Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Jumat, 3 April 2020 - 13:19 WIB

Sekda Sumedang: Bantuan dari Provinsi Masih di Olah oleh Bappppeda

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang, Herman Suryatman

SEKRETARIS DAERAH (SEKDA) KABUPATEN SUMEDANG, HERMAN SURYATMAN SEKRETARIS DAERAH (SEKDA) KABUPATEN SUMEDANG, HERMAN SURYATMAN: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang, Herman Suryatman


SUMEDANG.ONLINE, IPP – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang, Herman Suryatman, saat ditanya wartawan terkait dengan bantuan dari Provinsi Jawa Barat. Dia menyebutkan bantuan ada dan masih diolah datanya di Bapppeda Kabupaten Sumedang.

“Belum, data baru akan disampaikan data dari pusat. Lagi diolah dulu datanya di Bappppeda, secepatnya,” tandas Herman pada wartawan di Induk Pusat Pemerintah Kabupaten Sumedang, Jumat, 3 April 2020.

Karena sebut dia, harus ada data yang otentik by name by address yang diambil dari Basis Data Terpadu (BDT). “Yang kemarin dapat Sembako mah kan desil hiji sampai opat, ayeuna mah hampir miskin jadi lima sampai delapan,” tandasnya.

Sebegai informasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jabar sepakat untuk menyalurkan dana bantuan jaring pengaman sosial kepada masyarakat terdampak gejolak ekonomi akibat pandemi penyakit COVID-19. Bantuan ini akan menyesuaikan arahan dari Pemerintah Pusat.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengumumkan hal tersebut usai Rapat Koordinasi (Rakor) Dampak Pandemi COVID-19 Terhadap Perekonomian Jawa Barat, di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (26/3/20).

Hadir dalam rakor Ketua DPRD Jabar Taufik Hidayat beserta jajaran Pimpinan, para ketua fraksi dan komisi DPRD, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar, dan para kepala dinas.

“Dalam waktu dekat, kita akan menyalurkan bantuan kepada warga Jawa Barat yang terdampak COVID-19,” ujar Gubernur.

Kang Emil –sapaan akrab Gubernur— menyebutkan, penyaluran bantuan tersebut akan difokuskan kepada masyarakat miskin yang belum mendapatkan program perlindungan sosial dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebanyak 367.825 keluarga rumah tangga sasaran (KRTS), serta keluarga rentan miskin sebanyak 551.700 atau total sasaran sebanyak 919.525 KRTS.

Baca Juga  Sanusi Mawi Bertekad Jadi Penerus Perjuangan HES

Keluarga rentan miskin yang dimaksud antara lain mereka yang mengalami kesulitan ekonomi karena pekerjaan atau usahanya yang terpuruk akibat pandemi COVID-19, juga mereka yang mungkin kehilangan pekerjaan alias menganggur karena terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Pemprov Jabar menyiapkan sejumlah skenario, salah satunya adalah dalam penerapan pembatasan interaksi sosial (social distancing) selama empat bulan, KRTS ini akan memperoleh bantuan tunai senilai Rp 100.000 per keluarga per bulan, juga bantuan nontunai/ sembako senilai Rp 200.000 per keluarga per bulan, atau dengan total Rp 300.000 per keluarga per bulan.

Akan tetapi dari pihak DPRD mengusulkan, bagaimana jika bantuan itu diperbesar nilainya menjadi Rp 500.000 per keluarga per bulan, dengan komposisi 70 persen untuk bantuan nontunai, dan 30 persen bantuan tunai.

“Kami gerak cepat, kalau tidak ada halangan, sesuai arahan Pemerintah Pusat bantuan ini akan kami salurkan ke keluarga miskin dan rentan miskin yang jumlahnya mendekati 1 juta keluarga,” ujar Kang Emil.

Menurut Kang Emil, sehubungan dengan usulan DPRD itu akan dikaji kembali oleh Bappeda Jabar bersama tim ahli.

Baca Juga  Lurah Cipameungpeuk Sumedang Ajak Warganya Hidup Bersih dan Sehat

Dana yang akan dianggarkan Pemda Provinsi Jabar untuk program jaminan sosial di luar pemerintah pusat akan diambil dari APBD 2020 yang telah digeser. Menurut Kang Emil, berdasarkan arahan Presiden RI, pemerintah daerah dapat menggeser (refocusing) beberapa mata anggaran seperti penghematan perjalanan dinas pejabat, dana desa, dan anggaran proyek yang tidak berhubungan langsung dengan masyarakat.

“Dari mana anggarannya? Sesuai arahan Presiden, menghemat perjalanan dinas, menggeser peruntukkan dana desa, anggaran-anggaran proyek yang tidak signifikan atau berhubungan langsung dengan masyarakat,” jelas Kang Emil.

Sebagai tambahan, Kang Emil akan mewajibkan pemerintah kabupaten/kota agar menganggarkan dana dari APBD sehingga total bantuan yang akan didapat oleh misbar ini akan lebih besar lagi. “Dan kita berikan tugas, arahan, 27 kabupaten/kota harus memberikan tambahan sesuai kemampuan,” jelasnya.

Dalam jaring pengaman sosial ini, sambung Kang Emil, juga akan diberikan lewat kegiatan padat karya, upaya menurunkan beban pengeluaran masyarakat miskin dengan bantuan pendidikan universal untuk sekolah menengah swasta dan penerimaan bantuan iuran jaminan kesehatan nasional (PBI-JKN), serta bantuan untuk keluarga yang anggotanya terindikasi sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan terinfeksi Covid-19.

Dari lima komponen program jaring pengaman sosial untuk skenario penerapan social distancing selama empat bulan ini diperkirakan akan menelan anggaran sekitar Rp 14,187 triliun. *IWAN RAHMAT & HUMAS JABAR*

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

54 Calon Paskibraka Dikukuhkan Penjabat Bupati

Pilihan Redaksi

Bupati Sumedang Minta Agar Maulid Nabi Tak Sekadar Seremonial
FK-OTD Jatigede saat menggelar audensi dengan Wakil Ketua DPRD Sumedang. Selasa, 29 Juni 2021.

Pilihan Redaksi

FK-OTD Jatigede Tagih Janji Pemda Sumedang Selesaikan Permasalahan Dampak Sosial pada Juli 2021
Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo dan jajarannya menunjukkan barang bukti hasil penangkapan dalam konferensi pers di Mapolres Sumedang, Rabu 28 April 2021.

DAERAH

Tiga Tersangka Pengedar Sabu dan Dua Penyalahgunaan Sedian Obat Farmasi Diamankan Satnarkoba Polres Sumedang

Pilihan Redaksi

Maruarar Komitmen Majukan Seni Sunda dan Pemuda di Sumedang
Sejumlah warga Wado yang memiliki makam keluarga di Dusun Pangkalan Desa Wado, Kecamatan Wado, mulai memindahkan makam. Hal itu seiring dengan mulai naiknya muka air waduk Jatigede yang sudah mencapai elevasi +259 mdpl, Rabu, 8 April 2020.

Pilihan Redaksi

Belum Dibayar, Warga Wado Sumedang Mulai Pindahkan Makam yang Tergenang Jatigede

SUMEDANG

UN Onlen, Kadisdik Sumedang: Sarana, Prasana Jadi Kendala

Pilihan Redaksi

Wow, Kontingen Paralayang Sumedang Boyong 3 Emas