Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Rabu, 8 April 2020 - 08:37 WIB

Tak Dapat Bantuan Pedagang Kecil di Sumedang Menjerit Butuh Modal

Mak Enong, salahseorang penjual Mi Kocok warga Dusun Paseh, Desa Padasuka, Kecamatan Sumedang Utara, berharap adanya bantuan modal untuk usahanya.

MAK ENONG, SALAHSEORANG PENJUAL MI KOCOK WARGA DUSUN PASEH, DESA PADASUKA, KECAMATAN SUMEDANG UTARA, BERHARAP ADANYA BANTUAN MODAL UNTUK USAHANYA. MAK ENONG, SALAHSEORANG PENJUAL MI KOCOK WARGA DUSUN PASEH, DESA PADASUKA, KECAMATAN SUMEDANG UTARA, BERHARAP ADANYA BANTUAN MODAL UNTUK USAHANYA.: Mak Enong, salahseorang penjual Mi Kocok warga Dusun Paseh, Desa Padasuka, Kecamatan Sumedang Utara, berharap adanya bantuan modal untuk usahanya.


SUMEDANG.ONLINE – Wabah Pandemik Corona Virus mampu melumpuhkan berbagai sektor. Salahsatunya perekonomian. Seperti yang dialami Mak Enong, salahseorang penjual Mi Kocok warga Dusun Paseh, Desa Padasuka, Kecamatan Sumedang Utara.

Pada SUMEDANG ONLINE, dia curhat sejak adanya wabah Corona dirinya tak lagi berjualan karena rasa takut dan kekhawatiran bisa terjangkit. Imbasnya modal yang selama ini digunakan ludes dipakai biaya sehari-hari. Sayangnya sejauh ini mereka belum mendapatkan bantuan dari pemerintah, baik sembako apalagi permodalan.

Baca Juga  Dinkes Akan Lakukan Sweeping

“Tos teu icalan ti kawit aya Corona we dugi ka ayeuna. Artos modal teh seep, di anggo sadidintennna,” ungkap Enong.

Dia berharap pemerintah dapat memberikan bantuan untuk para pedagang kecil. “Saya berharap ke pemerintah dapat memberikan bantuan untuk modal lagi,” imbuhnya warga RT 02 RW 06 itu.

Hal sama juga dialami Cicih, yang masih satu daerah dengan Enong. Hanya saja Cicih berprofesi sebagai penjual gorengan keliling ke kampung-kampung. Dia mengaku sejak adanya wabah Covid-19 pendapatannya menurun drastis.

Baca Juga  Kepala BBWS: Bahaya Kalau Air Jatigede Sampai Tercemar, Tak Bisa Digunakan

“Icalan gorengan ngider di Lembur Paseh-Cibitung, kulantaran ayeuna tisaprak Corona. Ayeuna abdi bangkar, sagala-galana, teu usaha. Sedeungkeun abdi sabeulah sasemplek, teu aya mangusahakeun,” ujar Cicih.

Seperti halnya Enong dia pun berharap ingin mendapatkan bantuan dari Pemerintah, dari segi bantuan mau pun sembako jangan sampai salah sasaran. “Bantosan teh kanu kararieu, kanu marariskin, sampai ayeuna teu aya bantosan,” jelasnya. *IWAN RAHMAT*

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Baceleg PKS Sumedang Bidik Suara Generasi Milenial

Pilihan Redaksi

Lepas Bakti Sanusi Mawi Dipercepat, Ini Alasannya
Satpol PP dan Dinas Perkimtan Kabupaten Sumedang melakukan peninjauan berkaitan dengan tengah berlangsungnya renovasi bangunan Gedung Pasifik di Jalan Mayor Abdurrahman, Kabupaten Sumedang. Rabu, 23 Juni 2021.

Pilihan Redaksi

Satpol PP Sumedang Minta Renovasi Gedung Pasifik Tak Dilanjutkan Sebelum Keluar Izin

Pilihan Redaksi

Menikmati Liburan di River Tubbing Mini Tanjungkerta Sumedang

SUMEDANG

Dua Unit Damkar Berhasil Evakuasi Si Jago Merah
Disela kunjungan kerjanya ke Kecamatan Sukasari dan Tanjungsari, Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menyempatkan melihat langsung gedung baru SDN Cijolang di Desa Margaluyu Kecamatan Tanjungsari, Kamis (2/7/2020).

PENDIDIKAN

Sarana Prasarana SDN Cijolang Sudah Siap untuk Belajar Tatap Muka

Pilihan Redaksi

KPU Sumedang Segera Umumkan DPS Hasil Coklit

Pilihan Redaksi

Bupati Sumedang Canangkan Progam Reaksi Cepat Penangan Sampah