARI TNI/POLRI, SATPOL PP SUMEDANG DAN DISKOPERINDAG SUMEDANG. MENYISIR PASAR DAN TOKO DI SUMEDANG KOTA BERKAITAN DENGAN PEMBERLAKUAN JAM OPERASIONAL DI PUSAT PERBELANJAAN DI KOTA SUMEDANG. KAMIS 30 APRIL 2020.: Petugas gabungan yang terdiri dari TNI/Polri, Satpol PP Sumedang dan Diskoperindag Sumedang. Menyisir pasar dan toko di Sumedang Kota berkaitan dengan pemberlakuan jam operasional di Pusat Perbelanjaan di Kota Sumedang. Kamis 30 April 2020.


SUMEDANG.ONLINE – Petugas gabungan yang terdiri dari TNI/Polri, Satpol PP Sumedang dan Diskoperindag Sumedang. Menyisir pasar dan toko di Sumedang Kota berkaitan dengan pemberlakuan jam operasional di Pusat Perbelanjaan di Kota Sumedang. Kamis 30 April 2020.

Kedatangan para petugas itu sempat adu mulut dengan para pedagang yang tak mau dagangannya ditutup, namun setelah adanya negosiasi akhirnya mereka menerima.

Ketua IKHWAPA Sumedang Indra, menyebutkan mulai besok sebanyak 250 kios di Pasar Sandang Sumedang bakal tutup untuk sementara selama pemberlakukan PSBB karena itu dia berharap virus Corona dapat segera hengkang dari Sumedang.

Baca Juga  Sikapi Kuota Banprov, DPRD Sumedang: Bisa Timbulkan Permasalahan Baru

“Kalau bisa ini kan opsi terbaik karena ini kan mengacu ke pasar rakyat. Tadinya awalnya cari opsi, berilah saya jam operasional ke pasar rakyat. Karena awalnya ada bahasa kompensasi, dampak corona. Nah sekarang hilangkan itu, bukan saya ngeyel,” ujar Indra.

Kabid Penegakan Peraturan Perundang-Undang Daerah Satpol Pp Sumedang Deni Hanafiah menyebutkan adanya mis persepsi para pedagang yang masih buka. Padahal sebut dia secara aturan sudah jelas yang boleh buka dari mulai pukul 03.00-12 WIB itu hanya pedagang Sembako.

Baca Juga  Eka-Agung Absen di Acara Rekonsiliasi Pasca Pilkada Sumedang

“Barusan kita negosiasi, sebetulanya ini salah. Karena pol pp tidak punya posisi sebagai bergaining kita mengundang dari Pejabat Indag . Untuk smenetara sampai dengan tanggal 5 ini, ditoleransi jam operasional pasar rakyat sampai jam 12. dan mulai besok harus tutup, kecuali sembako, telekomunikasi dan kesehatan,” tandasnya. *IWAN RAHMAT*

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Sumedang dukung ketahanan pangan Jabar

BISNIS

Nurhasan Zaidi Sampaikan Aspirasi Masyarakat Majalengka tentang Penamaan Bandara
Gubernur Jawa Barat menyerahkan bantuan untuk warga terdampak bencana longsor. Bantuan diterima langsung oleh Bupati Sumedang. Dalam agenda yang sama, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menyalurkan bantuan Dana Siap Pakai untuk korban dan penanganan bencana kepada Pemerintah Kabupaten Sumedang.

Pilihan Redaksi

Gubernur Jabar Minta Pemda Sumedang Tegas Menindak Pelanggar Tata Ruang
Anggota Forum Komunikasi Wartawan Sumedang (Forkowas) menggelar bakti sosial di Yayasan Nurul Masakin Desa Sukarapih Kecamatan Sukasari Kabupaten Sumedang. Sabtu, 26 Juni 2021.

Pilihan Redaksi

Meski Sederhana, Acara HUT ke-10 Forkowas Diisi Bakti Sosial
Kasubag Kepegawaian dan Kearsipan pada Setda Kabupaten Sumedang, Nandar Kusnandar

Pilihan Redaksi

2 Juni Absen Digital di Lingkup Pemkab Sumedang 90 Persen Mendadak Error

KABAR DARI GEDUNG NEGARA

Disebut Plt Sekda, Peserta Teriak Hidup Sanusi Mawi

SUMEDANG

Atlet Sepeda BMX SX Diinapkan di Rumah Penduduk

Pilihan Redaksi

HUT Infanteri Diisi Serah Terima Pasukan