Home / SUMEDANG

Minggu, 26 April 2020 - 03:54 WIB

Selama PSBB Gubernur Minta Sumedang Tak Tambah Positif Covid

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir dan Kapolres Sumedang AKBP. Dwi Indra Laksmana SIK., M.Si di sela Rapat Evaluasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Wilayah Bandung Raya di Gedung Negara. Sabtu, 25 April 2020.

BUPATI SUMEDANG H. DONY AHMAD MUNIR DAN KAPOLRES SUMEDANG AKBP. DWI INDRA LAKSMANA SIK., M.SI DI SELA RAPAT EVALUASI PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR (PSBB) DI WILAYAH BANDUNG RAYA DI GEDUNG NEGARA. SABTU, 25 APRIL 2020. BUPATI SUMEDANG H. DONY AHMAD MUNIR DAN KAPOLRES SUMEDANG AKBP. DWI INDRA LAKSMANA SIK., M.SI DI SELA RAPAT EVALUASI PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR (PSBB) DI WILAYAH BANDUNG RAYA DI GEDUNG NEGARA. SABTU, 25 APRIL 2020.: Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir dan Kapolres Sumedang AKBP. Dwi Indra Laksmana SIK., M.Si di sela Rapat Evaluasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Wilayah Bandung Raya di Gedung Negara. Sabtu, 25 April 2020.


SUMEDANG.ONLINE – Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir didampingi unsur Forkopimda mengikuti Video Conference Rapat Evaluasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Wilayah Bandung Raya di Gedung Negara. Sabtu, 25 April 2020.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang memimpin rapat tersebut mengatakan, setelah rapat dengan para pakar, salah satu indikator kesuksesan PSBB adalah jika pergerakan orang dan barang atau kepadatan bisa turun di angka 30 persen.

Gubernur berharap Kabupaten Sumedang menjadi salah satu Kabupaten yang pertama berhasil melakukan PSBB.

“Saya harap untuk Kabupaten Sumedang dan yang lainnya tidak ada lagi penambahan positif.

Jika dalam 14 hari sudah tidak ada lagi penembahan dan berhasil menurunkan sampai 30 persen mobilisasi orang dan barang, maka PSBB nya dianggap berhasil,” ujar Ridwan Kamil.

Baca Juga  Perpres 82 Tahun 2018 sempurnakan Payung Hukum JKN-KIS

Menanggapi keinginan Gubernur Jawa Barat, Bupati Sumedang menyebutkan Pemerintah Kabupaten Sumedang sudah berupaya maksimal untuk betul-betul menjadikan PSBB sebuah ikhtiar dalam mengoptimalkan pencegahan penyebaran Covid-19.

“Pelanggaran masih cukup banyak, namun pergerakan orang dan barang sudah cukup menurun walaupun belum signifikan. Diharpkan warga masyarakat Sumedang disiplin, ketat, dan tegas dalam penerapan PSBB ini sehingga penangannya bisa cepat selesai,” ujar Dony.

Sementara itu berdasarkan data dari Siaran Pers Perkembangan Pencegahan Penyebaran Covid-19 Di Kabupaten Sumedang hingga Pukul 16.00 WIB. Sabtu, 25 April 2020 didapati data sebagai berikut:

  • Positif Covid-19 berdasarkan Polymerase Chain Reaction (SWAB) : 5 orang (Pasien asal Kecamatan Sumedang Selatan 1 orang, Jatinangor 3 orang dan Cimanggung 1 orang) dari total 6 orang terkonfirmasi, dimana 1 orang diantaranya telah selesai/sembuh (Pasien asal Kecamatan Darmaraja);
  • Pasien Dalam Pengawasan (PDP) : 10 orang dengan rincian 1 orang pasien asal Kecamatan Sumedang Selatan, Kecamatan Jatinangor 3 orang, Cimanggung 1 orang, Cimalaka 1 orang, Darmaraja 1 orang, Wado 1 orang, Conggeang 1 orang dan Cileunyi kabupaten Bandung 1 orang. Dari total 44 PDP, 34 orang diantaranya telah pulang/selesai/sembuh;
  • Orang Dalam Pemantauan (ODP) : 80 orang dari total 864 ODP dimana 784 orang diantaranya telah selesai menjalani masa pemantauan;
  • Orang Dalam Risiko (ODR) : 6.182 orang dari hari sebelumnya yang berjumlah 6.361 orang;
  • Orang Tanpa Gejala (OTG) : 41 orang.  *IWAN RAHMAT*
Baca Juga  Ustadz Evie Akan Meriahkan Reuni Akbar SMPN Sukamenak
Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Kapolres Sumedang Ajak Pegiat Medsos Singkirkan Bahaya Radikalisme

Pilihan Redaksi

DAFTAR NOMIMATIF PELANTIKAN PEJABAT ADMINISTRATOR ESELON III.B KABUPATEN SUMEDANG

Pilihan Redaksi

Polisi Masih Dalami Kasus Pengeroyokan di Angkrek Sumedang

Pilihan Redaksi

Titipan Hewan Kurban di DKM Masjid Agung Sumedang Turun
Para peserta pelatihan membatik yang diselenggarakan Masyarakat Adat Darmaraja bekerjasama dengan Balai Diklat Industri Jakarta Kementerian Perindustrian RI saat melakukan pendaftaran untuk dites usap antigen.

Pilihan Redaksi

50 Peserta Jalani Tes Usap Antigen Sebelum Ikut Pelatihan Membatik

Pilihan Redaksi

ASN Diminta Tak Mudik Pake Mobdin

Pilihan Redaksi

Cat Tihang Umbul Umbul Sambut HUT ke-73 Kemerdekaan RI, Sang Jurnalis Ini Wafat

Pilihan Redaksi

Oi Anarki Kiara Payung Terus Galang Bantuan untuk Dede